
Alessia dan Dante yang sedang berada di ruang keluarga yang lain mendengar suara berisik dari sofa lain nya tempat Anggun dan Reno yang mereka tahu sedang menonton televisi itu, Dante melirik ke sofa itu.
"Ada apa?"tanya Dante melirik Alessia dengan bingung.
"Entahlah, ayo kesana sayang Aku penasaran,"ujar Alessia dengan wajah tersenyum penasaran nya menarik tangan Dante.
"Kau saja, Aku malas,"ujar Dante yang di tarik itu tapi posisi nya masih nyaman di atas sofa dengan tatapan mager nya.
"Kau,"ujar Alessia menatap tajam suami nya itu.
Dante menghela nafas menerima tatapan itu, kalau tidak di ikuti bisa-bisa Dante akan di suruh tidur di luar kamar oleh Alessia nanti malam dan tidak bisa tidur bersama istri nya itu.
"Hmm, ayo ayo,"ujar Dante berjalan terlebih dahulu menuju ke ruang keluarga utama.
Terlihat di sana Alice sedang berbicara sambil menunduk dan Reno yang mendengar nya lalu Reno yang mengatakan sesuatu kepada Michele yang juga di sana.
"Ada apa ini?"tanya Alessia kepada semua orang di sana.
Seketika tatapan semua orang tertuju kepada Alessia dan Dante yang baru datang dan juga duduk di sofa tempat ruangan itu, Alice seketika terdiam.
"Dokter Michele ada urusan apa Anda ke sini? Seperti nya keluarga kami sedang tidak menghubungi Anda,"ujar Dante dengan suara dingin nya kepada pria yang masih berdiri.
'Tidak anak tidak bapak kalau bicara ngena banget, jangan dingin-dingin napa nanya Gua takut ini, kalau tahu begini Gua di club aja duduk manis pasti sekarang udah enakan astaga,' batin Michele.
"Saya mengantar Alice saja,"ujar Michele mengatakan seadanya itu.
Dante melirik anak nya yang terlihat menunduk itu, sebenarnya Dia tidak mempermasalah kan Michele yang datang ke mansion, secara dahulu saat Alice kecil, Michele pernah sering bermain saat anak itu sering check up ke rumah sakit, semenjak itu Alice juga kadang suka menjahili Michele tapi semenjak kecelakaan sampai sekarang entah kenapa mereka jarang bertemu dan mungkin umur mereka yang jauh tidak akan nyambung dalam komunikasi.
"Begitu,"ujar Dante yang mengangguk tanda mengerti.
"Tapi kenapa bisa?"tanya Alessia dengan bingung.
__ADS_1
'Aduh suasana makin tegang mau belain Alice tapi takut di marahin Hubby,' batin Anggun yang hanya diam melirik.
"Dia pergi ke club malam Dad,"ujar Reno mengatakan itu datar.
Seketika semua orang menatap ke arah Reno yang sedang duduk di samping Anggun dengan tatapan yang berbeda beda dari semua orang, Anggun yang mendengar itu mencubit pinggang suami nya.
Gyut..
"Akh Little,"ujar Reno melirik suami nya itu.
"By kamu nanti Alice di marahin,"ujar Anggun berbisik.
Pria itu tidak menjawab dan hanya diam melihat ekspresi Daddy nya itu, yah toh tidak akan ada yang bisa di sembunyikan dari Dante Alferoz, tidak akan ada.
"Alice, mungkin melakukan hal seperti itu di sini biasa, pergaulan bebas di sini tidak di permasalahkan tapi kau tahu Mommy tidak akan menerima ini, Dia itu keturunan asia di negara nya dan di lingkungan Mommy mu tinggal sangat tidak etis bagi seorang gadis memiliki pergaulan bebas, kehormatan wanita sangat di jaga, walaupun di sini itu tidak di permasalahkan,"ujar Dante kepada anak nya itu dengan suara dingin.
