Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S2 BAB 30-MENIKAHLAH


__ADS_3

Axel yang mendengar suara wanita beteriak itu, seketika membuka mata dan memegang kepala nya yang terasa sangat sakit itu, pria itu terduduk di atas kasur dan selimut yang menutupi badan nya pun melorot jatuh dan terlihat lah badan six pack pria itu, Axel menatap ke depan pintu dengan tatapan heran nya.


"Axel!" teriak wanita itu kepada Axel yang masih baru tersadar dari tidur nya.


"Mom, kapan kau pulang? Apa kau sudah menyelesaikan tour keliling dunia Mu" ujar Axel yang masih tidak menyadari kesalahan nya.


"Pria bodoh! Sejak kapan kau berani bermain dengan seorang gadis seperti itu!" teriak Veronica, Mommy dari Axel.


Wanita paruh baya yang masih terlihat cantik di usia senja nya itu dengan rambut bewarna pirang dan mata biru milik nya sama seperti Axel, beda nya Axel memiliki rambut hitam milik Daddy nya.


"Apa maksud mu Mom?" tanya Axel dengan perkataan bodoh nya.


"Jangan bercanda! siapa gadis muda yang tidur di samping mu itu!" teriak Veronica dengan tatapan tajam nya.


Axel yang mendengar ucapan Mommy nya, seketika mengalihkan pandangan nya ke samping nya. Terlihat lah seorang gadis yang sangat Dia kenal sedang tertidur dengan tubuh yang di tutupi selimut dan rambut acak acakan, seketika bayangan semalam kembali berputar di otak Axel dengan bodoh nya Axel baru sadar sekarang.


"Ternyata semua itu bukan mimpi" gumam Axel menatap terkejut Clara yang masih dengan santai nya tertidur di saat Dia sedang di sidang oleh Mommy nya.


"Tolong jelaskan kepada Mommy Axel, Mommy tahu kau bukan tipe pria yang berani sekali pun melakukan hal itu di luar lingkup pernikahan!" teriak Veronica yang sangat kesal menatap anak nya itu.


Clara yang mendengar teriakan itu seketika mengeliatkan badan nya, gadis itu mengerjap kan mata nya beberapa kali, Clara berusaha menormal kan pengelihatan nya.


"Pak Axel ada apa?" tanya Clara yang berusaha duduk di atas kasur itu.


Axel yang mendengar Clara sudah terbangun mengalihkan pandangan nya kepada gadis itu, Clara berusaha duduk di atas kasur itu hingga akhir nya selimut yang menutupi bagian atas Clara yang polos itu melorot ke bawah. Memperlihat kan tubuh bagian atas Clara yang polos tanpa memakai baju, Axel yang melihat itu meneguk saliva nya dengan kasar menatap sesuatu di depan nya.


"Bodoh, tutup" ujar Axel menarik selimut itu dan membalut tubuh Clara seperti kepompong.


Clara yang di perlakukan seperti itu merasa kesal dan memberontak kepada Axel.


"Ya ini kan salah Pak Axel, kok Saya yang di marahin sih" ujar Clara memberontak.

__ADS_1


Veronica yang menatap mereka sangat aneh, padahal mereka ke pergok seperti itu tetapi bukan nya hubungan romantis yang ada di antara dua orang itu, tetapi seperti bukan hubungan romantis yang Veronica bayangkan, Axel yang menyelimuti tubuh Clara itu dengan selimut mereka, membuat Axel tidak memiliki penutup untuk menutupi badan nya itu, seketika memperlihat kan pria itu hanya memakai boxer nya.


"Aaa Pak Axel bod*h pakai baju mu, jangan telanj*ng di depan ku, mata ku bisa rusak!!" teriak Clara memejamkan mata nya.


"Kalian berdua jangan bertengkar, pakai baju kalian dan mandi, Mommy tunggu di bawah!" ujar Veronica dengan tegas dan berlalu pergi.


Axel mengusap wajah nya dengan kasar, kenapa Mommy nya harus datang di waktu yang kurang tepat seperti itu, dan sekarang Dia di pergok dalam hal yang membuat orang mungkin berpikir aneh.


"Aku belum melakukan nya kan?" tanya Axel kepada Clara yang masih di kamar itu.


"Melakukan apa?" tanya Clara dengan bingung nya.


