Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S3 BAB 2-PERTEMUAN KELUARGA


__ADS_3

19.30 waktu Milan, Italia.


Clara saat ini berdandan terburu-buru karena Dia terlambat, acara pertemuan akan di adakan jam 19.30 sementara itu Dia baru bangun pada jam itu, Clara mandi dan berdandan seadanya gadis itu mencepol rambut nya ke atas sehingga terlihat lah leher jenjang nya, karena gadis itu memakai dress tanpa lengan.



"Haduh kena marah Ibu ratu dah ini,"ucap Anggun memasang high heals nya dengan tergesa-gesa.


Sebenar nya orang tua Anggun sudah membangun kan putri nya itu dari tadi, dan Ananda serta Lumuis sudah berangkat terlebih dahulu, karena ada urusan yang ingin mereka lakukan, mereka menyuruh Anggun untuk mengikuti mereka nanti, tetapi gadis itu ternyata malah telat karena mengulang tidur nya.


"Akh kenapa malah ketiduran sih, malu-maluin banget,"ucap Anggun.


Gadis itu langsung berlari dan menyambar kunci mobil nya menuju restoran tempat pertemuan mereka akan di laksanakan, Anggun memacu mobil nya dengan kecepatan tinggu, beberapa puluh menit berlalu Anggun langsung masuk ke dalam restoran itu.


"Lupa lagi nanyain meja yang mana,"gumam Anggun celingak celinguk kanan dan kiri.


Anggap aja lagi ngomong bahasa Italia yah


"Permisi Nona, apa Anda sudah memesan meja?"ucap pelayan restoran mewah tersebut.


"Sudah, atas nama Edward ada?"ucap Anggun dengan ragu bertanya.


"Tunggu sebentar,"ucap pelayan itu melihat buku nya.


"Meja atas nama Edward ada di nomor 23, apa perlu saya antarkan Nona?"ucap pelayan itu dengan ramah.


"Tidak usah, terimakasih,"ucap Anggun langsung berlari menuju tempat itu.


Anggun melihat salah satu meja yang sudah di duduki beberapa orang itu, jadi memang meja restoran ini di ruangan privat yah, Anggun mengintip sedikit, lalu dengan tergesa-gesa membuka pintu.


Brak..


"Maaf, maaf Mama, Papa, Tante, Om, Anggun telat,"ucap gadis itu menunduk di depan semua orang di dalam ruangan pertemuan keluarga.


"Anggun Kau ini kebiasaan,"ucap Mama Anggun menatap anak nya itu.

__ADS_1


Anggun mendongkak kan kepala nya ke atas lalu tersenyum kaku kepada semua orang, Dia mengaruk tengkuk belakang nya itu. Saat akan menoleh sosok yang Dia kenal ada di sana sedang duduk tersenyum menyeringai kepada nya.


"HEH SAMUEL?!!"teriak Anggun menunjuk kepada pria yang memakai jas rapi seperti yang lain nya.


"Yo Anggun, Italia begitu sempit sampai pertunangan pun di sini Aku ikut hadir,"ucap Samuel tertawa licik.


Semua orang menatap heran kepada Samuel dan Anggun yang ternyata sudah saling mengenal itu, Anggun langsung duduk dengan cangggung.


"Anggun kau kenal Sam ternyata,"ucap seorang wanita cantik yang sangat glamour itu.


"Aku mengenal nya Mom,"ucap Samuel menatap sekilas Anggun yang hanya menunduk.


'Aku tidak ingin menikahi bocah si*alan, kata Mama Dia pria tua dari pada diri ku,' batin Anggun meremes ujung gaun nya.


Ananda, yang menatap putri nya hanya menunduk itu hanya menyengol tangan Anggun kesal.


"Anggun sapa mereka jangan hanya menunduk,"ucap Ananda ke pada putri nya itu.


Gadis itu langsung mendongkak kan kepala nya, lalu memberikan tersenyum termanis lalu menyapa semua orang yang ada di sana.


"Om, Tante, Samuel apa kabar?"ucap Anggun tersenyum manis.


"Apa kau bingung Dia siapa? Ini anak kedua ku nama nya Alice Alferoz,"ucap Ayah mertua Anggun yang mengerti wajah bingung menantu nya itu.


