
Setelah hampir beberapa puluh menit Alice di kamar mandi, entah lah bukan lama sekedar mengoles sabun, tapi gadis itu memakai banyak wewangian agar tubuh nya tidak bau dan selalu gelisah sesekali di depan cermin.
Cklek..
Pintu kamar mandi terbuka, memperlihatkan Alice memakai handuk mandi nya, gadis itu hanya diam begitu pun juga Michele yang seperti nya terus fokus pada ponsel nya, Alice menganti pakaian nya di sana dengan baju tidur yang memang biasa nya Dia pakai.
Bruk..
Gadis itu memilih duduk di meja rias dan mengeringkan rambut nya, Michele yang mendengar suara hairdrayer itu menghentikan kegiatan nya memilih menatap Alice yang sedang duduk di meja rias.
"Apa kau tidak kedinginan seperti itu?"tanya Michele menaikan satu alis nya menatap Alice dari jauh.
Michele bertanya seperti itu karena Alice memakai baju tidur yang tipis dan tanpa lengan dengan tali kecil sebagai penyangga baju itu dan membuat kulit mulus nya terpampang.
"Aku terbiasa tidur seperti ini, Aku orang nya tidak tahan panas,"ujar Alice mengatakan itu.
'Oh jadi itu baju tidur Aku kira linggirie milik nya,' batin Michele yang sudah tersenyum miring.
Gadis itu berjalan mendekati Michele yang duduk di sofa dan duduk di samping suami nya itu, dengan manja Alice memyender di bahu Michele.
"Suami ku sedang apa,"ujar Alice mengoda Michele, seolah mengejek juga.
"Suami ku, sangat lucu panggilan itu,"tutur Michele tertawa kecil.
Alice tidak menanggapi perkataan Michele gadis itu berusaha melihat ponsel Michele, tentu Alice penasaran karena pria itu selalu sibuk dengan ponsel nya.
"Ada apa di ponsel mu, Aku mau lihat,"ujar Alice berusah menjangkau tangan Michele.
Pria itu tampak ragu dan menaikan tangan nya, Alice terus memaksa dan memberontak sehingga terpaksa Michele memperlihat kan nya.
Bruk..
__ADS_1
"Ayo nonton bersama jika kau memaksa, lihat baik-baik pasang mata mu,"ujar Michele menarik tangan gadis itu dan terduduk di atas paha Michele.
"Aku akan menonton, tapi jangan duduk di atas mu,"ujar Alice berusaha berdiri.
Tangan Alice di cekal dan di tahan Michele, menyuruh gadis itu tetap duduk tenang di pangkuan nya.
"Ssst diam, ayo lihat saja,"ujar Michele memperlihatkan tontonan yang di berikan Michele kepada diri nya.
Vidio kembali di putar, betapa terkejut nya Alice ternyata itu adalah vidio biru, dengan nafas tertahan Alice melihat raut wajah Michele yang tampak tenang menonton itu tanpa malu.
'Apa Dia gil@? Ini sangat memalukan, apa ini kode? Atau lihat tutorial dulu yah,' batin Alice dengan bingung.
"Sayang lihat mereka, kita akan melakukan seperti ini, apa kau mau,"ujar Michele mengelus paha Alice yang memakai baju tidur langsung itu di sebalik rok nya.
"Ja ja jadi kita nonton tutorial dulu yah?"tanya Alice dengan polos menanyakan itu.
"Pftt haha, jika kau sudah tahu jangan bertanya kau jadi terlihat seperti gadis yang tidak pernah menonton nya,"ujar Michele tertawa kecil.
Gadis itu cemberut tapi Michele berusaha menyuruh Alice tetap melihat vidio itu dengan fokus di dalam vidio itu sang pria menunggangi sang wanita membuat gadis itu mengeluarkan suara aneh di pendengaran Alice.
