Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S2 BAB 54-BAJU COUPLE


__ADS_3

Keesokan hari nya


Clara hari ini tidak masuk kantor karena Dia akan menemui Alisa di sekolah untuk acara pentas seni anak nya itu, hari yang paling Alisa tunggu bertepatan dengan hari perlombaan Ibu itu. Susunan acara akan di meriah kan mulai dari perlombaan bersama Ibu dan anak baru akan di lanjut kan dengan penampilan berbakat dari anak muda pengusaha-pengusaha di sekolah elit itu, umur Alisa juga bertambah tepat 5 tahun hari ini.


Gadis cantik itu sedang bersiap menggunakan baju kaus couple yang sudah Dia gunakan kepada Alisa tadi sebelum berangkat, Alisa harus berangkat lebih dahulu karena untuk menitruksi urutan acara oleh guru nya, dengan kaus bewarna biru langit bermotif lucu itu dan celana panjang serta rambut di cepol Clara terlihat sangat fresh meski sudah menikah, ya fresh lah umur nya baru sembilan belas tahun.


"Pak Entis kita ke kantor dulu jemput suami Saya" ucap Clara masuk ke dalam mobil yang di supiri Pak Entis.


"Baik Nyonya" balas Pak Entis menunduk dengan hormat.


Mobil Nyonya Arnolda itu membelah jalanan Ibu kota yang ramai, hingga sampai di depan sebuah gedung perusahaan yang menjulang tinggi bertuliskan Arnolda Corp, Clara melangkah kan kaki nya ke dalam perusahaan, semua yang melihat kedatangan Nyonya mereka menunduk sopan semenjak tahu siapa gadis itu.


'Sungguh Aku tidak menyukai situasi ini' batin Clara.


"Selamat siang Nyonya"


"Siang Nyonya"


Ucap seorang karyawan membuka lift khusus petinggi langsung menuju kantor Axel di lantai paling atas itu, Clara melangkah kan kaki nya dan membuka pintu kantor itu dengan kuat.


"Honey, ayo kita berangkat!" ucap Clara mengejutkan Axel yang sedang ada tamu itu.


Clara yang melihat itu langsung malu dan kembali keluar ke sebalik pintu sambil mengintip sedikit ke dalam ruangan Axel, ternyata pria itu langsung berdiri dan mempersilahkan tamu nya untuk datang lagi, Axel melirik istri nya yang mengintip di sebalik pintu dengan tawa kecil nya.


"Sayang, kemari" ucap Axel memanggil gadis itu dengan mengerakan jari telunjuk nya.


"Maaf kan Aku hehe" ujar Clara tersenyum canggung.


"Aku tidak apa-apa, emang kita berangkat kemana?" tanya Axel sambil memegang pinggang ramping istri nya lalu memeluk dari depan menempel kan tubuh mereka.

__ADS_1


Clara mendongkak ke atas menatap Axel dengan tatapan kesal nya dengan cemberut, lalu mencium Axel dan mengigit bibir pria itu dengan kasar, Axel mengusap bibir nya sambil tersenyum miring.


"Nakal kau yah" tutur Axel menjetik kening gadis itu.


"Honey! Apa kau lupa ini hari pentas seni Alisa, dan hari ini ulang tahun nya, Aku sudah membuat kan kue sendiri tadi pagi, sekarang kita pergi ke sekolah, nanti kau harus memikirkan hadiah untuk nya!" kesal Clara menatap suami nya itu.


'Aku lupa' batin Axel.


Pria itu tersenyum kepada Clara karena bersyukur sangat mementing kan keadaan putri kecil mereka, tanpa peduli hubungan darah, Clara mencintai Alisa dengan tulus. Axel memeluk Clara lalu menatap gadis itu dengan dalam dan tatapan penuh cinta.


"Baiklah, ayo pergi" ujar Axel menarik tangan Clara.


"Eits pakai ini dulu biar sama" ujar Clara menahan tangan suami nya.


Axel dengan tatapan bingung mengambil paper bag itu, lalu menganti jas nya dengan kaus yang sama dengan Clara lalu memakai celana jeans hitam panjang senada dengan Clara, gadis itu tersenyum menatap suami nya itu.


