Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S2 BAB 33-MALAM PANJANG


__ADS_3

Area menguji mental🔞


Acara pernikahan yang diadakan secara sederhana di mansion Arnolda dan hanya orang terdekat yang datang, ternyata juga membuat Clara kerepotan karena ucapan selamat dari kolega bisnis Axel dan teman Mommy Veronica yang cukup banyak, acara itu berlangsung hingga malam, dan akhir nya kedua sepasang pasutri baru itu pun akhir nya bisa bernafas lega, karena acara sudah selesai, saat Clara ingin membuka pintu kamar nya di antar oleh kedua sahabat nya Veronica datang menghampiri diri nya.


"Cla, kamar kamu di sini sekarang" ujar Veronica menghampiri gadis itu.


"Itu kamar nya Pak Axel, Nyonya" tutur Clara yang mengatakan hal itu dengan bingung.


"Kalian kan sudah menikah, masa pisah kamar? dan jangan panggil Nyonya, Aku sekarang Mommy Mu" ujar Veronica dengan tatapan sendu nya kepada gadis itu.


'Oiya Gua kan udah nikah, kok lupa' batin Clara.


"Jangan bilang Lu mikir masih single Cla" ujar Anggun kepada gadis itu.


"Iya kayak ini anak lupa" sanmbung Rere dengan tawa kecil nya.


Kedua sahabat nya itu mengantar Clara sampai ke depan pintu kamar Axel karena mereka ingin berpamit untuk pulang satu sama lain.


"Cla Gua sama Rere pamit yah, selamat malam ini bakal di unboxing" bisik Anggun tertawa lepas.


Plak..


Clara menepuk kuat bahu gadis itu dengan kesal dan cemberut, bisa-bisa nya Anggun berpikir seperti itu sementara Dia tidak sama sekali berpikiran kesana.


"Gila Lu Nggun, ga mungkin Gua sama Pak Axel" ujar Clara sambil mengeleng.


"Tapi kalian sudah menikah, kalo Pak Axel mau itu sudah kewajiban kamu sebagai istri,Aku sih cuman bilang awal nya emang beneran sakit tapi kalo udah subhannallah" ujar Rere menatap Clara dengan tatapan mengejek nya.


"Udah udah pulang sana, horor banget cerita nya" ujar Clara mendorong kedua sahabat nya itu dengan kesal dan masuk ke dalam kamar.


Clara masuk ke dalam Axel yang sangat dominan dengan wangi tubuh pria itu, dari berbagai sisi dapat Clara rasakan keberadaan pria itu sangat kenatal di ruangan ini, di depan meja rias dengan wajah menahan malu Clara membayangkan suatu bodoh, otak nya yang mesum ini berpikiran aneh sambil mengutuk diri nya sendiri dengan kesal.


"Bodoh Cla, ini kenapa sih dari SMA otak gua eror banget mikir begituan, mending mandi" ujar Clara berlalu ke kamar mandi.


Cukup lama Clara berendam di kamar mandi dengan segala kegalauan mengingat tentang hal malam pertama, tetapi dengan keyakinan penuh Clara percaya itu tidak mungkin terjadi mengingat Axel yang sangat tidak menyukai diri nya, Clara yang sudah mandi keluar menggunakan handuk, gadis itu membuka lemari, tidak ada satu pun piyama atau baju nya, dengan tangan bergetar Clara melihat banyak lingerie yang tergantung, Clara mengambil salah satu lingerie yang bewarna hitam itu dengan tangan yang tremor.


"Apa ini yang di nama kan baju haram" gumam Clara tidak percaya.

__ADS_1


'Aku yakin Mom Veronica yang menyiapkan ini, astaga aku tidak habis pikir kenapa Mommy bisa berpikir menikahi kami, Aku menyesal kemarin bisa kepergok seperti itu, ini neraka!' batin Clara dengan sendu.


