Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
M&A(PART KHUSUS)


__ADS_3

"Siapa sayang?"tanya Michele dengan penuh tanda tanya melihat Alice yang masih berdiri di depan pintu sambil mengintip.


Tap.. tap..


Alice berjalan dengan santai melakukan nya dengan cepat wanita kecil itu melepaskan semua pakaian nya di depan Michele, membuat sang pemilik langsung menegang dan panas melihat istri nya dengan tatapan panas nya.


"Apa kau mengoda ku?"tanya Michele dengan seringai tipis nya.


"Lepas semua baju mu!"ucap Alice dengan titah tegas membuat Michele yang sedang duduk di ranjang menaikan alis nya satu ke atas.


Tapi pria itu tentu tidak menolak, Michele melepas semua pakaian nya dan berjalan mendekati Alice yang tersenyum kepada nya, pria itu mencium bibir Alice dengan ganas sehingga meninggalkan bekas merah dan membengkak menambah kesan hot di bibir kecil pink itu.


Tok... tok..


Suara pintu masih terdengar Alice mendengus kesal.


'Sabar medusa, Aku akan melakukan nya dengan cepat,' batin Alice yang kewalahan menerima ciuman kasar suami nya.


Gadis itu melepaskan ciuman nya karena kehabisan nafas dan mengacak acak rambut nya sendiri membuat Michele yang berdiri melirik heran, pria itu duduk di kasur.


"Aku akan menyelesaikan nya secepat yang ku bisa,"ucap Alice tersenyum mengoda menatap Michele.


Dia bermain dengan milik Michele menggunakan mulut nya sehingga pria itu sesekali meringis merasakan kenikmatan milik nya yang masuk pada rongga rongga mulut Alice yang hangat.


"Ssstt sayang kau sangat pintar,"ucap Michele meremas dada gadis itu yang menganggur.


Morelina yang ada di luar yang memang pintu nya di buka Alice sedikit tadi tentu mendengar suara samar-samar terdengar, Dia suara Michele, sial nya itu suara mereka sedang bercinta.

__ADS_1


Alice menyelesaikan acara nya, membuat Michele yang belum mendapatkan pelesapan merasa sangat tanggung dan cemberut, gadis itu mengambil selimut dan menutup badan nya.


"Sayang berbaring di kasur tutup tubuh mu pakai selimut,"ucap Alice berjalan menuju pintu.


"Baby tapi kau belum menyelesaikan nya,"ujar Michele dengan wajah memelas.


"Sabar sayang, setelah Aku menyelesaikan hama ini,"ujar Alice tersenyum manis membuat Michele heran siapa yang di maksud hama oleh Alice.


Krek...


Pintu itu di buka Alice pelan, memperlihatkan Morelina dengan wajah kesal nya tapi seketika raut wajah nya berubah datar melihat Alice yang membuka pintu bukan Michele.


Wanita itu sedikit berdecak melihat penampilan Alice yang berantakan, kulit mulus Alice yang tereskpos dan banyak nya bekas merah di bagian tubuh gadis itu membuat Morelina paham kalau mereka sedang melakukan nya.


"Akh kak Elina, ada apa? Maafkan Aku sudah membuka pintu lama,"ucap Alice sengaja membuka pintu lebar sehingga membuat mata Moreline berjalan kesana sini melihat Michele.


"Mmm tidak tadi Aku h--,"perkataan Morelina terpotong saat Alice terlebih dulu menimpali.


"Maafkan Aku kak, apa suara ku dan suami ku saat bercinta sampai ke kamar mu? Aku sangat malu, Dia pria yang sangat agresif di ranjang sehingga membuat ku merengek menyudahi acara kami, Aku tidak sengaja jika itu menganggu tidur mu,"ucap Alice mengatakan itu dengan cepat kepada Morelina yang memasang wajah mulai kesal nya.


Morelina seketika mengengam ujung celana pendek nya dengan kesal, Dia mulai tampak tidak bisa mengontrol emosi nya melihat Alice mengatakan itu dengan polos nya.


