
"Mas mbak maaf lama ini es kelapa nya" kata pedagang memberikan minuman segar itu.
"Makasih pak" ujar Rere dengan wajah berbinar melihat minuman segar itu ada di mata nya.
Bayangkan saja di siang panas terik ibu kota ini, meminum suatu hal yang dingin pasti sangat enak dan menakjubkan. Rere langsung meminum es kelapa itu dengan cepat dan tanpa jeda.
"Sayang santai, tidak ada yang mengambil minuman mu ha ha" tawa Varo menatap istri nya yang bertingkah konyol itu.
"enak banget, anak kita juga senang ini mah" tutur Rere dengan memberikan satu jempol nya ke depan Varo.
"Enak yah minuman nya anak daddy, papi,ayah, bapak" ujar Varo menuturkan satu satu.
Rere yang bingung menatap suami nya itu dengan mengeritkan kening nya "kok banyak banget mas panggilan nya?" ujar Rere.
"Iya kan anak mas ada empat disini" sambung Varo mengelus perut Rere dengan telapak tangan nya.
"ha ha ada-ada aja kamu mas, yah tetep aja manggil nya satu dong" ujar Rere memukul lengan suami nya dengan suara tawa yang di iringi oleh gadis itu.
"Yah gapapa, aku takut nanti ga bisa bedain mereka, ya kalo manggil nya beda beda kan jadi tau" ujar Varo menggaruk tenguk nya yang tidak gatal.
"ish anak sendiri yakali gatau, ntar juga tau sendiri" sindir Rere menatap tajam suami nya.
Varo yang di lihat itu merasa Rere sekarang sudah menjadi mode emak emak on. Varo hanya tersenyum kikuk, saat ia ingin berdiri untuk membayar minuman, sikut lengan Varo tidak sengaja mengenai kening istri tercinta nya itu.
"au masss" rengek Rere kala kening nya kena tonjoran sikut atletis sang suami.
"Astaga maafin mas sayang" ujar Varo mengusap-gusap dan meniup kening istri nya itu "masih sakit!" tanya Varo menatap istri nya.
Rere yang di tanya hanya cemberut dan menganggukan kepala nya itu.
"Sini mas obatin" tutur Varo.
"Gimana?" tanya Rere dengan wajah penuh tanda tanya.
Varo mendekatkan wajah nya ke depan sang istri lalu mengecup kening Rere tepat di bekas sikut nya yang terkena.
'Cup'
Blushh~
Pipi gadis itu bersemu merah kala mendapat perlakuan manis dari sang suami.
"Masih sakit?" tanya Varo sekali lagi.
Rere kembali mengagukan kepala nya, ia menunjuk dengan jari nya ke arah pipi nya.
__ADS_1
"Ini juga sakit obatin" tunjuk Rere.
Varo mengerti maksud istri nya paham, pasti Rere mengiginkan dia mencium pipi nya itu lagi.
Cup
Varo kembali mengecup pipi Rere.
"Ada yang sakit lagi?"
"Sebelah ini juga sakit" tunjuk Rere pada pipi nya yang satu lagi.
Cup
Masih banyak yang berlanjut dengan keisengan Rere itu, Varo hanya menuruti dan memberikan kecupan kepada istri nya. Dunia terasa milik berdua yang lain lewat pada lihatin cuman bisa senyam senyum melihat pasangan romantis itu, yang lain ngontrak di dunia Rere sama Varo iya kan.
Kemesraan mereka tiba-tiba berhenti kala, ada seorang kakek yang menyapa mereka berdua itu.
"Mas permisi" panggil sang kakek.
Kakek itu duduk di sebelah meja Rere dan Varo. Dapat diketahui seperti nya si kakek juga tengah menikmati minuman si pedagang kaki lima juga.
"Iya ada apa kek?" jawab Rere dengan ramah.
"Kakek boleh minta tolong obatin juga ga mas?" kata kakek itu menatap ke arah Varo tanpa menimpali jawaban Rere.
