Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S2 BAB 41-PEMBALASAN


__ADS_3

Saat ini Axel, Roy, Varo dan Reno berada di dalam helikopter menuju markas Aeros, Axel hanya diam tanpa ada yang tau ekspresi apa yang Dia ungkapkan saat ini, helikopter mendarat tepat di samping gudang Eventz club itu, para pengawal bodyguard dan bawahan mafia itu tergabung menjadi menjadi lautan manusia, seperti nya benar kata Varo gudang Eventz club hanya sebuah perusahaan bangkrut kecil, tetapi lihat lah tempat itu kini di kepung oleh lautan manusia di bawah perintah seorang Axel Arnolda tanpa terkecuali.


"Aku sudah menebak ini, Kau terlalu berlebihan" ujar Varo mengusap pelipis nya.


"Ini setara dengan penjagaan istri Ku, apa Kau akan bertanggung jawab jika istri dan anak ku dibawa kabur!" kesal Axel kepada Varo.


Saking banyak nya bodyguard, pengawal, serta bawahan mafia dari Blacl devil itu membuat Varo ingin tertawa lucu, karena mereka seolah-olah sedang mengadakan konser dan di tonton oleh banyak orang, atau malah kayak orang mau tawarun karena setengah dari mereka membawa senjata api.


"Tuan Axel kami sudah melumpuhkan pertahanan di luar dengan hati-hati tanpa menimbulkan kecurigaan orang di dalam" ujar pria itu bernama Rakan.


Rakan adalah team mafia Black Devil divisi B, Dia adalah pemimpin Divisi B dengan di ketuai oleh Axel, sedangkan dapat di ketahui divisi milik Varo yaitu A dan divisi C milik Reno, tetapi kali ini seperti sebuah reuni bagi para bodyguard dan utusan mafia black devil itu mereka semua menjadi satu.


"Kerja bagus, Aku bangga pada mu, Rakan kau ikut aku ke dalam dan ajak beberapa bodyguard keluarga Arnolda dan setengah nya black devil untuk mengikuti Ku ke dalam bersama" ujar Axel memerintahkan.


Axel berjalan di tengah-tengah banyak orang itu di ikuti oleh teman nya, semua orang menunduk dan membuat sebuah jalan lurus menuju pintu utama gudang eventz club itu, mereka menunduk kepada para petinggi Black Devil dan tentu saja Tuan mereka di keluarga masing-masing, semua orang tampak beperawakan sangar sambil menunduk tanpa ada yang berani membuka suara.


"Disini Nyonya dan Nona berada" ujar Rakan menunjuk satu pintu.


Axel mengangkat satu tangan nya untuk memperintahkan mendobrak pintu itu secara paksa.


"Langsung lumpuh kan siapa saja yang bukan di pihak kita" ujar Axel kepada para bawahan nya itu.


Dari dalam terdengar suara Clara berteriak dan itu terdengar oleh Axel.


"Reyhan, kau sudah gila, Aku sudah menikah harus nya Kau sadar, maaf jika Aku tidak pernah sadar akan perasaan Mu tapi, jangan berani menganggu keluarga Ku lagi!" teriak Clara.


Axel yang mendengar itu dari luar tidak dapat berkata kata, Dia hanya tersenyum miring ketika mendengar sebuah pembelaan istri nya yang membuat hati nya itu berbunga bunga.

__ADS_1


Brak..


Pintu di dobrak secara paksa dari luar, Reyhan yang tidak tahu bahawasan nya keluarga Arnolda sudah bertindak itu langsung berdiri dari duduk nya, tetapi saat pria itu ingin berdiri para pengawal Axel lebih dulu melumpuhkan pria itu dan menyekap nya dari belakang.


"Si*al lepaskan Aku" teriak Reyhan.


Axel tidak memperhatikan sama sekali siapa yang ada di ruang itu, mata nya langsung tertuju kepada Clara dan Alisa yang saling berpelukan itu, dengan perasaan lega Axel menghampiri istri dan anak nya itu, dan memeluk mereka berdua secara bersamaan.


"Syukurlah kalian baik-baik saja" gumam Axel menintikan air mata nya tanpa di sadari kedua gadis nya itu.