"Lupakan, cepat pergi ke kamar mu, Mommy menunggu di bawah!" ujar Axel berlalu pergi ke kamar mandi.


Setelah beberapa menit Veronica menunggu di ruang keluarga itu, kedua orang yang Dia tunggu pun turun, Axel yang terlihat berjalan lebih depan di ikuti dari belakang oleh Clara dengan langkah kecil nya.


"Astaga gadis itu masih sangat muda" gumam Veronica menatap Clara yang duduk di depan nya dengan wajah polos nya.


"And kalian pacaran?" tanya Veronica langsung to the point.


"Kalian ini kenapa, Mommy itu melihat kalian dalam keadaan seperti itu tetapi kalian malah seolah olah saling membenci satu sama lain" ujar Veronica yang memegang kepala nya dengan heran.


"Nyonya saya tidak mungkin pacaran dengan duda seperti Pak Axel" ujar Clara dengan ketus membuang wajah nya.


"Kau kira Aku juga mau dengan gadis kecil seperti mu" kata Axel dengan kesal.


"Hadeh Pak, kemarin yang ngajakin saya nikah siapa sih" tanya Clara dengan tatapan menantang Axel.


"Itu hanya demi Alisa!!" teriak Axel yang tidak suka itu.


"Bap-" perkataan Clara terpotong karena terlebih dahulu Veronica memotong nya.

__ADS_1


"Sudah kalian ini, lalu kenapa kalian melakukan hal itu, jangan membantah!!! Mommy melihat kalian tidak berpakain seperti itu, apa wanita dan pria di satu kamar yang sama tidak memakai pakaian tidak akan melakukan hal apa-apa?" tanya Veronica dengan tatapan mengintimidasi nya kepada kedua orang itu.


Clara pun mulai menceritakan bahwasan nya Axel sedang mabuk kala itu dari awal sampai akhir.


"Lagi pula kita ga lakuian apa-apa Nyonya, Pak Axel cuman cium sini sama sini juga sini, Saya ga pakai baju gara-gara Pak Axel malah cium dada Saya, Dia malah kayak anak kecil lagi nyu-" perkataan Clara lagi-lagi terpotong sekarang karena Axel yang membekap mulut nya dengan kuat.


"Kau bodoh, jangan bicara dengan detail juga" kesal Axel menatap gadis itu dengan kesal.


"Mmmmm" ujar Clara memegang tangan Axel berusaha melepaskan tangan kekar pria itu.


"Haha Kau sangat lucu Clara" ujar Veronica yang malah tertawa dengan penuturan Clara.


Clara akhir nya bisa melepaskan tangan Axel yang menutup mulut nya itu.


"Kalian menikah lah" ujar Veronica dengan enteng nya.


"Hah? Tidak!" teriak Clara dan Axel bersamaan.


"Pak Axel, kemarin Anda mengajak Saya menikah, kenapa sekarang Anda juga menolak" ujar Clara mengoda pria itu.


"Pantang di kamus ku menikah dengan gadis yang menolak ku" ujar Axel dengan kesal membalas perkataan gadis itu.


"Bagus lah lagi pula itu membantu" ujar Clara dengan senang menatap pria itu.


"Kenapa kalian senang? Keputusan ini ada di tangan Mommy, inti nya kalian akan menikah" ujar Veronica mengambil cangkir teh nya dan menyeruput nya dengan santai.


"Nyonya, Saya dan Pak Axel tidak melakukan apa pun, lagi pula tadi itu saya masih memakai celana, hanya baju aja yang tidak, Nyonya seperti nya Anda salah paham!" teriak Clara berusaha memohon kepada wanita itu.


"Mom Dia benar, apa kau tega menikahi ku dengan gadis yang belum matang seperti ini" ujar Axel menatap Clara dengan tatapan mengejek.


"Belum matang apa Pak? Emang saya buah duren gitu pake matang" balas Clara dengan kesal.

__ADS_1


"Ini bukan masalah tadi pagi" ujar Veronica.


'Tapi seperti nya Axel menyukai mu, begitu pun dengan diri mu, hah kenapa anak muda sangat sulit untuk di mengerti, sama-sama egois, and ini kesempatan emas untuk membuat Axel menikah lagi agar dia tidak selalu berlarut dalam kesedihan nya' batin Veronica menghela nafas nya.


__ADS_2