
Reno duduk di cafe yang bertema outdoor itu dengan menikmati suasana danau di malam hari di hias lampu gemerlapan, pria itu menyesap juice yang Dia pegang di tangan nya. Seorang gadis cantik yang menggunakan jas kebesaran itu datang dan duduk di kursi samping nya.
"Langsung inti nya saja, Aku sangat malas berada di tempat yang udara nya tercampur dengan mu, itu membuat ku tidak tahan,"ucap Anggun kepada Reno.
"Aku juga, tidak tahan berada di dekat seorang gadis bermulut kotor,"ucap Reno dengan dingin.
"KAU?!"lirik Anggun dengan kesal ketika Reno mengatakan itu kepada nya.
Brak..
Reno melempar sebuah kertas yang ada di depan nya ke samping meja Anggun, gadis itu melirik dengan tatapan bingung pada kertas itu.
"Aku tidak pernah mencintai siapa pun seumur hidup ku, selain Mommy dan Alice, jadi ini solusi nya kita jalankan saja,"ucap Reno mengatakan itu tanpa menatap mata Anggun.
Anggun langsung menyambar kertas itu, dan membaca nya satu persatu setiap kalimat yang ada di kertas putih itu.
"Are you kidding with me!" tatap Anggun dengan kesal kepada Reno.
Pria itu hanya mengangkat kedua bahu nya tanpa menjawab perkataan Anggun, keheningan melanda ketika Anggun tidak mau lagi bicara.
"Kita jalani saja, toh di posisi ini kau juga tidak bisa menolak bukan,"ucap Reno menatap sekilas mata Anggun.
"Menyebalkan, kau pria yang paling menyebalkak yang pernah Aku temui, kenapa Aku harus menikah kulkas berjalan seperti diri mu, Akh aku tidak tahu berapa syal yang harus Aku pakai ketika berada di dekat mu,"ujar Anggun menandatangi kontrak itu dengan kesal.
"Kenapa kau sangat sombong? Padahal dulu kau mengajak ku menikah,"seringai Reno kepada Anggun.
Blushh~
Pipi Anggun seketika memerah ketika Reno mengatakan itu, Dia tidak dapat menyangkal karena itu memang adanya.
"Ka ka karena kau tampan, tapi Aku tidak menyukai mu,"ucap Anggun membuang muka.
"Apakah perusahan INC.Edward akan berjalan lancar di bawah CEO seperti mu?"ucap Reno melirik Anggun.
__ADS_1
Anggun yang mendegar itu seketika bingung karena Dia memang belum di beritahu tentang hal itu sama sekali.
'Aku juga tahu hari ini pasti akan datang, sebagai wanita karir, kenapa Aku harus jadi anak tunggal s*ial,' batin Anggun dengan kesal.
"Kenapa kau bingung? Apa mereka belum memberitahu mu, orang tua mu berkata kepada ku dan meminta izin kepada ku agar putri mereka di izinkan untuk bekerja, tetapi kalau otak mu memang tidak mampu kau jadi sekretaris ku saja dan Aku akan menjalankan perusahaan ku dan perusahaan milik mu bersamaan,"ucap Reno meremehkan Anggun.
"Ck jangan meremehkan ku, Aku bisa juga, walaupun perusahaan keluarga ku tidak terkenal seperti milik mu,"ucap Anggun ketus.
Gadis itu berdiri dari duduk nya dan mengarahkan tangan nya ke depan wajah Reno yang sedang duduk santai, Reno melirik tangan Anggun dengan bingung.
"Apa?"ucap Reno heran.
"Ini tanda persetujuan kita sebagai rekan,"ucap Anggun mengerakan tangan nya agar di terima.
Reno menerima uluran tangan Anggun, pria itu berdiri dan menatap Anggun datar, sedangkan Anggun menatap Reno dengan tatapan kesal, marah dan ingin mencekik pria itu.
"Deal,"ucap Anggun mengerakan tangan nya.