Alice melirik Mommy nya yang hanya diam tanpa bisa berkata-kata, entah kenapa wanita itu memancarkan raut wajah kecewa kepada diri nya.
"Dad! Kalian salah, semua nya salah, Aku sudah besar, Aku tahu yang baik untuk diri ku sendiri, Aku bisa menjaga diri ku sendiri, Aku tidak ingin terus terkekang dan hidup dalam aturan, Aku ingin bebas!"ujar Alice membela diri.
"Bebas, coba katakan sekali lagi,"ujar Reno dengan tatapan dingin nya dan tajam.
Glek..
Alice meneguk saliva nya dengan kasar melihat ekspresi kedua orang pria yang Dia sayangi sangat mencekam dan mengancam kepada nya, gadis itu keberanian nya kembali menyusut.
"Kenapa, Aku kan sudah dewasa, kalau kakak bersikap baik, jadi Aku ha--,"
Perkataan Alice terpotong akibat Alessia memeluk nya dengan erat, wanita paruh baya itu mengusap kepala anak nya.
"Bisakah kau tenang, dan jangan memikirkan hal bodoh, pergi ke club malam itu di sini memang biasa, kami tidak melarang, kau bilang bisa menjaga diri? Mommy tidak yakin, begitu Michele,"ujar Alessia melirik pria itu.
__ADS_1
"Be benar Nyonya, saya mengantar pulang karena Dia di ajak minum alkohol, kalau Dia hanya pergi nongkrong saya tidak akan ikut campur,"ujar Michele membela diri.
'Bagus Michele terus seperti itu agar kau tidak ikut jadi bahan masalah,' batin Michele kepada diri nya sendiri.
"Nah, Alkohol tidak baik, jika kau mabuk para pria akan melakukan hal aneh, kau paham maksud Mommy kan, karena kau bilang kau sudah dewasa,"ujar Alessia melepaskan pelukan itu.
"Mom benar Baby, pria seperti Michele yang bejat banyak di tempat itu,"ujar Reno tersenyum miring mengejek pria itu.
"Hei Reno,"ujar Michele yang mulai kesal.
Anggun yang melihat suami nya masih sempat-sempat nya mengejek pria itu padahal Alice sudah di bawa pulang dan di bantu oleh Michele.
"Dokter jangan emosi kau pria baik, nanti wajah mu keriputan, dan itu akan membuat mu terlihat semakin tua,"ujar Anggun membela Michele.
'Tunggu Dia itu membela ku atau mengejek ku, suami dan istri sama saja, cara bicara kalian membuat ku sangat emosi,' batin Michele memasang wajah kesal.
Reno yang mendengar itu tertawa kecil dan mengusap kepala Anggun memberikan apresiasi atas cara bicara nya, Anggun yang mendapat apresiasi itu menautkan alis nya heran menatap Reno.
"Kenapa?"tanya Anggun.
"Tidak apa-apa kata yang bagus Little,"ujar Reno terkekeh menatap istri kecil nya itu.
Alice menatap manik Alessia, Dia memang mengerti kalau semua orang sayang kepada nya tapi tetap saja entah kenapa Alice masih tidak suka atas apa yang Alessia katakan padanya.
"Tapi Mom,"ujar Alice menunduk.
"Apa tapi-tapian, apa kau berusaha membela diri mu padahal kau tahu kalau sudah salah, di mana sikap mu itu Alice Alferoz!"kecam Dante kepada putri nya.
"Pergi ke kamar mu dan renungkan kesalahan mu, jangan keluar sampai kau tahu masalah mu apa,"ujar Dante berlalu pergi dari sana.
Gadis itu kaget melihat Daddy nya yang marah, kalau Dante sudah memanggil nama lengkap kata putri nya itu tidak akan bisa ada yang membantah termasuk Alessia.
__ADS_1
Drap.. drap..
'Mereka tidak mengerti,'