Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S2 BAB 38-PERMINTAAN


__ADS_3

"Iyah Saya suami nya" ujar Axel menjawab pertanyaan Mang Ucup.


Clara yang mendengar itu sempat kaget bahwasan nya Axel mengakui diri nya sebagai istri nya, dapat di lihat saja pernikahan mereka tidak ada resepsi dan dilakukan secara tertutup tentu hal itu membuat Clara bimbang apa yang di pikir kan Axel.


"Selamat yah Neng udah nikah, haduh suami Neng Clara ganteng sekali yah, tinggal Neng Anggun nih yang belum" canda Mang ucup itu.


Penjual itu meletakan bakso pesenan Clara di depan Alisa dan Clara, kedua gadis itu langsung memakan nya jika Alisa hanya memakan bakso yang asli kuah nya saja tanpa menambah kan campuran Clara malah menambahkan saus dan sambal yang banyak, dengan lahap Clara mengunyah-gunyah bakso itu, Axel yang melihat nya hanya bisa diam dan menatap datar.


"Honey coba deh" ujar Clara menyup pria itu.


"Tidak, ini tidak higienis jika Aku sakit siapa yang menjaga kalian" ujar Axel mendorong suapan Clara.


Dengan kesal Clara memasukan bakso itu ke mulut suami nya, Axel yang mendapat suapan itu langsung mengunyah dengan tatapan aneh pria itu terus menikmati nya.


"Ini sangat pedas, tidak baik untuk mu, pesan yang biasa, yang ini berikan padaku, suapi Aku!" ujar Axel kepada Clara.


"Dih enak aja, gamau pedas itu sebuah kenikmatan" ujar Clara mengambil mangkok bakso nya.


"Tidak, ini tidak baik Kau seorang gadis, biar Aku saja" tutur Axel mengambil bakso itu dan memakan nya sendiri.


"Mommy, Daddy jangan berisik deh kalian ini Alisa tidak bisa menikmati bakso nya" ujar Alisa terus mengunyah bakso itu dengan mulut yang sudah penuh.


"Haduh li, kamu makan nya jangan buru-buru, nanti keselek" ujar Clara khawatir kepada anak nya itu dan mengelap mulut nya.


Li itu panggilan kesayangan Alisa dari Clara, dengan terpaksa Clara memesan lagi dan kali ini tidak memakai sambal karena itu permintaan dari suami tercinta nya. Setelah beberapa lama mereka makan, akhir nya mereka pun pulang menuju mansion Arnolda.


Mansion Arnolda


Ketiga orang itu sudah sampai, hari sudah mulai gelap menghilang kan sang penerangan siang, sekarang senja mendatangkan bulan, Alisa saat ini sedang bermain bersama grandma nya, sedangkan Clara Dia sedang berbaring di kasur sambil memainkan ponsel butut nya itu.

__ADS_1


Tring...


Sebuah notifikasi pesan masuk dari Anggun, Clara yang penasaran itu langsung membuka.


"Tumben banget ini bocah ngechat Gua" ujar Clara membuka pesan itu.


Clara melihat sebuah pesan yang di kirim Anggun kepada nya, pesan itu sebuah vidio dan Di bawah nya Anggun berkata "Ini toturial cara yang baik agar kesehatan tetap terjaga dan posisi aman haha" di pesan itu tertulis, Clara mengerutkan kening nya.


"Tutorial apa sih, masak bukan ini, makanan sehat gitu" gumam Clara membuka vidio yang masih berputar itu.


Saat vidio itu terbuka terlihat vidio yang tidak senonoh, mana volume suara hp Clara paling full lagi dengan kaget Clara membanting Hp nya itu ke kasur dan menutup mata nya karena melihat hal itu lagi oleh perbuatan Anggun, di sini teman yang paling setan si Anggun banget sih itu anak ga ada obat nya.


"Astaga Anggun!!!" teriak Clara


Suara Hp itu masih berbunyi, Clara tidak tahu harus berbuat apa karena Dia tidak mau melihat hal menjijikan itu lagi.


