Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S3 BAB 26-ANDAI INI BUKAN SEBUAH KEBOHONGAN


__ADS_3

Entah kenapa semenjak kepergian Anggun tadi, Reno ingin cepat pulang ke mansion entah perasaan apa yang menarik nya untuk segera pulang, padahal Dia masih terus berusaha mengontrol perasaan nya agar tidak sakit di kemudian hari.


Reno melangkahkan kaki nya, malam sudah menunjukan pukul 20.30 itu, ternyata Alice masih duduk di sofa menonton drakor, astaga sejak kapan gadis itu tidak berhenti menonton drakor nya. Reno melirik Alice yang masih di sana.


"Hei, baby kau belum balik?"ucap Reno tersenyum duduk di samping Alice itu.


"Belum kak, sebenarnya mau tadi, sekalian mau ketemu sama gebetan, tapi ga jadi Dia malah pergi sama sahabat nya huh, mending ngedrakor,"ucap Alice cemberut.


Di depan meja itu sudah berserakan sampah plastik hasil cemilan yang di makan Alice itu, Reno hanya mendengus nafas nya dengan kasar melihat sifat jorok adik nya.


"Baby, sebaiknya kau jangan bersifat jorok, atau tidak akan ada yang mau menikahi mu,"ucap Reno kepada adik nya itu menasehati.


"Ada pacar ku,"ucap Alice dengan santai.


Ups..


"Kau masih pacaran, Aku akan mendatangi nya,"ucap Reno dengan kesal kepada adik nya.


Alice yang mendengar keposesifan kakak nya itu hanya mendengus kesal, sifat Reno tidak jauh berbeda kepada Mommy dan Alice karena Dia selalu khawatir dengan siapa pun kepada perempuan di sisi nya itu.


"Kakak jangan seperti itu, atau seumur hidup adik mu ini tidak akan ada yang berani menikahi nya,"ketus Alice menatap wajah pria itu.


Ingat sekali Alice, ketika pertama kali Dia berpacaran semasa SMP sang pacar mengajak nya pergi ke taman hiburan, dan waktu mereka akan berciuman di sebuah taman tidak sengaja Reno memergoki adik nya, dan langsung memukul sang pria.


Sungguh pengalaman memalukan bagi Alice, sang pacar memutuskan nya karena tidak mau dapat imbas untuk kedua kali nya oleh kakak sang gadis nya.


"Oh iya, apa kau mencoba masakan kak Anggun, semenjak kau pergi Dia berubah sekali dalam aspek bicara dan Dia sangat rajin belajar memasak, sampai-sampai Aku yang menjadi objek percobaan sangat puas menerima hasil yang berbeda, setiap hari masakan nya semakin enak, dan itu juga membuat ku puas jika ingin minta sesuatu kak Anggun dengan baik memasakan nya kak,"ucap Alice menceritakan dengan antusias.

__ADS_1


'Asin kali, atau ga kekurangan garam, Aku juga mencoba nya sebelum kau, tapi apa benar?' batin Reno.


"Mmm Aku belum mencoba, kan Aku baru pulang,"ucap Reno dengan datar nya itu.


"Lah?! Loh?! Bukan nya tadi kak Anggun nganterin masakan kesukaan kakak yah? Aku kira sudah kakak makan karena kotak makanan nya di atas meja terlihat berantakan dan kotor, hayo loh pantesan kak Anggun ga keluar dari pulang nganter makan tadi, kakak marahin Dia ya, Alice aduin Mommy,"ancam gadis itu dengan tatapan tajam nya.


"Jadi masakan tadi memang untuk ku? Dan Dia memasakan hidang prancis, apa rasanya bakal enak,"gumam Reno yang malah bingung sendiri.


Alice langsung mengeluarkan ponsel nya dan menelpon seseorang, gadis itu sama saja dengan Reno, ancaman nya tidak pernah main-main.


Drt.. drt..


"Halo Mom, apa kau tahu Kak Anggun sudah memasakan makanan untuk kakak, tapi Aku lihat kak Anggun pulang dari sana hanya mengunci diri di kamar, apa menurut Mommy, kak Reno memarahi dan mengusir nya?"ucap Alice dengan antusias.