'Lihat lah wajah tenang nya, ingin sekali Aku menampar dan membuat seni di sana,' batin Anggun dengan tatapan elang nya seolah Dia seorang predator yang akan menerkam mangsa nya.
"Tuan,"ucap pria itu kepada Reno.
"Oh, Keenan kau di sini,"ucap Reno melirik pria itu.
"Anggun ini asisten ku keenan, kau tau Black Devil bukan, Aku memilih nya,"ucap Reno datar.
"Nyonya, salam kenal,"ucap pria itu menunduk di depan Anggun.
"Ya, Aku pulang dulu,"ucap Anggun ketus dan berlalu pergi.
"Kau suruh anak buah mu awasi Dia, ini sudah malam,"ucap Reno yang juga berlalu pergi.
"Baik Tuan,"ucap Keenan.
Keenan adalah salah satu pemimpin Divisi C di Black Devil, pria itu menjadi pemimpin si bagian yang di miliki oleh Reno, keenan memang seseorang yang keras di Black Devil tetapi Dia juga seorang pria yang cerdas, hal itu yang membuat Reno memutuskan untuk mengantikan Keenanh di Black Devil dan menjadi agen ganda saja di perusahaan nya.
__ADS_1
Hari H-1 Pernikahan Anggun dan Reno
Pernikahan akan di adakan hanya kedua bilah pihak dengan tamu yang terbatas, karena kedua belah pihak memang tidak terlalu suka mengumbar kehidupan pribadi pada media, ya kayak Reno aja orang-orang baru tahu kalau Dia anak Dante Alferoz karena baru mengantikan Daddy nya di perusahaan Alferoz company dan itu mau tidak mau membuat nya bertemu dengan kolega, lalu media pun tahu Dia adalah pewaris Alferoz company.
Tring..
"Aku sudah berada di hotel milik keluarga mu, ajak Anggun karena istri Axel dan istri ku sangat heboh mendegar ini"
Pesan itu di terima saat Reno sedang mengurus dokumen nya, pria itu melirik ponsel nya, melihat mantan Tuan nya itu mengirim pesan.
"Saya akan menemui Anda nanti,"
Balas Reno mengirim pesan itu kepada Varo, Reno langsung mengambil jas nya itu.
"Keenan, Aku akan ke luar kau handle pekerjaan ku,"ucap Reno yang melewati ruangan Keenan.
"Baik Tuan,"ucap Keenan berdiri lalu menunduk hormat kepada Tuan nya itu.
Reno menjalankan mobil nya menuju komplek perumahan mewah milik Anggun, tanpa memberitahu terlebih dahulu Reno langsung saja ke rumah gadis itu, beberapa puluh menit berlalu akhir nya pria itu sampai, mobil Reno langsung saja masuk ke dalam gerbang itu.
Pria itu melangkah kan kaki nya ke dalam rumah itu, Reno mendapat sambutan dari calon ayah mertua nya yang sedang duduk membaca koran itu.
"Papa, apa ada Anggun?"ucap Reno kepada pria itu.
"Nak Reno, cari Anggun ya?"ucap Lumuis kepada calon menantu nya itu.
Belum jadi Reno menjawab pertanyaan Ayah mertua nya, seorang wanita paruh baya datang dari dalam rumah, mengantarkan kopi untuk suami nya itu, wanita itu tersenyum kepada Reno.
"Wah ada nak Reno, mau ngajakin Anggun keluar yah?"ucap Ananda tersenyum itu.
"Iya Ma, teman-teman Anggun ingin menemui Dia di hotel milik keluarga Alferoz"ucap Reno menjawab pertanyaan calon Ibu mertua nya itu.
"Yaudah Reno, langsung aja masuk kamar nya, Dia masih tidur, semalam habis nonton Drakor sampai tengah malam kayak nya,"ucap Ananda kepada Reno.
Reno menunduk, lalu berlalu masuk ke kamar Anggun yang ada berada di lantai dua, pria itu mengetuk tetapi tidak mendapat sahutan dan akhir nya Reno memutuskan membuka pintu kamar itu.
__ADS_1
Krek..