"Daddy lama sekali, Alisa bisa dimakan sama orang itu" bentak Alisa dengan kesal ketika melihat Daddy nya datang menyelamatkan nya.


"Honey, terimakasih" lirih Clara membalas pelukan suami nya itu.


"Maafkan Daddy, apa kalian baik-baik saja" ujar Axel melepaskan pelukan nya dan menatap gadis nya secara bergantian.


"Tidak apa-apa, Mommy superhero Dia melindungi Alisa Daddy, saat Om jahat itu ingin memukul Alisa, untung ada Mommy" ujar Alisa bercerita dengan bangga kepada Axel.


"Sayang terimakasih" gumam Axel kembali memeluk mereka.


"Axel Aku tahu Kau sedang reuni dengan istri dan anak mu, tetapi apa Kau tidak bisa menunda nya dulu sampai di mansion, harus kita apakan pria ini" ujar Varo kepada sahabat nya itu.


Axel menatap pria yang di sebut sebagai pemimpin nya dengan wajah kaget Axel menatap pria itu.


"Kau? Bukan nya Kau teman istri ku" ujar Axel dengan kaget.


"Pak Axel Saya tidak menyangka ternyata Anda seorang pengusaha kaya raya, sebenarnya ini hanya sebuah takdir yang sangat kebetulan, kenapa Saya harus terikat dengan takdir kalian berdua, Axel Arnolda gara-gara Kau perusahaan keluarga Ku bangkrut, Aku tidak menyangka ini, dunia ternyata sangat begitu sempit Haha" ujar Reyhan menatap Axel dengan tajam nya.

__ADS_1


"Aku tidak menyangka, padahal Kau menyukai istri ku, apa seperti ini seorang pria bertindak kepada gadis yang Dia cintai" remeh Axel menatap Reyhan.


"Ini kebetulan, padahal Aku berharap semua ini berjalan lancar, Aku akan memeras dan mengambil beberapa saham mu lalu Aku akan membunuh Kau dan anak mu, dan memaksa Clara menjadi istri ku" ujar Reyhan dengan santai nya.


Mulut mu adalah harimau mu, itu lah pepatah yang sangat cocok untuk Reyhan, Axel ingin sekali mengeksekusi pria itu langsung di sini, tetapi itu tidak mungkin karena Dia tidak mau Alisa yang masih kecil dan Clara istri nya ketakutan atas kegilaan nya menanggapi perkataan baji*ngan seperti Reyhan.


"Kau tahu, orang seperti Ku, tidak ingin membuat tangan Ku kotor oleh perkataan bodoh yang berusaha memprovokasi ku, Aku hanya bermain secara diam tanpa Kau sadari" ujar Axel duduk di sebuah sofa dan mengajak istri nya duduk di samping nya.


1


2


3


Ucap Axel menghitung angka itu sambil tersenyum.


Brak..


Sebuah pintu terbuka lebar, melihatkan pria paruh baya, masuk dengan tergesa gesa seorang diri.


"Papa" gumam Reyhan melihat kedatangan ayah tiri nya itu.


"Anak bodoh, apa yang kau perbuat!" teriak pria itu kepada Reyhan dengan tatapan yang memerah nya.


Asisten Reyhan datang juga bersamaan dengan Ayah tiri Reyhan saat ini, pria itu sebenar nya sangat kaget ketika Dia baru datang dan melihat banyak nya orang di depan gudang eventz club, tetapi dengan perasaan campur aduk, pria itu memberanikan diri untuk menghampiri tuan nya.


"Tu tu tuan Rey, perusaan kita mengalami penurunan harga saham karena ada perusahaan finansial yang menyerang saham perusahaan kita, dan hal itu membuat harga saham turun drastis, total kerugian kita sudah mencapai triliunan" ujar asisten Reyhan dengan wajah panik nya.

__ADS_1


Axel tersenyum miring kepada Reyhan yang menatap nya seolah olah ingin menikam pria yang ada di depan nya saat ini.


"Ini sangat mudah seperti membersihkan debu yang tidak terlihat"


__ADS_2