
Siang hari
Mansion Alferoz jarang-jarang yang nama nya ramai, entah kenapa karena keadaan ramai itu membuat ada saja tingkah laku dari para penghuni atau pun tamu yang bikin geleng-geleng kepala seperti Bang Lukas yang malah mainin gigi palsu Oma Veronica yang baru sampai pagi tadi itu karena ingin menemui cucu nya.
"Lukas! Bocah Nakal, balikin"ujar Veronica kepada anak Varo dan Rere itu.
"Oma Vero ompong, Oma Vero ompong,"teriak Lukas mengelilingi sofa.
Sebenarnya Oma tadi lagi ke toilet mau sikat gigi karena ada yang nyangkut habis makan ayam, itu gigi palsu di tarok di wastafel pas nengok udah hilang aja di bawa anak tuyul kabur, jadi lah Oma saat ini berteriak mengejar Lukas yang memang paling suka buat ulah.
"Abang balikin!"ujar Rere tegas kepada anak ketiga nya itu.
Seketika Lukas bukan nya mendengar malah menjauh dari Rere agar tidak mendengar omelan Mommy nya itu, emang yang paling benar Daddy Varo aja yang bilangin langsung paham itu bocah.
Syut..
Badan Lukas terbang, ternyata itu ulah Varo yang menaikan tinggi-tinggi, Lukas emang nakal tapi kalo soal nama nya takut yah takut aja, Lukas takut yang nama nya ketinggian kalo lihat ke bawah yah auto tremor begitu, tapi kalo naik pesawat biasa aja asal kan auto tidak nengok ke jendela, kalo nengok langsung mewek tujuh turunan ga berhenti.
"Daddy, turun turun!"teriak Lukas memberontak.
Varo langsung menurunkan anak nya itu tepat di depan Veronica lalu mengatakan nya dengan tegas.
"Bilang apa sama Oma?"tanya Varo tegas kepada pria kecil nya.
"I'm sorry Oma, nih,"ujar Lukas memberikan gigi putih mengkilat seperti senyum pepsodent itu.
Oma sih sebenarnya ga ompong-ompong banget itu cuman bagian bawah hanya beberapa ga semua nya, tapi yah Oma mau tetap jaga style dong walaupun udah tua, Nyonya besar Arnolda gitu loh mana mau kalah ye kan.
"Jangan nakal lagi,"ujar Veronica memperingati anak Varo itu.
Mereka tidak memiliki hubungan darah, sekali nya cuman sahabatan anak mereka, emak bapak sama cucu nya pun malah ikutan jadi sahabat udah kayak lagu persahabatan bagai kepompong merubah ulat menjadi kupu-kupu, begitu lah kira-kira.
"Tapi boong, Oma ompong!"teriak Lukas kembali berlari.
Varo yang melihat itu hanya bisa memijit pelipis nya dengan pelan, Luis, Leon pria kalem dan irit bicara serta jaga image seperti diri nya, tapi Lukas seperti nya dapat sifat Mommy nya yang pecicilan, waktu SMA kan Rere nakal nya minta ampun, pakai bolos manjat pagar lagi haduh emang Rere masa suram sebelum di sunting sama bang Varo yah begitu biti selebor banget.
__ADS_1
Semantara itu Samuel turun memakai kaus kasual nya berwarna hitam serta celana hitam panjang, proposi yang sangat tampan di mata author kalo Samuel mah, tapi tetap Reyhan yang paling ganteng deh hehe.
"Mau kemana?"tanya Reno kepada sepupu nya itu.
"Ke Mall, mau ngedate sama Lenka,"ujar pria itu bercanda.
Semua orang yang mendengar itu seketika mengundang gelak tawa, nah begitu lah Samuel emang bisa humoris di depan keluarga, cuman Varo, Reno, Axel aja yang paham sifat asli nya kalo udah di Aeros mah jangan di tanya lagi, bicara kalo ada informasi penting doang, ga boleh ngomong kalo ga penting, atau ga bakal di cekik Lu sama Sam.
"Enak aja,"teriak Varo kesal kepada bawahan nya itu.
"Canda Tuan, ya kali mau sama bocah, emang kayak bos-bos besar semua di sini, pawang nya bocah Haha,"ujar Samuel tertawa puas.
Eh Lu ketawa di lihatin satu RT Sam, mampus yang kesindir makin ke sindir, begitu pun Axel, Varo dan Reno kayak mau makan Samuel hidup-hidup.
"Jodoh ya jodoh aja,"ujar Axel.
"Ngerasa yah?"tanya Samuel yang malah mengejek lagi.
"Jodoh yah jodoh, cinta ya cinta,"ujar Reno sambil mencium pipi Anggun yang sedang duduk di samping nya.
"Hoek pasutri bucin, mulas saya,"ujar Samuel melihat tingkah sepupu nya itu.
"Sam, Aku ikut dengan Anggun,"ujar Reno kepada sepupu nya itu.
'Sial@n mau pacaran ini orang berdua, udah paham,' batin Samuel kesal.
"Mana bisa, kayak yang ga paham aja,"ujar Samuel kesal kepada Reno.
'Ini bocah tidak ada kerjasama nya, dari tadi Aku jarang berdua dengan Little, mereka selalu mengekor,' batin Reno melihat kedua sahabat Anggun.
Reno mengetik sebuah pesan dan mengirimkan nya kepada Samuel agar pria itu tampak setuju dengan kemauan nya,
Reno: 20 juta cukup?
Samuel: Buat beli tisu lap t@i aja ga cukup
__ADS_1
Reno berdecak kesal mendapat jawaban pesan dari Samuel itu, padahal pria itu tahu kalo Samuel juga bukan nya kekurangan uang, tapi kalo yang nama nya buat Reno emosi salah satu jalan ninja nya.
Reno: Dua kali lipat
Samuel: 3 kali lipat
Reno: Ck, kau deal!
Suami Anggun itu hanya berdecak kesal, lalu Samuel memanggil gadis yang sedang berbincang dengan para wanita tua itu.
"AL temenin Gua ke mall bentar ajakin Lenka,"ujar Samuel kepada gadis cantik itu.
Alice yang sedang asik mengobrol itu seketika hanya menurut dan duduk di samping Samuel lalu menegadahkan tangan nya ke depan Samuel.
"Jangan lupa tip Gua,"ujar Alice tersenyum miring.
"Anak ORKAY kok morotin,"ujar Samuel ketus.
"Yaudah,"ujar Alice berdiri.
"Gua bayar,"ujar Samuel menarik tangan gadis itu.
Mereka berdua, di ikuti Reno dan Anggun di belakang menghampiri Lenka yang seperti nya sedang berbicara pamit dengan Varo dan Rere itu.
"Sam, jangan beliin banyak-banyak nanti kebiasaan,"ujar Rere kepada Samuel.
"Iya kakak cantik tenang ga bakal banyak, ayo,"ujar Samuel kepada gadis kecil itu.
"Lah loh Kak Reno sama Anggun ikut juga?"tanya Rere dengan heran.
"Gatau nih Re, suami Aku kata nya mau beli sesuatu buat kalian,"ujar Anggun.
Halah padahal akal akalan Reno doang biar bisa berduan sama Anggun, mau kencan soal nya kencan nya baru sekali waktu itu, itu juga kencan nya ga tulus dong.
"Oh,"ujar Rere yang hanya mangut-mangut.
__ADS_1
Sebenarnya sih Rere mau ikut juga, ya tapi resiko punya anak kembar banyak, kalo ikut semua bakal habis itu mall di pel sama Lukas guling sana guling sini biar di beliin semua yang Dia mau.
'Akhir nya berduan sama Little'