"Ck, Haha maaf tapi Aku tidak mendengar, Aku akan pergi Alice, sampai jumpa,"ucap Morelina melangkah kan kaki nya dengan cepat menuju kamar nya yang jauh.


Brak..


Alice membanting pintu kuat, seketika gadis itu yang memasang raut wajah datar dan polos di depan Morelina berubah tertawa terbahak bahak seperti iblis seperti kebanyakan keluarga Alferoz yang menghadapi lawan mereka.

__ADS_1


"Haha wanita bod0h, berani-berani nya ingin mengoda suami ku,"ucap Alice mengatakan itu dengan puas tertawa sampai air mata nya keluar.


Michele yang melihat itu mengeleng kepala nya yang mulai paham kenapa Alice tadi mendadak ingin melakukan itu kepada nya.


"Ternyata karena wanita itu, kau memaksa ku melepaskan baju baby,"ucap Michele tersenyum miring di atas kasur.


"Tentu, sayang apa kau tidak menyadari wanita itu menyukai mu,"ucap Alice masih berdiri dengan suara ketus nya.


Pria itu pura-pura memasang wajag cuek, tapi seperti nya Michele bukan lah pria tipe tidak peka terhadap seseorang yang ada di samping nya.


"Aku sudah tahu sejak lama, Aku selalu menjaga jarak, tapi kau sendiri lihat baby, wanita gil@ itu memakai segala cara dan selalu membawa nama ayah nya untuk di pertaruhkan,"ucap Michele mengeleng merasa kesal mengingat hari-hari nya harus memiliki satu tugas dengan Morelina bukan karena kemampuan yang di bagi sama rata tapi karena permintaan wanita itu kepada kepala dokter RS.


Gadis itu seketika merasa heran, tentu saja Michele selama ini hanya diam apa pria itu tidak mengatakan agar menjaga perasaan nya? Tapi seperti nya itu salah Michele menikahi Alice mendapatkan keuntungan yang banyak salah satu dari yang lain nya adalah Alice tentu memiliki sifat cemburu, tapi Dia tipe wanita yang tidak akan asal marah dan membabi buta melontarkan segala pertanyaan kepada pasangan nya.


Tapi dengan cara membicarakan nya dan bertanya seperti sekarang ini, sehingga bisa menyelesaikan masalah tanpa ada salah paham satu sama lain, Alice adalah gadis yang hampir mendekati sempurna hanya mantan nya saja tidak tahu diri mencampakan wanita seperfect Alice Alferoz.


"Aku ingin sekali menjambak rambut nya saat Dia berbicara manja kepada mu, atau pun menghina diri mu untuk membelikan ku minuman, apa Dia mengira kau dokter Antara yang terkenal tidak memiliki uang, Aku sungguh kesal, tapi sayang Aku ini seorang Alice Alferoz tapi lebih tepat nya sekarang Aku bagian Antara, Alice Alferoz harus bersikap berkelas dalam menghadapi hama seperti Morelina itu, Aku tidak ingin menjambak rambut atau pun saling mengigit, permainan lebih Anggun dan berkelas adalah kawasan ku, membuat nya marah dengan tingkah polos ku adalah kepuasaan ku,"seringai Alice mengatakan itu dengan tatapan tajam nya mengingat betapa kesal nya Morelina tadi.


Ah seperti nya darah Dante Alferoz sangat melekat kuat pada gen gadis itu, sikap nya yang bermain santai tapi akan membuat bom besar ketika menjatuhkan lawan bisnis yang berani menganggu perusahaan nya akan di musnahkan tanpa ampun.


Grep..


"Baiklah Nona Antara, sebaiknya lupakan pikiran pyscopat mu itu, lanjutkan tugas mu sebagai istru ku, karena kau sudah mengoda ku,"ucap Michele mengatakan itu.


Akh..


"Sayang tapi Aku lelah!!"

__ADS_1


__ADS_2