Pikiran Clara tidak hanya berhenti sampai di sana gadis itu ingat kalo Axel juga memiliki pintu penghubung ke kamar Alisa, dari kamar Alisa Dia bisa menuju kamar nya dan mengambil baju, Clara mendekati pintu itu sambil tersenyum, dengan sekuat tenaga Clara mendorong pintu itu, tetapi tidak terbuka, di pintu itu terpampang sebuah kertas kuning kecil bertuliskan.


Pintu ini sebaik nya di blacklist dulu atau Alisa akan melihat sesuatu yang tidak pantas saat kalian melakukan nya


-Mom Veronica-


"Astaga Mommy, jangan seperti ini" histeris gadis itu sangat frustasi.


Clara dengan terpaksa mengambil lingerie hitam itu dan memakai nya, dengan tatapan di depan cermin Clara bergidik karena melihat penampilan nya.


"Ini tidak bisa di sebut baju tidur, sama saja Aku seperti mengoda seorang pria" gumam Clara di depan cermin.


Gadis itu langsung masuk ke dalam selimut, dan menyelimuti badan nya dari ujung kaki sampai leher nya saat mendengar pintu terbuka dari luar.


Krek..


Terlihat seorang pria yang tampan itu sekarang adalah suami nya, Clara hanya diam menatap langit-langit tanpa melihat Axel yang masuk, dengan heran Axel menatap Clara yang sangat aneh itu, kenapa Dia kali ini seperti kucing ketakutan, biasa nya gadis itu selalu mengajak diri nya debat.


'Ada apa dengan nya?' batin Axel dengan heran.


"Pak tolong pakai baju Anda, saya tidak tahan melihat nya" ujar Clara menutup mata nya dan berbicara.


"Aku seperti ini kalo ingin tidur, kalo kau tidak suka, Kau bisa pindah dari kamar Ku" ujar Axel dengan enteng nya.


"Nanti Saya di marahin Mommy" ujar Clara dengan kesal menatap pria itu dan membuka mata nya.


"Ya itu sih kamu, Saya mah bodo amad" ujar Axel duduk di tepi ranjang.


Pria itu bersiap menarik selimut agar dapat berbagi dengan Clara, tetapi gadis itu dengan memaksa menahan Axel agar tidak masuk ke dalam selimut, tarik menarik pun sekarang terjadi tanpa ada pembicaraan.


"Kau ini sebenarnya kenapa? Apa Kau sakit sampai harus menutupi tubuh seperti dan ini selimut ku, Aku berhak juga memakai nya" kesal kepada gadis itu.


"Ti ti tidak ada apa-apa, cepat tidur" ujar Clara memejamkan mata nya dan memangku kuat selimut itu.


Axel yang merasa Clara sangat aneh dengan jahil nya pria itu menarik kuat selimut Clara secara paksa, Clara yang merasakan itu menahan kuat selimut nya, apa daya wanita yang tentu kalah dengan tenaga pria, kini selimut itu terbang dan jatuh ke belakang Axel akibat tarikan itu, Clara yang berbaring menggunakan lingerie itu seketika membuat Axel meneguk saliva nya dengan kasar, bayangan kemarin kembali muncul di ingatan nya.

__ADS_1


'****, junior jangan mengeras dengan Dia, tapi Aku suami nya tidak apa-apa bukan' batin Axel dengan menahan nafsu.


"Dasar duda mesum, tutup mata mu!!!" teriak Clara melemparkan bantal ke depan wajah pria itu.


Axel yang sudah tidak dapat menahan view indah di depan nya itu, langsung naik ke atas kasur dan mengukung tubuh kecil istri nya di bawah tubuh kekar dan perkasa nya, sambil tersenyum miring Axel berkata.


"Aku bukan Duda lagi, dan Kau sekarang istri ku, mau tidak mau kita bisa melakukan nya, ini bukan pelanggaran norma" bisik Axel di dekat telinga Clara.