"Itu tadi si neng nya sakit sama mas di kecup langsung sembuh, saya juga tolong sembuhin sakit pinggang saya dong mas nanti di bayar, tapi kalo mau ngecup tutup mata aja soal nya pinggang kakek panuan" kata kakek itu dengan wajah tanpa bersalah berkata seperti orang bodoh.
Varo yang mendengar penuturan si kakek merasa geli, dan langsung menarik tangan Rere untuk pergi. Dia langsung membayar minuman mereka dan langsung meluncur pergi dengan mobil.
"Mas kembalian nya belum" teriak si pedagang es kelapa yang sedikit mengejar dan melambaikan tangan kepada mobil Varo yang melesat pergi dengan cepat dari tempat itu.
Kakek yang bertanya tadi hanya bingung, kenapa dia ditinggal kan saat dia sedang bertanya tanpa memberitahu apa pun.
"Gamau uang kali yah mas nya" gumam kakek.
...----------------...
Mobil mewah Varo langsung di parkiran ke dalam garasi milik nya itu
Varo berjalan dengan kesal dan menghempaskan tubuh nya ke kursi ruang keluarga itu. Shinta yang baru balik dari dapur dan mengunyah makanan itu merasa terheran kepada putra nya yang aneh itu.
"Varo kau kenapa? apa ada masalah di kantor" tutur Shinta yang khawatir dengan tekanan yang di terima Varo di kantor akibat banyak nya pekerjaan yang harus dia urus sendiri.
__ADS_1
Varo hanya diam dengan wajah kesal, dan mengusap gusar wajah nya itu dengan frustasi.
Rere yang di tinggalkan suami nya itu akibat Varo terlalu cepat berjalan sampai melupakan istri nya.
"Ha ha" Rere yang baru datang itu langsung tertawa menatap wajah kesal suami nya itu.
Shinta yang tidak mengerti dengan keadaan hanya bingung melihat pasutri gaje itu. Shinta yang penasaran akhir nya memutuskan bertanya kepada Rere.
"Rere, kenapa dia?" tanya shinta kepada menantu nya itu.
"Mom tadi ha ha" belum sempat gadis itu selesai berbicara ia malah kembali langsung tertawa akibat kembali mengigat perkataan kakek tadi kepada Varo.
"Ish apa Re, jangan bikin mommy penasaran deh" tanya Shinta dengan penasaran.
"Begini mom--"
Rere menceritakan kejadian itu dari awal, dari A sampai Z dan dari ujung ke tepian tanpa ada yang terlewati, shinta yang mendengar cerita Rere menganguk angguk kan kepala nya tanda paham.
"Ha ha astaga Varo, kasian sekali anak ku" ujar Shinta mengelus-elus rambut anak nya itu.
"Kalian sama saja malah menertawakan ku, apa kalian memiliki hubungan darah kenapa sangat kompak" kesal Varo yang masih tidak hilang bayangan si kakek yang meminta nya itu mengecup punggung kakek tua itu yang panuan.
"Dan sayang, ini juga gara gara kamu" cemberut Varo kepada istri nya yang terus menertawakan nya itu.
"Mas lucu banget itu si kakek yah, dia sengaja atau emang gatau" tutur Rere tertawa.
"Ha ha anak mommy terzolimi sabar yah" ikut shinta tertawa bersama Rere.
...----------------...
Pagi hari nya, setelah kejadian kemarin keadaan rumah masih aman aman saja, sampai Rere merengek meminta sesuatu kepada suami nya itu.
"Ayo mas mau yah" dengan wajah yang di imut imutkan.
"Iyah mas suruh Reno jemput teman kamu, suruh dia masak di sini aja"
Bersambung..
Jadwal update nya
12.00 wib
17.00 wib
21.00 wib
__ADS_1
aku update jam segitu yah udah di atur kok, ga diubah, palingan kalo ada kendala baru cuman satu aja ga menentu lagi.