Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S2 BAB 43-PEKERJAAN BARU, TEMAN BARU


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu semenjak kejadian penculikan itu, sekarang Clara dan Alisa juga sudah menjalani kegiatan mereka seperti biasa nya beda nya, sekarang pengawal kedua gadis itu bertambah drastis menjadi puluhan orang, walaupun mereka bereda di dekat Clara dan Alisa tetapi mereka berdua tidak menyadari nya karena mereka membaur dengan orang lain seperti pejalan kaki, pekerja atau apa pun itu agar majikan mereka tidak merasa risih, karena Axel tidak mau kecolongan dua kali harus mempertaruhkan istri dan anak nya lagi, beberapa hari ini pula Clara sudah bekerja di kantor Axel sebagai anggota Divisi pemasaran produk, sebenar nya gadis itu di suruh Axel untuk menjadi asisten nya tetapi Clara menolak keras karena Dia tahu Axel tidak akan menyuruh bekerja seperti orang lain.


"Clara tolong cek data produk yang baru di produksi kemarin, berapa jumlah yang akan kita pasar kan" ujar teman sekantor Clara bernama naswa.


Gadis itu seumuran dengan Clara, karena Dia hanya pegawai magang yang di utus langsung dari kampus, walaupun Clara baru beberapa hari bekerja Dia sudah tahu kempuan naswa yang sangat teliti dan berbakat serta berusaha mengerjakan yang terbaik saat bekerja, dan naswa juga cuman satu-satu nya teman Clara karena gadis itu di jauhi teman sekerja karena mereka berpikir, bagaimana Clara seorang gadis SMA bisa masuk di perusahaan ternama, sementara Dia tidak memiliki riwayat pekerjaan apa pun.


"Baik naswa" ujar Clara membantu teman nya itu.


Nama nya juga Clara, gadis itu tidak ambil pusing dengan perkataan orang terhadap nya karena Dia hanya ingin bekerja dan mendapat kan uang sendiri dari jerih payah nya. naswa melirik jam tangan nya yang sudah menunjukan jam makan siang.


"Cla, udahan dulu, udah jam makan siang nih" ujar naswa dengan girang membuka kotak makan nya itu.


"Gua heran deh sama Lu nas, kok bisa pinter padahal setiap jam makan siang pekerjaan Lu yang semisal nya hampir sedikit nih, malah Lu milih tunda dulu dan makan" ujar Clara dengan heran kepada gadis itu.


"Inti nya itu Cla, tepat waktu dalam berbagai hal, Gua pintar juga butuh nutrisi haha" tawa naswa kepada Clara dengan lepas nya.


Semua orang di dalam ruangan itu lebih memilih makan di kantin perusahaan yang padahal gratis, tetapi naswa dan Clara membawa bekal sendiri.


"Nas, mmm Gua pergi dulu yah" ujar Clara pamit kepada sahabat nya itu.


"Yaudah gih, Lu natap nya jangan begitu, Gua udah bilang ga bakal nanya urusan Lu kayak parasit yang di sana kepo sama Lu" ujar naswa kepada Clara.

__ADS_1


"Lu baik banget sih" ujar Clara tersenyum lalu berlalu pergi dari ruangan itu menuju kantor Axel.


Setiap jam istirahat siang Clara selalu saja datang ke kantor Axel untuk makan, karena pria itu ingin masakan istri nya bukan yang lain, Clara sudah menyiapkan sendiri agar Dia tidak susah bolak balik ke ruangan Axel yang ada di atas, tetapi Axel dengan kesal malah berkata "Aku hanya ingin makan berdua, jika tidak mau Aku akan memecat mu" ujar suami nya itu yang membuat Clara tidak bisa berbuat apa-apa selain menurut.


Tok..tok..


"Masuk" suara bariton itu sangat di kenal oleh Clara siapa lagi kalo bukan suami nya Axel Arnolda pria tampan yang Dia cintai.


