
Part 27- Rapuh
"varo sih suka risotto, bikin itu aja gampang kok re, apa perlu mommy bantuin?" ujar shinta menawar kan.
"tapi aku pengen buatan aku sendiri mom, dikasih ke mas varo" ujar rere yang nampak canggung.
"mommy arahin aja, tapi kamu yang masak gimana? gampang kan" ujar shinta.
"oke mommy makasih yah" rere memeluk shinta.
"oiya apapun untuk menantu mommy" ujar shinta membalas pelukan rere.
Rere berkutit dengan peralatan dapur dibantu mommy shinta, setelah 1 jam an rere memasak, ia pun menyelesai kan jenis makanan yang baru pertama kali ia coba buat.
"sini mommy cobain" ujar shinta langsung mengambil piring untuk mencoba masakan rere.
shinta memasukan sesuap ke mulut nya ia nampak terdiam sambil mengunyah gunyah. rere terus memperhatikan tingkah mommy shinta ia berasa berada di ruangan penjurian master chef, ini sangat menegang kan bagi nya untuk masakan yang baru ia coba buat.
"gimana mom ga enak ya?" ujar rere yang nampak lesu.
lalu raut wajah shinta berubah sumringah ia memberikan dua jempol kepada menantu nya itu.
"enak banget rere, padahal kamu baru pertama kali belajar" ujar shinta yang memakan makanan buatan rere itu.
"beneran kan mom ga bohong?" tanya rere.
"bener, kayak nya kamu punya bakat masak deh, apa perlu mommy minta daddy buat in restoran pasti kamu bakal jadi koki handal" puji shinta kepada menantu nya itu.
"mommy jangan berlebihan memuji rere" kata rere dengan malu.
"varo pintar yah cari istri sudah cantik hebat masak kayak kamu" tiada henti henti nya shinta memuji menantu nya itu.
Setelah acara memasak dan pujian dari ibu mertua nya itu pun rere bersiap untuk pergi ke kantor varo. ia menggunakan setelan dress cantik yang di berikan shinta ke pada nya. rambut yang di kucir memperlihat kan leher putih milik nya. mobil yang di tumpangi rere membelah jalan ibu kota menuju gedung pusat perusahaan william group itu. di atas mobil rere pun teringat bahwa san nya varo sudah meminta nya. jika ingin mendatangi nya ke kantor harus menelpon terlebih dahalu.
"telpon apa ga?, gausah deh kejutan sekalian sama makanan ini jadi kejutan" ujar rere dengan senang menatap tempat makan yang sudah ia tata rapi untuk varo.
__ADS_1
mobil yang di tumpangi rere sampai di sebuah gedung tertinggi perusahaan milik william group. rere membuka pintu mobil dan keluar.
"bapak langsung pulang aja yah, ntar rere balik sama mas varo aja" ujar rere kepada sang supir.
"baik nona" ujar sopir itu berlalu pergi.
rere masuk ke dalam gedung perusahaan itu para karyawan menyapa nya dengan ramah. karena mereka tau siapa yang datang.
"nyonya cari pak ceo?" ujar repsesionis itu dengan sopan.
"iyah kak, ada ga mas varo nya?" tanya rere dengan sopan.
"ada nyonya mari saya antar kan" ujar repsesionis itu.
saat rere ingin berlalu pergi. tiba tiba ada yang menepuk bahu nya dari belakang.
"re" kejut orang itu.
"kak bemo?" ujar rere sumringah.
"kak bemo kok bisa disini?" tanya rere yang sudah berada di dalam lift bersama bemo itu.
"kamu lupa? ini kan tempat kerja aku" ujar bemo.
"oiya hahah" tawa rere lepas yang meratapi kebodohan nya itu.
bemo hanya bisa tersenyum simpul melihat wanita itu tertawa dengan lepas.
"kamu mau ketemu sama pak ceo?" tanya bemo kepada rere.
"ia nih kak, aku bawa makanan buat mas varo" ujar rere megangkat kotak makan itu dan memperlihat kan nya kepada bemo.
"aku masih ga nyangka kamu nikah sama pak varo, bukan nya dia terlalu tua buat kamu yah re, masih banyak yang lebih muda mungkin yang suka sama kamu" ujar bemo mengutarakan pendapat nya.
"kok kak bemo ngomong gitu?" rere merasa bingung dengan sikap bemo yang seperti nya tidak suka dengan varo.
__ADS_1
"ah gapapa aku hanya asal bicara" ujar bemo.
'seperti nya aku sudah sangat terlambat' batin bemo yang menatap wajah rere lekat.
................
sesampai nya di depan pintu ruangan kantor varo. rere yang ingin mengetuk pintu itu seketika menghenti kan langkah nya. ia mendengar percapakan seorang wanita dan pria. rere yang merasa penasaran itu memilih mengintip dari balik pintu dan membuka nya sedikit ia melihat disana ada varo, selena dan reno. betapa terkejut nya rere ia membelalak kan mata nya saat melihat selena duduk di pangkuan suami nya itu.
"apa kau mencintai ku?" ujar selena yang mengelus wajah varo.
"tentu" ujar varo dengan datar.
rere yang mendengar percakapan singkat itu. seketika shock dan sedih dengan barusan yang apa ia dengar. ia berusaha kabur dari pintu itu makanan yang ia bawa terjatuh di depan pintu tanpa di ketahui oleh varo.
rere terus berlari menuju keluar perusahaan. para karyawan yang melihat itu merasa kebingungan kenapa nyonya william menagis seperti itu. rere memberhenti kan taxi ia tidak tau harus kemana.
"hiks hiks, kenapa dia sangat jahat kepada ku, aku kira dia sudah mencintai ku, aku kira dia merasakan perasaan yang sama terhadap ku. aku sudah memberikan hidup ku kepada nya. tetapi mengapa dia memperlakukan aku seperti ini hahahah" rere tertawa sambil menangis.
"aku bodoh aku bodoh" rere memukul kepala nya dengan tangan nya.
supir taksi yang tau keadaan penumpang nya itu hanya diam dan melajukan mobil nya tanpa arah. ia tidak akan bertanya sebelum penumpang sudah bisa diajak berbicara.
"aku bodoh, ini bukan salah dia, ini salah ku. aku hanya gadis miskin dan buruk rupa yang mengharap kan cinta seorang pangeran. dari awal tidak ada cinta di antara kami. ini hanya permainan. aku terjebak dengan permainan yang kita buat. aku mencintai nya hahaha" rere terus menangis dan tertawa tanpa henti henti nya sambil menjambak rambut nya.
"aku terlalu percaya diri. aku terlalu bangga tidak ada di kenyataan ini ada orang yang bisa menerima gadis seperti ku dan menyukai ku. aku terlalu bodoh, mama, nenek rere sudah tidak sanggup lagi. rere sudah tidak bisa bergantung pada siapa pun lagi. rere ingin ke tempat kalian tolong jemput rere" isak tangis rere semakin pecah.
ia berpikir sebodoh kah itu dia? serapuh itu kah dia? hanya karena seseorang yang ia cintai tidak mencintai nya? ia berpikir untuk ke sekian kali nya, ia tidak mau menyerah dengan cepat ia akan mencari siapa pembunuh dibalik semua kejadian ini sendiri tanpa bantuan varo, ia belum ingin menyerah.
................
Bersambung.....
jangan lupa like, coment, vote +favorite:)
makasih buat udah yang like yah♥️
__ADS_1