
'tok tok'
suara ketukan pintu dari luar terdengar.
"siapa sih pakai ketuk segala" kata anggun yang sadang nonton tv sambil berbaring di ranjang. memang pelayanan ruangan VVIP sangat memadai dari tv, sofa, kamar mandi, kulkas, ac dan pelayanan lain nya yang di dapatkan.
"Gatau, bentar" kata clara membuka pintu geser itu.
'srekk'
pintu pun terbuka. tampak lah seorang gadis cantik mengenakan dress membawa tempat makan itu. ia adalah rere yang berkunjung untuk menjenguk sahabat karib nya itu.
"astaga re, kenapa pakai ketuk pintu segala sih, langsung masuk aja napa" kata clara yang tak habis pikir dengan kelakuan rere.
"ga sekalian kamu lepas sandal kamu re" celetuk anggun yang ikut menimpali kata clara.
"astaga aku lupa, ini lantai nya kan bersih" rere melepas kan sandal dan baru masuk langsung duduk di sofa.
"astaga punya temen otak nya lurus banget ga ada belok kan dikit" kata clara menepuk jidat nya melihat tingah konyol rere.
"rere kenapa takut kotor ini ruangan juga ada yang bersihin lagi, padahal suami kamu kan yang punya ini semua" titah anggun yang tak dapat lagi menimpali tingkah rere itu.
"iya juga sih, suami aku kaya juga yah" kata rere melihat seisi ruangan itu dengan penuh bangga.
"udah sih cape ngomong sama anak siput" kata clara.
"anggun aku bikin bubur nih buat kamu makan yah" kata rere meyodorkan kotak makan.
"udah makan tadi, masih kenyang" kata anggun dengan raut wajah orang kesal.
"kenapa lagi pms si anggun yah cla" kata rere sambil menuju ke sofa untuk duduk dan ikut menonton tv dengan clara itu.
"kamu ga tau sih re, tadi pagi dia ngajakin asisten suami kamu itu buat nikah" kata clara dengan wajah yang menahan tawa.
"gimana, ceritain cla" rere mengoyang goyang kan tangan clara karena penasaran akan kejadian pagi itu. clara pun juga ikut antusias menceritakan kejadian itu kepada rere. clara meniru suara dan gerak gerik anggun. sehingga rere yang mendengar cerita clara tertawa terpingkal-pingkal karena dapat membayang kan bagaimana kejadian itu secara nyata.
"haha sakit perut benaran" tawa rere memegang perut nya. ia tertawa dengan lepas mendengar cerita dari sahabat nya itu.
__ADS_1
"ketawain aja gapapa sih, tapi emang aku heran aja sih, kalian tau kan semua jenis cowo bisa gampang aku pacarin karena aku nih primadona cantik nya mendunia dan pasti punya uang. semua orang suka uang, cowo juga ada yang matre. tapi pas aku tawarin itu si pembantu buat kerja di perusahaan papa buat jadi ceo nya, ia malah gamau, aneh ga sih?" tanya anggun dengan wajah yang bingung menatap temen nya dari jarak sofa ke tempat kasur ia berbaring.
"ga semua cowo suka uang anggun, cara ngomong kamu juga jangan gitu, aku nih yah jarang banget denger itu asisten nya mas varo ngomong. sekali pun itu sama mas varo ia pasti cuman ngomong ("baik tuan") ("siap tuan") ("oke tuan") yah begitu deh nggun, mas varo aja yang beruang kutub begitu masih bisa ngomong bahasa manusia. tapi kalo asisten nya harus pake bahasa kulkas" kata rere menjelas kan dengan wajah serius.
"bahasa kulkas dingin dong" kata clara.
"ia lah dingin banget. ga bakal tahan kamu kalo beneran sama dia mah" kata rere.
"yaudah sih bodo amad itu si kulkas merek antartika emang dingin" kata anggun.
'ha ha' 'ha ha' mereka pun tertawa bertiga.
saat mereka tengah asik tertawa dan bercerita itu. sebuah pintu terbuka, datang lah sosok lelaki yang di kenali ketiga gadis itu.
'srek'
"kak bemo?" gumam rere.
"anggun kamu baik baik aja kan" kata bemo meletakkan buah parsel itu di samping ranjang anggun.
"baik kok kak, makasih udah jenguk" kata anggun.
"kak bemo kok tau anggun di rawat di sini?" tanya clara.
"kakak liat sg nya anggun" kata bemo.
"pantesan, ratu sosialita kita ini" celetuk rere.
anggun hanya tersenyum miring. melihat tatapan rere.
"eh re mang ucup nanyain loh kata nya kalian bertiga kok ga pernah mampir lagi beli bakso semenjak lulus" kata bemo yang berusaha mencari topik pembicaraan itu.
"aduh jadi pengen makan bakso mang ucup gara gara kak bemo omongin nih" kata clara memegang perut nya itu.
"mang ucup kangen sama anggun noh" kata rere tertawa.
"enak aja, sama clara kali" kata anggun dengan kesal.
__ADS_1
"modus kali mang ucup sama kakak kali yah nanyain kalian" kata bemo yang pura pura berpikir.
"modus? belok dong mang ucup, haha haha" kata rere tertawa sambil menepuk nepuk bahu bemo.
Tanpa di sadari rere yang sedang asik tertawa itu di perhatikan dari luar oleh seseorang. pria itu langsung mendorong pintu dengan kasar. ia memeluk rere dari belakang. ia memeluk leher rere. dan menkalung kan kedua tangan nya di leher rere. jadi posisi nya meluk dari belakang sofa gitu. sontak peluk kan yang tiba tiba itu membuat rere, clara, anggun dan bemo terkejut melihat itu.
"jangan tertawa" suara bariton itu berbisik di telinga rere.
"jangan tersenyum pada nya, aku tidak suka" ucap varo dengan lantang mengkode dan menatap bemo seolah olah dia adalah seorang predator bagi nya.
"eh mas varo kok ga ke kantor sih?" kata rere yang menatap balik suami nya itu.
"jawab aku! jangan tersenyum lagi pada nya" kata varo dengan kesal menatap rere, dengan posisi yang masih memeluk rere itu.
"iyah ga, lepasin dulu sesek tau" kata rere berusaha melepas kan lengan pria itu.
"tidak" kata varo datar masih menatap bemo dengan tajam.
"kau manajer divisi pemasaran kan? kenapa kau tidak bekerja, apa kau mau aku pecat!" kesal varo.
"ti ti tidak tuan, aku pamit dulu, rere anggun, clara kakak balik dulu" ujar bemo yang langsung pergi itu.
"mas varo, jangan gitu sama kak bemo, dia cuman mau jengukin anggun" rere menepuk lengan pria itu.
varo tidak menjawab perkataan rere itu. ia melepaskan peluk kan nya. dan mengeluar kan ponsel rere dari saku jas nya.
"ini ponsel mu tertinggal, bodoh!" varo menjitak kepala rere dengan telunjuk nya.
'au mas' tatap rere kesal.
"jangan sampai tertinggal lagi, nanti bagaimana aku akan menghubungi mu" kesal varo. ia pun langsung berlalu pergi dari ruangan itu. meninggal kan rere yang masih kesakitan kening nya itu.
"astaga cute banget suami mu re!!!!" teriak anggun heboh setelah varo keluar dari ruangan itu.
Bersambung.....
Budayakan like sehabis baca:)
__ADS_1
jangan lupa vote nya juga.