"Biasanya, rasa sakit saat berhubungan intim untuk pertama kali disebabkan oleh kurangnya cairan lubrikasi pada **** *. Kurangnya lubrikasi membuat **** * kering. Maka dari itu, cairan lubrikasi sangat dibutuhkan oleh wanita saat berhubungan intim. Tapi jangan khawatir itu hanya pengalaman pertama, Aku akan memperlakukan mu sangat lembut,"ujar Michele mengelus paha putih Alice di sebalik baju tidur nya.
Glek..
Seketika gadis itu meneguk saliva nya dengan kasar, entah kenapa gadis itu merasa tidak nyaman duduk di pangkuan Michele lagi karena merasakan di bawah sana rasa benjolan yang menyentuh bok0ng sintal nya.
Michele membuang ponsel nya sembarang mengendong Alice dan menjatuhkan nya ke kasur, mata pria itu sudah di tutupi kabut nafsu yang tinggi, Michele merangkak naik di atas tubuh Alice lalu berbisik.
"Kau tahu? Milik ku hanya bisa terbangun jika di dekat mu sayang,"ujar Michele di dekat telinga Alice.
Pria itu menjil@t telinga Alice dan turun menjadi leher nya meninggalkan kissmark, tampak nya Michele sangat paham untuk pemanasan dan mulai mencium bibir pink Alice dengan rakus.
__ADS_1
"Buka mulut mu,"perintah Michele kepada Alice.
"Akhh,"
Alice berteriak saat tangan Michele meremas salah satu gundukan nya, bibir nya terus mencium Alice tangan nya tidak tinggal berhenti main di dada gadis itu saat pria itu ingin merobek baju tipis itu Alice menahan nya.
"Aku buka kan, jangan robek, ini baju kesayangan ku,"ujar Alice membuka baju nya cepat.
Glek..
Michele menjilat tepi bibir nya sendiri mengoda Alice yang sudah tidak memakai apa pun, ternyata gadis itu saat tidur tidak memakai dalam@n dengan malu Alice menunduk di bawah kukungan Michele.
"Sayang jangan takut, ini Aku, tatap Aku jangan menunduk kau sangat cantik,"ujar Michele mengesekan tangan nya di bawah milik Alice sehingga gadis itu mendes@h tidak karuan.
"Hah kenapa suara ku seperti itu, Aku sangat mesum!"teriak Alice malu mendengar erangan nya sendiri.
"Jangan tutup mulut mu, teriak sesuka hati mu, Aku ingin mendengar nya,"ucap Michele.
Gadis itu entah kenapa merasa Michele sangat berbeda di ranjang, pria itu terdengar lebih sexy dari biasa nya dengan cepat Michele membuka baju nya dan melepaskan celana nya seketika mata Alice terbelalak kaget melihat bagian bawah Michele yang sangat besar dan panjang itu, milik pria itu sudah mengacung tegak bersiap untuk tempur.
"Gil@ apa-apaan itu,"ujar Alice dengan kaget.
Bruk..
Michele menarik tangan Alice dan menyuruh menyentuh nya, Alice kaget ketika tangan nya memegang milik Michele, pria itu tertawa kecil melihat ekspresi mengemaskan Alice.
"Coba sentuh seperti ini,"ujar Michele mengajarkan Alice untuk memainkan milik nya.
Gadis itu hanya menurut dan akhirnya mencoba lalu membuat Michele keenakan, gadis itu yang mendengar erangan Michele mulai ikut tersenyum dan mengikuti alur nya dan dengan seringai nya gadis itu menaik turun kan tangan nya dengan tempo yang cepat.
"Ssst sayang berhenti, Aku mau pelepasan pertama ku ada dalam rahim mu,"ujar pria itu menahan tangan Alice yang mulai nakal.
__ADS_1
Pria itu langsung membalikan tubuh Alice menjadi menungging dan membuka paha gadis itu lebar, Alice hanya diam memegang bantal melihat diri nya yang sangat aneh di tunggangi pria itu.
"Kalau sakit kau bisa berteriak,"