Reno yang tadi terdiam itu sekarang sadar adik nya sudah mulai bertindak, dengan kesal Reno merampas ponsel itu, dan melihat layar nya ternyata benar saja itu telpon dari Mommy nya.


"Kakak ponsel ku,"teriak Alice dengan kesal.


"Sayang, jangan seperti itu kasihan Anggun, pantas saja Dia sering menanyakan sesuatu hal kau sukai, seperti nya Dia mulai membuka hati untuk mu,"ucap Alessia di seberang telpon sana.


Dengan sabar Reno menjelaskan bahwasan nya yang di katakan Alice tidak benar, karena itu semua tidak memang benar terjadi ada nya, Reno mematikan ponsel dan memberikan nya kepada Alice yang sudah duduk tenang itu.


'Mencintai ku? Yang benar saja, cinta ku hanya bertepuk sebelah tangan, cinta nya hanya untuk ba*jingan itu,' batin Reno.


"Aku akan menemui Anggun,"ucap Reno pergi dari Alice dan menuju kamar.


Pria itu membuka pintu secara perlahan, dan akhir nya terlihat seseorang yang sedang tertidur dengan tenang, pria itu mendekat dan duduk di sisi ranjang tempat Anggun tertidur itu.

__ADS_1


"Kenapa mata nya bengkak seperti orang menangis? Apa Dia sedang berantem tadi ketika Jason mendengar Anggun memanggil ku seperti itu?"gumam Reno menatap wajah tenang istri nya.


'Dari sini Aku akan belajar membiarkan mu memilih kisah cinta mu, perasaan memang tidak bisa di paksakan, jadi berhenti lah bersikap baik kepada ku, atau Aku akan merengut cinta kalian,' batin Reno menatap wajah Anggun di kamar yang remang-remang itu.


Anggun yang tertidur dan merasakan pergerakan itu pun tersadar dan mengerjapkan mata nya beberapa kali, lalu membuka perlahan mata nya lalu melihat pria yang selama ini sangat sudah lama Dia tunggu itu.


"Hubby?"gumam Anggun dari tidur nya itu.


Deg.. deg..


Jantung Reno kembali berdegup kencang, karena panggilan sayang Anggun yang sangat lucu di telinga nya itu, untung saja kamar itu gelap dan bisa menyembunyikan wajah nya yang memerah.


"Hmm,"ucap Reno seadanya kepada gadis itu.


Ternyata orang di depan itu bersuara, Anggun sedang tidak bermimpi dan langsung terduduk dari tidur nya dan mengalungkan pelukan nya di tubuh besar suami nya itu.


"Hiks hiks kenapa kau tadi tidak menyapa ku, Aku sudah membuatkan makanan kesukaan mu, tapi kau malah mencuekan ku, kau jahat,"ucap Anggun menangis manja.


Reno yang tiba-tiba di peluk itu hanya bisa diam tanpa bergeming, Dia sangat canggung perasaan nya terus tidak karuan dan membuat nya semakin terjerumus.


'Karena kau sedang bersama pacar mu, Aku tidak mau menganggu kalian, setidak nya jika itu kebahagian mu, Aku tidak akan memaksa,' batin Reno.


Gadis itu yang tidak mendapatkan jawaban hanya tersenyum cemberut menatap wajah Reno dengan pipi mengembung dan melipat kedua tangan nya di dada.


'Apa Dia sedang bertengkar dengan Jason, maka nya Dia melampiaskan padaku?' batin Reno.


"Little, sudahlah maafkan Aku, buat kan lagi, dan ayo makan malam, Aku akan mencoba masakan enak mu itu, jika kau memang sudah pintar memasak,"ucap Reno yang mengikuti permainan istri nya itu, hah kau tidak tahu itu bukan permainan tapi sebuah ketulusan.

__ADS_1


"Tentu, Aku akan membuat kesukaan mu,"ucap Anggun menarik tangan pria itu turun ke bawah.


'Andai ini bukan kebohongan mu, untuk menyembunyikan perselingkuhan kalian, mungkin Aku adalah pria yang paling bahagia memiliki mu little,'


__ADS_2