"Sayang, apa Aku benar harus memakai baju seperti ini?" tanya Axel dengan bingung


Axel yang melihat Clara sedih itu menghampiri istri nya dan mencium pucuk kepala Clara sambil tersenyum, mengelus pipi gadis itu.


"Mana mungkin Aku menolak, ayo pergi" ucap Axel menarik tangan Clara keluar.


Mereka saling bergandengan keluar, hingga di pintu keluar ruangan Axel ada Roy yang sudah menunggu kedatangan Tuan dan Nyonya itu, Roy menatap penampilan Axel yang sangat jarang di mata nya memakai pakaian santai dan menurut sangat sangat lucu itu.


"Pftt Tuan biasanya Aku melihat seseorang memakai jas dan gaun yang sama di acara pesta, ternyata selera Nyonya sangat unik" ucap Roy menahan tawa nya menatap Tuan nya.


Axel yang menyadari Roy menertawakan nya merasa sangat kesal kepada si asisten nya itu, tetapi diri nya hanya bisa menahan apalagi ini permintaan istri tercinta untuk memakaki baju couple mereka.


"Roy kau ikut kami dan menyetir, oh iya bulan ini gaji mu di potong 50% karena Aku sedang sangat senang melihat tingkah mu itu" ujar Axel tersenyum tajam ke arah asisten nya itu.

__ADS_1


Roy yang mendengar gaji nya di potong itu sekaeang tidak dapat tertawa lagi dan malah memohon kepada Tuan nya agar tidak memotong gaji nya.


"Tuan ayolah, jangan seperti ini Aku hanya bercanda" ujar Roy mengikuti langkah Axel dan Clara.


"Jika kau terus berbicara, Aku akan memotong gaji Mu semua nya" ancam Axel kepada Roy.


Ancaman itu mampu membuat Roy hanya diam tanpa menjawab sepatah kata pun lagi, Dia hanya mengekor dari belakang kepada Tuan dan Nyonya nya itu sambil menatap ke depan dengan kecewa, lalu merasa sangat menyesal, gaji nya di potong oleh tingkah abstrak nya. Axel dan Clara yang keluar dari lift menjadi pusat perhatian karyawan yang ada di lobi, mereka menatap CEO Arnolda corp yang baru pertama kali memakai pakaian santai itu, semua orang mulai berbisik satu sama lain.


"Seperti nya Tuan sangat mencintai Nyonya"


"Kau benar"


"Lihat Nyonya sangat hebat bisa melakukan itu"


"Seperti nya Tuan sangat menurut kepada Nyonya"


Bisik bisik dahulu dan sekarang sangat berbeda jauh saat semua orang ingin menjatuhkan Clara yang dulu tidak ada apa-apa nya dengan perlakuan dan perkataan buruk mereka, sekarang yang di terima malah sebalik nya.


"Ternyata harta dan tahta sangat berkuasa" gumam Clara yang sedang mengegam tangan suami nya.


"Kau benar sayang, karena mereka semua wanita ular yang bermuka dua hanya ingin menjilat perhatian dan menjadikan orang yang tidak berpengalaman menjadi batu loncatan mereka, jadi berhati-hati lah karena akan banyak para wanita yang akan menjadikan mu seperti itu" ujar Axel membalas gumaman istri nya.


"Kau tenang saja Honey, Aku sangat pintar menjaga diri, terlebih lagi para bodyguard mu itu menjaga kemana pun Aku berada" ucap Clara menatap semua bodyguard yang tidak jauh dari mereka menyamar di sekitar Axel dan Clara.


"Astaga kau menyadari nya sayang?" tanya Axel yang kaget.


"Tentu, mata istri mu ini tajam seperti elang, jadi jangan berani berani nya kau bermain dengan wanita lain, atau Aku akan memotong milik mu itu" ancam Clara menatap ke bawah milik Axel.


Axel yang mendapat lirikan Clara hanya meneguk saliva nya dengan kasar sambil tersenyum kaku.

__ADS_1


"I love u, dan itu tidak akan berubah sampai maut memisahkan kita"


__ADS_2