Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
M&A(PART KHUSUS)


__ADS_3

Saat mereka tengah asik ingin membobol dan mencapai puncak nya itu, tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar nyaring di telinga mereka berdua membuat Michele mendengus kesal.


"Tunggu apa Aku gil@? Tidak ini salah, seharus nya Aku lebih halus lagi tidak mungkin Aku memiliki kelainan jiwa? BDSM? Akh Aku lagi, sayang apa kau takut, sungguh Aku tidak ada niat untuk melakukan BDSM kepada mu,"ujar Michele memasang handuk mandi nya dan menutup tubuh Alice yang terbaring.


Sedangkan gadis itu hanya celingak celinguk mendengar penuturan Michele yang sama sekali tidak Dia mengerti, pria itu melangkah kan kaki nya menuju pintu tempat ketukan itu terdengar.


Bruk..


"Kau meng--,"perkataan Michele terpotong saat melihat siapa orang yang mengetuk pintu nya.


"Hei adik ipar, apa kau tidur cepat? Ayo bermain kartu dengan mertua dan Daddy mu, tidak masalah bukan?"tanya Reno dengan tatapan datar nya dan melipat tangan nya di dada.


Entah kenapa pria itu merasa Reno sengaja mendatangi nya saat malam pertama mereka, apa pria itu sengaja membatalkan malam panjang adik tersayang nya.


"Tapi Ren, ini malam pertama ku, apa kau lupa?"tanya Michele dengan heran.


"Apa itu malam pertama, Aku tidak melakukan nya pada malam pertama adik ipar,"ujar Reno menatap tajam Michele seolah memaksa nya tetap ikut dengan nya bermain kartu.


Saat Reno berusaha membujuk Michele, Dante juga datang berjalan dengan angkuh nya mendekat kepada Michele dan Reno, pria itu berdiri di depan pintu.


"Menantu apa kau menolak ajakan baru dari keluarga mu?"tanya Dante dengan tatapan tajam nya.


Glek..


Pria itu menelan ludah nya kasar, kalau sudah ayah mertua nya yang mengajak dan turun tangan Michele tidak bisa menolak lagi permintaan mereka untuk bermain kartu bersama.


"Baiklah Dad, Aku akan ganti baju dulu,"ujar Michele berlalu dengan cepat ke kamar.


Dia melirik istri nya yang sudah tertidur lelap dengan nyaman nya tanpa pakaian dan hanya selimut yang di tutup Michele tadi, pria itu menghela nafas nya menatap Alice.


'Malam pertama yang gagal,' batin Michele berlalu secepat kilat ke tempat Reno dan Dante berada.


"Ayo Dad,"ujar pria itu.

__ADS_1


Grep..


Reno dan Dante merangkul Michele di sisi yang berbeda seolah olah Michele hanya pria penakut yang sedang di bully, karena tinggi mereka hampir sama Michele hanya tersenyum canggung saat di rangkul.


"Ayo lah saat nya kita bersenang-senang menantu, kita akan minum dan bermain kartu sampai pagi,"ujar Daddy Dante mengatakan itu.


"Kau benar Dad, kau harus mrngajari menantu mu ini,"ujar Reno yang juga tersenyum mengitimidasi.


'Sabar, ini demi Alice,' batin Michele.


Mereka bertiga sampai di lantai atas hotel, rooftof hotel itu memiliki salah satu cafe yang di desain outdoor dan sangat cocok untuk menemani malam mereka dengan bermain kartu.


"Aku akan menunjukan nya kepada mu siapa raja permainan ini,"ujar Dante dengan bersemangat.


Ternyata di sana juga sudah ada Daddy Michele yang menikmati angin malam dan minum juice, nama nya dokter Dia tidak mau sembarangan meminum alkohol hanya untuk bersenang-senang.


23.45


'Kapan ini selesai,' batin Michele.


"Menantu kau sangat hebat, ayo kita ulangi lagi, Aku tidak menyangka kau sangat ahli dalam bermain ini,"ujar Dante yang malah suka dengan sisi Michele yang seperti itu.


Saat mereka tengah asik melanjutkan permainan kartu tiba-tiba para istri pengusaha itu datang dan menarik telinga suami nya.


"Oh pantesan ga ada di kamar, main di sini? Dan El apa yang kau lakukan di sini, ini malam pertama mu bukan! Cepat kembali ke kamar dan buat cucu untuk ku,"ujar Alessia kepada menantu nya itu tapi tangan nya tidak lepas menarik telinga Dante.


"Sayang hentikan, maafkan Aku,"ujar Dante menahan telinga nya.


Entah kenapa penderitaan bagi Dante dan pria lain di marahi istri nya itu sebuah anugerah bagi Michele, pria itu langsung berdiri dan memeluk ibu mertua nya dengan senang membuat Alessia tertawa kecil melihat tingkah Michele seperti anak kecil.


"Makasih Mom, kau penyelamat ku,"ujar Michele berlalu pergi dengan langkah cepat nya menuju kamar nya itu.


Dengan senyum merekah pria itu sangat senang akhirnya Dia akan tetap melakukan malam pertama.

__ADS_1


Krek..


Suara pintu terbuka, Michele melangkah kan kaki nya pelan memasuki kamar dengan heran pria itu tidak melihat Alice di kasur, sontak Michele kaget dan meneriaki nama istri nya, pria itu mengira istri nya di culik.


"Istri ku kau di mana, Al!!! Al!!"teriak Michele dengan kaget.


Brak..


Suara pintu kamar mandi terbuka menampilkan Alice yang memakai lingirie bewarna merah dengan seksi nya, itu beda dengan baju tidur nya, dengan langkah mengoda gadis itu mendekat kepada Michele dan memegang rahang keras pria itu.


"Suami ku apa mau pemanasan lagi?"tanya Alice dengan seringai kecil nya entah kenapa gadis itu lebih menjadi menguasai permainan.


"Kau bangun? Dan baju haram apa ini, jangan memakai nya di depan orang lain,"ujar Michele kesal melihat kulit putih istri nya yang terpampang.


Huft..


Alice menghembus nafas nya kasar, apakah suami nya ini tidak tahu lingirie? Seperti nya pria itu tidak tahu sama sekali, Alice salah mengira walaupun Michele memiliki banyak mantan, pria itu seperti nya memang jujur tidak pernah melakukan pemanasan dengan gadis.


"Aku lupa ini juga pengalaman pertama mu, Mommy tadi menelpon ku dan menyuruh ku memakai kado yang Dia berikan, kata nya lingirie ini pasti akan membuat mu senang,"ujar Alice menarik tangan Michele dan menuntun nya ke kasur.


Gadis itu mendorong tubuh Michele pelan ke kasur dan mengangkat kaus Michele, memperlihat kan otot otot nya yang terlihat sexy.


"Aku suka badan mu, tetap jaga ini untuk ku,"ujar Alice menyentuh perut itu dengan jari lentik nya membuat tubuh Michele menenang.


"Si@l Dia bangun karena sentuhan mu sayang,"ujar Michele menahan tangan gadis itu.


Dengan tidak sabar pria itu menyikap lingirie Alice, gadis itu menurunkan resleting Michele yang ternyata milik nya sudah mengacung itu, dengan tidak sabaran gadis itu memasuki milik Michele.


"Akhh ini sedikit sakit,"ujar Alice yang baru memasuki ujung nya.


Gadis itu berada di atas tubuh Michele, dengan seringai licik pria itu membalikan tubuh Alice lalu berkata.


"Sekarang Aku yang akan memimpin,"

__ADS_1


__ADS_2