
Part 30- salah paham 2
varo mulai mencerita kan dari awal apa yang di dengar dan di lihat rere sangat ber banding ter balik dengan apa yang ia ketahui. rere juga merasa kenapa varo sangat bertekad untuk menjelaskan ini semua? apa varo juga memiliki perasaan yang sama dengan yang rere rasakan?
flasback on di kantor.
"reno apa kau sudah meminta wanita murahan itu datang?" tanya varo yang fokus dengan pekerjaan nya itu.
"sudah tuan, seperti yang kita ketahui menurut informasi yang di berikan tim Aeros bahwasan nya selena ada hubungan nya dengan pria yang kita curigai itu" ujar reno.
"kau atur saja" ujar varo.
"baik tuan"
Tidak lama setelah percakapan itu, seorang tamu yang di tunggu tunggu varo pun datang.
ia melengang masuk dengan jalan berlengok lengok dan menghampiri varo.
"sayang kenapa kau mengundang ku, apa kau menyesal telah meninggal kan ku?" ujar selena yang berusaha menggoda varo.
selena duduk di pangkuan varo. reno yang melihat itu berusah untuk menarik turun wanita itu. tetapi tuan nya mengangkat kan satu tangan, memberi kode agar berhenti dan tidak menggangu nya dulu.
"apa kau mencintai ku?" ujar selena yang mengelus wajah varo.
"tentu" ujar varo dengan datar.
"aku tau itu" selena berusaha mencium bibir varo.
varo yang mulai mengetahui niat selena pun mendorong kuat wanita itu dengan kuat hingga jatuh ke lantai.
"akh sayang apa yang kau lakukan" ujar selena meringis kesakitan.
"tentu, tentu aku mencintai mu! tapi kau ingat itu dahulu saat aku masih bisa kau bodohi saat aku terlalu percaya kepada mu, hingga aku tidak mempercayai orang tua ku yang memberitahu ku bahwa kau bukan wanita baik baik" ujar varo menarik rambut selena.
"akh varo sakit" ujar selena yang kebingungan dengan sikap varo.
"dasar wanita murahan, asal kan ada uang kau rela di naiki siapa pun" varo merasa jijik dengan kelakuan selena.
"jika kau hanya menghina ku jangan suruh aku datang kesini bajingan!!" umpat selena.
selena merasa sangat tidak dapat menahan emosi nya. atas perlakuan yang di lakukan varo kepada nya. deren meminta selena menerima ajakan varo agar ia bisa kembali menjebak varo.
"hahaha akhir nya kau melihat kan karakter asli mu yah" tatap varo dengan tajam.
__ADS_1
"jangan mimpi aku akan bisa jatuh untuk kedua kali nya" ucap varo dengan lantang.
"ren" panggil varo.
"ini tuan" ujar reno dan memberikan berkas yang di minta varo.
varo melempar semua berkas itu di depan wajah selena. di berkas itu terdapat foto panas selena dengan para petinggi dunia enterteiment serta perusahaan yang lain nya. dan daftar hitam berkas penggelapan uang yang di lakukan selena selama ini. saat acara pernikahan foto selena tidak tersebar luas karena saat itu memang di acara pernikahan varo tidak ada mengundang wartawan untuk menyebar kan berita itu. varo berpikir ia akan menggunakan kesempatan ini di waktu yang tepat.
selena yang menatap berkas semua tentang diri nya itu seketika shock berat. ia tidak menyangka hal yang telah ia tutup rapat bisa terbongkar dengan mudah nya oleh varo. selena tidak mengetahui tim khusus milik varo. walaupun selena pernah menjadi kekasih varo. tetapi varo tidak pernah memberitahu itu, hanya keluarga nya dan rere serta reno yang tau.
"apa yang kau ingin kan bajingan, apa kau mengancam ku hah?!" kesal selena yang mulai mengeluar kan keringat dingin ia merasa ketakutan melihat sosok varo yang seperti orang lain bagi nya. saat berpacaran dulu varo adalah pria yang baik dan royal bagi kehidupan selena.
"aku senang, sangat senang hahahaha. melihat mu seperti orang ketakutan ini" seringai varo.
varo kembali ke tempat duduk nya, ia menghadap selena yang masih terduduk di lantai.
"katakan apa kau mengenal Risa Ananda" kata varo dengan lantang.
Deg
degup jantung selena seketika berdegup dengan kencang. ia seperti menyadari sesuatu sekarang. apa yang di ingin kan pria di hadapan nya ini.
"aku tidak mengenal nya varo, aku tidak berbohong" selena berusaha mengatakan itu dengan raut wajah yang sedih.
'sial aku terjebak di kandang singa, deren awas kau' batin selena.
"aku tidak mengenal nya, aku hanya mengetahui nama nya, deren pernah menyebut nama wanita itu" ujar selena kepada varo.
"katakan semua yang kau ketahui atau kau akan aku kuliti hidup hidup" ujar varo dengan wajah yang menyeram kan.
"aku tidak tau varo, ini tidak ada hubungan nya dengan ku. kau mencari orang yang salah" selena terus berkilah dengan banyak alasan.
"ren, bawa dia ke ruang eksekusi" ujar varo dengan tenang.
"baik tuan" ujar reno menyeret tubuh selena.
"varo aku akan berbicara tolong beri aku kesempatan" selena berteriak.
"jika kau berani bermain lagi" tatap varo.
"a-- a-- aku tau nama nya. wanita itu pernah dekat dengan deren. deren membunuh nya bukan aku" jawab selena.
jawaban yang ambigu seketika membuat varo kurang puas. tetapi ia tetap melepas kan selena. ia meletak kan beberapa pengawal untuk mengawasi gerak gerik selena.
__ADS_1
flasback off.
Penjelasan yang di berikan varo mampu membuat rere merasa bersalah kepada suami nya itu. padahal varo saat itu hanya mencari informasi kematian tentang orang tua nya. tetapi rere malah salah paham.
"apa kau sudah paham sekarang?" tanya varo.
"maaf kan aku. tapi untuk apa kau menjelas kan nya panjang lebar, biar kan saja aku seperti inti nya tidak akan ada yang berubah. aku juga tidak akan kabur dari mu" kata rere.
varo mendekat kan wajah nya kepada rere. ia memegang tengkuk wanita itu dan mencium nya tipis. rere yang mendapat ciuman sekilas itu bingung apa yang di lakukan varo.
'karna aku tidak ingin kau salah paham, sebelum aku memastikan perasaan ku pada mu' batin varo.
"ayo pulang" ujar varo menarik lengan rere.
"tapi--"
"mommy sangat khawatir pada mu" ujar varo membujuk rere.
"baiklah" kata rere.
Rere yang melihat di depan rumah nya ada axel, anggun, dan clara.
"cla, nggun aku pulang yah ga jadi nginep nih, maaf ngerepotin" kata rere.
"yaudah iya gih" kata clara ketus.
"axel cepat, kenapa kau malah berdiri disana, aku butuh supir ku" ujar varo dengan datar.
'sabar' batin axel yang menatap kesal kepada varo dan rere.
Bersambung...
jangan lupa like
coment
vote
+favorite juga
makasih yang sudah like♥️
Budaya kan like sehabis baca kakak semua:))
__ADS_1