"Alice baru keluar dari rumah sakit setelah koma Anggun jadi anggap lah Dia adik ipar mu, oh iya Anggun kau juga seperti nya sangat senang tinggal di indo yah,"ucap calon mertua Anggun itu.


"Tentu Tante, semua teman Anggun ada di sana, dan juga Alice salam kenal yah"ucap Anggun membalas sambil tersenyum manis.


"Salam kenal juga kakak ipar, Kau sangat cantik, pasti pria itu akan menyukai mu, tapi Aku bingung Dia menyukai pria atau wanita,"ucap Alice memegang dagu nya.


"Hei, jangan bicara tidak sopan tentang kakak mu, Dia sangat menyayangi mu Alice,"ucap Mommy Alice itu.


"Ya habis nya sih, Kakak ga pernah pacaran, main nya sama teman nya yang cowo dua itu mulu,"ucap Alice menjawab pertanyaan Mommy nya itu.


Anggun hanya tersenyum melihat interaksi kedua orang itu, hingga Samuel juga membuka suara.

__ADS_1


"Dan Aku seperti yang kau tahu Anggun, kalo Aku baik-baik saja,"ucap Samuel tersenyum kepada Anggun.


"Sam, Aku lebih tua dari pada diri mu panggil Aku kakak seperti Rere dan Clara, walaupun kau calon suami ku, tapi kau tetap masih kecil!"


"Mama Aku tidak akan menolak perjodohan ini, tapi apa Mama yakin akan menyerah kan putri Mama kepada seorang berondong,"ucap Anggun yang melepaskan unek-unek nya itu.


Semua orang di sana hanya menatap Anggun heran, lalu Ayah mertua Anggun tertawa kepada Anggun.


"Anggun, Dia bukan calon suami mu, anak ku malah lebih tua dari pada umur mu, Dia sudah berumur 31 tahun, Aku malah bersyukur ada gadis yang mau menerima nya,"ucap Ayah mertua Anggun itu.


"Eh bukan, jadi Sam?"ucap Anggun heran menatap Samuel yang juga tertawa mendegar penuturan Anggun.


"Memang bukan, tapi memang anak ku itu lebih terlambat dari pada diri mu,"ucap Ibu mertua Anggun mengerutu.


Krek..


Pintu ruangan itu terbuka, terlihat pria tampan menggunakan jas bewarna biru dongker masuk dengan wajah datar dan dingin nya.


"Mom, Dad, maaf Aku terlambat,"ucap Pria itu langsung duduk di samping kursi Anggun.


Anggun yang melihat pria itu seketika mata nya terbelalak lebar karena kaget, gadis itu langsung mengebrak meja dan berdiri sambil menunjuk wajah pria itu.


Brak..


"Pembantu, apa yang Kau lakukan di sini?"ucap Anggun dengan wajah tidak percaya.


Reno hanya menatap sekilas gadis itu, tanpa menjawab pertanyaan Anggun sedikit pun.


"Pembantu? Apa kau mengatakan anak Alessia pembantu?"ucap Mama Anggun menatap anak nya kaget itu.


Alessia Alferoz adalah seorang wanita kebangsaan indonesia bercampur darah Italia, yang sudah lama dan menetap di Italia, wanita paruh baya itu berteman dengan Mama Anggun Ananda Edward saat mereka masa kuliah, memutuskan anak mereka untuk saling di jodoh kan agar pertemanan mereka tetap kekal, serta menyelamatkan derita perusahaan Edward.


Sedangkan suami nya bernama Dante Alferoz keturunan penerus keluarga Alferoz generasi keempat, Alferoz Company adalah perusahaan yang di jalan kan keluarga Alferoz secara turun temurun, menjadi perusahaan terbesar nomor 2 di dunia dan menjadi perusahaan terbesar nomor satu di benua Eropa, sementara William group lebih tersebar di benua Asia.


Reno alferoz, pria kaku serta sering di juluki kulkas berjalan seorang pria berumur 31 tahun anak pertama dari pasangan Alessia dan Dante.

__ADS_1


"Jadi Dia anak Tante dan Om?"ucap Anggun dengan terkejut nya.


"Iyah sayang, ini calon suami mu,"ucap Alessia.


__ADS_2