Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
Part 63- Menjemput Anggun


__ADS_3

...Di sebuah apartemen mewah yang dominan bewarna silver ke abu-abu an itu, nampak seorang pria terlelap di sebuah kasur king size kamar nya dominan bewarna abu-abu serta ruangan lain nya. Pria tampan itu tertidur dengan tubuh terlentang dan wajah nya yang dia tenggelamkan ke dalam bantal. Pria itu nampak tertidur hanya menggunakan celana pendek nya saja, selimut bewarna silver itu hanya menutup sampai bagian pinggang pria itu, sehingga terlihat lah tubuh atletis nya....


'drttt drttt'


Notifikasi dan nada dering handphone milik pria itu berdering dengan nyaring, sehingga pria itu langsung mengambil handphone nya di samping meja tempat tidur dengan cara menjangkau nya dengan satu tangan, pria itu mengerjap kan mata nya dan melihat siapa yang menghubungi nya di saat weekend seperti ini. Pria itu terkejut saat tahu siapa yang menelpon nya. Dia langsung berdiri sehingga selimut yang dia gunakan melorot dan terlihat lah tubuh atletis dan kekar pria itu dengan jelas, dia langsung mengangkat telpon dengan wajah serius dan mulai sadar dari tidur sepenuh nya.


"Reno, jemput teman istri ku, dan antar kan dia ke rumah" tutur varo.


Suara bariton sehabis bangun tidur itu menjawab dengan kalem dan gaya cold boy nya, author juga jadi ikut bayangin suara Reno pas baru bangun berdamage banget kayak nya.


"Baik tuan" ujar Reno.


Saat Varo ingin mematikan ponsel nya ia kembali teringat sesuatu.


"Reno dan jangan lupa kalian beli bahan makanan yang di daftar ini, aku sudah mengirimkan nya pada mu" sambung Varo dengan tegas.


"Baik tuan" kata Reno.


Tut.. tut..


Sambungan telpon pun sudah terputus, Reno kembali meletakan ponsel nya dan duduk sebentar lalu mengusap wajah nya gusar, ia berdiri dan meregangkan tubuh nya itu ke kanan dan ke kiri. Pria itu berlalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya itu, guyuran air shower di pagi hari memang hal yang paling di sukai oleh Reno.


Setelah selesai mandi pria itu keluar dengan kamar mandi menggunakan handuk yang hanya melilit sebatas pinggang nya itu, Reno menuju lemari pakaian dan mencari pakaian handal nya yaitu tentu baju jas kerja, apa pun yang menyangkut dengan urusan Varo walaupun di luar pekerjaaan kantor dia akan bertemu dengan tuan nya itu menggunakan jas nya. Reno memasang jas nya dan merapikan rambut dan sedikit semprotan parfum, tidak lupa ia menggunakan jam tangan mewah rolex nya itu. Sekarang Reno sudah selesai, ia menuju dapur yang terlihat seperti tempat tanpa kehidupan itu. Reno memang tinggal sendirian di apartemen itu dia tidak memiliki satupun ART, dia lebih suka membersihkan rumah nya sendiri, pria itu sarapan dengan roti dan susu dalam keheningan. Sepi, itu lah suasana apartemen Reno tidak ada seperti tanda-tanda kehidupan di sana, apalagi Reno seorang pria yang irit bicara. Dia melakukan semua hal itu sendiri.

__ADS_1


Reno melirik jam tangan nya yang sudah memperlihat kan pukul 09.45 wib.


"Aku akan telat, nanti saja cucian nya" gumam Reno membiarkan piring sarapan nya itu.


Reno melajukan mobil yang sering dia gunakan bersama Varo, mobil Reno memang cukup mewah terlebih itu karena pemberian Varo sang majikan nya itu. Mobil itu sampai di sebuah komplek perumahan mewah, dapat di ketahui teman Rere yang sedang dia jemput adalah Anggun. laju mobil Reno di hadang oleh satpam rumah Anggun dia bertanya apa tujuan Reno kemari.


"Maaf tuan sebelum nya anda siapa?" tanya satpam dari luar mobil Reno.


Reno menurunkan kaca mobil nya dan mulai berbicara dengan satpam.


"Saya ingin menjemput nona Anggun, ini permintaan dari istri majikan saya" papar Reno secara jujur.


"Kalo boleh tau, emang siapa mas? apa ada hubungan nya dengan nona Anggun" tutur satpam itu bertanya lagi.


"Oh nona Rere, saya kenal, silahkan masuk kalo begitu"


Setelah berbincang beberapa saat, Reno pun di izinkan masuk ke dalam rumah yang cukup mewah itu. Rumah mewah Anggun memiliki dua lantai dan warna yang dominan gold, serta dua pilar besar sebagai penyangga Rumah itu.


Pelayan mempersilahkan Reno masuk dan menunggu di ruang tamu. Reno duduk sambil memainkan ponsel nya dalam diam, beberapa menit dia menunggu, hampir setengah jam Reno menunggu Anggun, tetapi gadis itu tidak kian muncul batang hidung nya di hadapan Reno.


"Bibi" panggil Reno memanggil pembantu paruh baya itu, seperti nya Anggun hanya memilik satu orang ART.


"Iyah mas, ada apa?" tanya bibi itu kepada Reno.

__ADS_1


"Nona Anggun kenapa belum turun, apa bibi udah suruh turun tadi?" tanya Reno mengerutkan kening nya.


"Tadi nona Anggun nya masih tidur, bibi udah bangunin kata nya dia bakal turun, tapi kayak nya dia tidur lagi deh mas" bibi itu tersenyum kikuk kepada Reno karena telah membuat orang itu menunggu.


"Saya izin naik bibi, biar saya bangunin soal nya ini penting" Reno memberikan wajah meyakinkan bahwasanya nya itu hal mendesak dan penting, si bibi yang percaya pun mengizinkan Reno naik.


Krek..


Suara pintu di buka dari luar itu pun terdengar, Reno melihat seorang gadis tengah tidur memeluk sebuah boneka teddy yang besar nya mungkin sama dengan gadis itu. Anggun hanya tidur menggunakan celana hot pants hitam milik nya dan tang top yang senada itu.


"Aku tidak menyangka ini, masih ada seorang gadis malas malasan jam segini" kesal Reno melirik jam tangan nya yang sudah hampir jam sepuluh lewat itu.


Reno mendekat dan menggoyangkan tubuh Anggun dengan jari telunjuk nya, tetapi gadis itu tidak merespon. Reno kembali menggerakkan tubuh gadis itu dengan kencang agar ia terbangun. Anggun yang merasa getaran itu melenguh dan memukul lengan seseorang yang memaksa nya untuk bangun.


"Bentar bibi, Anggun ga ada kuliah kan libur, biarin tidur lima menit lagi" kata gadis itu masih menutup mata nya.


"Anak gadis seharusnya nya jam segini sudah bangun" Suara bariton itu mampu membuat seorang Anggun kaget karena mendengar suara pria yang seperti nya ia kenali berada di kamar nya.


Anggun memaksa membuka mata nya, ia melihat di depan nya ada seorang pria menyilang kan tangan nya dan menatap tajam seperti seekor predator yang ingin memangsa gadis itu. Anggun yang menatap pria itu langsung berteriak dengan kencang dan nyaring.


"Aaa a a apa yang kau lakukan disana dasar pembantu!!!" teriak Anggun kepada Reno.


Bersambung...

__ADS_1


Hei maaf semalam, episode ini seharusnya tadi malam udah ada tapi aku juga bingung review nya lama ga kayak biasanya, jadi aku hapus dlu terus kirim lagi.


__ADS_2