Clara bergidik ngeri ketika mendengar suara pria itu yang terdengar sangat berat seperti orang yang akan siap menerkam wanita nya, pria itu tidak menyiayiakan kesempatan dengan bungkaman lembut Axel mencium bibir ranum gadis itu untuk kedua kali nya, ciuman itu mengekspor seluruh bagian wajah bibir dan leher Clara meninggalkan beberapa kissmark.


"Pak Axel, ja ja jangan kata Rere sakit" ujar gadis itu yang mendorong wajah pria itu.


"Lihat wajah mesum mu itu, apa kau juga mengiginkan nya" bisik Axel mengoda istri nya itu.


Pria itu merobek dengan kasar lingerie yang menghalangi tempat dia menjelajahi setiap inci tubuh istri nya itu, ciuman panas itu turun ke dada dan perut Clara, begitu pun dengan punggung mulus gadis itu, kissmark itu banyak tertinggal tubuh gadis itu, seolah olah menandakan bahwasan nya gadis ini adalah milik ku. Clara yang sudah tidak dapat mengontrol Axel itu hanya bisa pasrah dan mengikut alur nya, gadis itu meracau dan mendesah ketika Axel memegangi bagian selangkang nya.


"Jangan sentuh di sana" racau Clara.


"Tapi kau menyukai nya" bisik Axel yang terus melanjutkan aktivitas nya.


Axel menatap Clara yang di bawah kukung nya itu yang sudah bermandikan keringatan, buruan nafas dan ******* nya terdengar sangat indah di telinga Axel, pria itu membuka lebar paha gadis nya dan menatap nya sambil tersenyum, Clara yang merasa di tatap itu sangat malu dan hanya bisa menutup kedua mata, Axel bersiap pria itu membuka boxer nya lalu memperlihat kan junior nya yang sudah berdiri tegak menantang, Clara yang menatap itu sangat kaget.


"Astaga anaconda" bisik Clara membuang wajah nya dengan malu.


"Biasanya gadis menyukai pria perkasa, jangan sungkan karena sekarang kau istri ku, Kau sangat beruntung mendapatkan servis memuaskan dari suami mu ini" seringai Axel kepada Clara.


Clara yang terdiam itu tiba-tiba langsung merintih kesakitan saat sesuatu menganjal di bagian bawah nya, dengan perlahan Axel melakukan penyatuan nya dan melihat wajah kesakitan istri kecil nya, Clara mencakar punggung pria itu karena merasa sakit.


"Sa sakit Pak, pelan dong" ujar gadis itu yang masih sempat kesal nya.


"Kamu juga ngecakar Saya, kirain enak apa" gumam Axel yang masih melanjutkan aktivitas nya.


Axel yang melakukan penyatuan dengan pelan, sekarang berdiam karena Dia sudah bisa memasukan milik nya, beberapa menit Axel mendiamkan keadaan itu dan melepaskan penyatuan mereka, darah segar mengalir dari pangkal paha Clara, gadis itu hanya merintih kesakitan, Axel tersenyum menyeringai.


'Aku yang pertama' batin Axel.


Pria itu kembali melanjutkan aktivitas nya memompa tubuh istri kecil nya itu dengan penuh penghayataan dan sangat menikmati setiap permainan nya, Clara sudah beberapa kali pelepasan sedang kan pria itu baru dua kali, Axel yang sudah lama tidak menyentuh tubuh gadis itu terpesona ketika junior nya merespon positif kepada istri nya, Axel terus mengempur tubuh istri nya hingga dini hari datang, gadis itu sudah sangat lelah tidak bisa mengimbangi permainan ganas suami nya itu, Axel yang juga sudah puas itu menjatuhkan tubuh nya di samping milik Clara, Axel berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya, pria itu menatap istri kecil nya yang tertidur pulas dalam keadaan yang sangat ekstrim itu.

__ADS_1


'Maafkan Aku sebelum nya sudah mengatakan hal buruk' batin Axel.


Pria itu kembali berbaring di samping Clara, dan tertidur sambul merangkul pinggang ramping istri nya itu dari belakang.


__ADS_2