"Hon, ayo makan" ujar Clara duduk di sofa itu dan melirik Axel yang masih berkutik dengan komputer nya.


"Sebentar" gumam Axel.


Axel menatap istri yang setiap hari makin cantik di mata nya itu, tetapi pria itu sampai sekarang belum memberi kepastian kepada Clara tentang hubungan yang mereka jalani, Clara juga sekarang sudah pasrah dengan takdir yang akan Dia hadapi di masa depan entah itu baik atau buruk Dia tetap akan menerima nya saja.


"Aku akan makan" ujar Axel singkat mematikan komputer nya dan duduk di samping Clara.


"Mau di suap lagi?" tanya Clara kepada Axel yang hanya diam menatap nya tanpa mau menyentuh kotak makan yang sudah di pisahkan Clara.


"Iya" ucap Axel tanpa ragu kepada istri nya itu.


Clara terus menyuapi Axel dan diri nya sambil bergantian, tetapi Dia juga tidak ada henti-hentu nya mengoceh terus mengeluh dan mengatakan semua apa hal yang Dia pikirkan itu.

__ADS_1


"Kau ini sudah tua dari pada aku, makan aja masih di suapin terus, Aku berasa mengurus bayi besar padahal Aku memiliki seorang bayi kecil yang sangat cantik yang harus Aku urus juga, apa Kau tidak bisa mandiri, padahal Aku rasa sebelum kita menikah Kau melakukan semua nya sendiri, Aku tidak merasa repot tetapi yah ini terlihat aneh saja di mata ku memilik bayi besar, Kau dengan Li sama saja, tetapi Li masih wajar manja karena Dia memang masih kecil" ujar Clara terus melantur dengan ucapan nya itu tanpa henti-henti mengatakan setiap kesalahan Axel berulang kali.


Tetapi bukan nya bosan, Axel justru tersenyum ketika mendengar ocehan Clara, entah kenapa berada di dekat gadis itu sekarang adalah candu bagi diri nya, mendengar suara nya adalah kebiasaan, beberapa menit saja Axel jauh dari istri nya itu entah kenapa ingin rasa nya Dia memindahkan ruangan kerja istri nya itu ke kantor nya agar Dia bisa terus melihat ocehan istri kecil nya ini, yang sudah sangat bersikap dewasa walapun umur nya yang masih terbilang muda. Clara menatap Axel yang mengunyah makanan terus tersenyum menatap nya dengan kesal Clara berkata.


"Ada apa, kenapa kau menertawakan ku? Kau kesal mendengar Ku terus berbicara, maka dari itu Kau harus mandiri karena Li yang harus nya Aku manja kan" ujar Clara menatap istri nya itu.


Axel tidak menjawab perkataan istri nya itu kali ini Dia mengambil kotak makan siang di tangan Clara lalu meletakan nya di atas meja, pria itu mulai melancarkan aksi nya dengan mengangkat kemeja kerja istri nya itu dan mengusap ngusap punggung nya dengan tatapan penuh gairah.


"Sekarang Aku ingin memakan mu" bisik Axel ke telinga Clara.


"Lagi? Honey tolong lakukan ini di rumah saja, Aku tidak mau melakun nya di sini lagi karena Aku tidak suka!" tegas Clara berusah menyingkir kan tangan Axel yang sudah melepaskan kancing nya beberapa bagian.


Axel mendudukan Clara di atas pangkuan nya lalu wajah nya tepat berada di depan dada istri nya itu Axel mulai mengisap dua gundukan kembaran itu, hingga seseorang masuk dan menatap kedua majikan mereka melakukan hak tidak senonoh.


Brak..


"Bos Kl-- astaga, mata ku" ucap Roy langsung kembali menutup pintu dengan kaget.


"Ck pria itu menganggu saja" ucap Axel merapikan baju istri nya itu.


"Kamu sih, di kantor malah begini" ujar Clara berdiri dan pergi dari ruangan itu karena jam makan siang telah selesai.

__ADS_1


__ADS_2