"Tutorial apa seperti itu, dasar gadis itu, Aku kasian dengan pria yang di jodoh kan dengan nya harus mendapatkan istri mesum" gumam Clara.


"Wah apa ini parah sekali, apa kau masih suka menonton ini" ejek Axel.


Pletak..


Pria itu menjitak kepala istri nya dengan penuh penjiwaan itu.


"Bukan tidak sengaja! itu di kirim Anggun" ujar Clara dengan gugup.


Axel mematikan vidio itu dan menghapus nya, pria itu meletakan ponsel milik Clara dan menghampiri gadis nya itu.


"Suami mu ini masih sanggup memuaskan mu, jangan menonton hal seperti itu, jika kita bisa berbuat hal yang sama" seringai Axel kepada Clara.

__ADS_1


Glek..


Clara meneguk saliva nya dengan kasar ketika melihat Axel yang terus menerus mendekati nya, dan akhir nya Clara terjatuh dan tertidur di kasur, Axel menghimpit tubuh istri nya itu dan membuka kaus yang Dia kenakan, tubuh pria itu terlihat sangat gagah dengan perut sixpack nya, Axel bersiap mencium bibir Clara, tetapi gadis itu mendorong dada bidang suami nya.


"Honey sebentar, emm besok saja oke" ujar Clara berusaha berdiri dari tidur nya.


Bruk...


Axel kembali mendorong tubuh Clara yang terduduk itu ke kasur sambil tersenyum, pria itu sangat lucu melihat Clara seperti orang yang malu dan muka nya memerah.


"Sayang, junior Ku ini mengiginkan mu hari ini, itu tidak bisa di tunda karena ini seperti sebuah jadwal penting bagi nya" ujar Axel melancarkan suami aksi nya merayu gadis itu.


Clara yang mendengar Axel memanggil nya pertama kali seperti itu, seketika hati gadis itu berbunga, entah getaran aneh apa yang menyerang nya seketika melihat senyuman dan sentuhan pria itu adalah candu bagi nya, kini Axel dan Clara di mabuk asmara, mereka lagi-lagi menikmati indah nya surga dunia, permainan pria itu tidak terlihat lelah sama sekali, tetapi durasi nya kali ini hanya sebentar karena Axel besok harus bekerja.


"Terimakasih" gumam Axel mengecup punggung polos istri nya yang membelakangi nya saat ini.


Mereka menyelesaikan aktivitas nya, Axel sudah terlelap sambil memeluk Clara dari belakang sedangkan Clara masih terdiam sambil menitikan air mata nya.


'Lagi-lagi Aku hanya bisa terus menangis, Aku takut jika Aku sudah berjuang tapi akhir nya Aku yang akan terbuang' gumam gadis itu memejamkan mata nya dan larut dalam tidur nya.


Pagi ini Clara bangun terlebih dahulu, gadis itu membangunkan Axel untuk bersiap bekerja, dengan telaten Clara menyiapkan dan memilih jas kerja untuk Axel, dan Axel tidak mempermasalah kan itu, pria itu memakai apa yang di pilih kan Clara untuk nya.


"Bantu Aku pasang dasi" ujar Axel kepada Clara yang hanya berdiri menatap nya.


"Aku tidak bisa, waktu sekolah juga ga pakai dasi hehe" tawa kaku gadis itu.


Axel menarik tangan Clara, dan mengajari gadis itu cara memasang dasi untuk nya, Axel terpaksa harus mendekat ke kasur karena gadis itu sangat pendek dan tidak menyeimbangi tinggi nya.


"Kau ini mungil, pendek, apa kata orang jika mereka tahu kau istri ku" ujar Axel kepada gadis itu.

__ADS_1


Clara tidak menanggapi perkataan suami nya itu, Dia malah mengalihkan topik sendiri.


"Honey, Aku boleh bekerja tidak?"


__ADS_2