Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S3 BAB 44-KE TAMAN HIBURAN


__ADS_3

Saat ini kedua orang pasutri New, baru ga tuh, baru main-main maksudnya, tengah duduk di ruang makan villa tersebut, pelayanan yang tidak jauh beda nya dengan di hotel membuat Anggun terus terkagum-kagum.


"Hubby, You are my rich man,"ujar Anggun setengah tertawa menatap suami nya.


"Coba cari pembantu yang sekaya diri ku,"ujar Reno sambil menyesap jus nya.


Anggun yang di sindir itu hanya tersenyum kesal, ingat lah yah kalo Anggun dulu suka ngatain Reno pembantu, malu banget pas Reno ngomong begitu, tau-tau nya pewaris tunggal perusahaan Alferoz.


"Apa dulu Aku sekasar itu?"tanya Anggun cemberut menatap suami nya.


Pria itu yang melihat istri nya cemberut, tersenyum miring dan mengacak acak rambut nya dengan gemas.


"Aku bercanda jangan di pikirkan,"ujar Reno memberikan susu coklat kesukaan istri nya.


"Benar?"tanya Anggun dengan suara kecil nya.


'Kau sangat mengemaskan, jangan seperti itu atau Aku akan membawa mu kembali ke kamar,' batin Reno meronta-ronta melihat tingkah manja little nya.


"Tentu Little,"ujar Reno yang juga memakan pasta nya.


Mereka melanjutkan makanan mereka dalam diam, tidak ada suara sama sekali mereka berdua hanyut dalam pikiran masing-masing kalau Reno masih dengan wajah stay cool nya sedangkan Anggun dengan wajah mengemaskan dan terus mengangguk kecil karena makanan yang Dia makan enak, ada yang kebiasaan juga ga sih kalau makanan enak pasti suka ngangguk begitu, nah Anggun punya kebiasaan begitu.


Setelah selesai makan, mereka berdua duduk di tepi kolam renang yang memperlihat kan pemandangan pantai yang indah, nah di sekitar sini pantai nya pribadi jadi sepi dan membuat Anggun heran.


"Hubby, kok ga ada orang yah?"tanya Anggun penasaran.


"Bagian ini privat Little,"ujar Reno masih berbaring dan memakai kacamata nya.


"Oh begitu, emm Hubby ayo pergi ke taman hiburan,"ujar Anggun yang memang menyukai tempat seperti itu.


Reno membuka kaca mata nya lalu duduk menghadap ke arah istri nya yang jarak kursi pantai mereka berbeda beberapa langkah.


"Apa kau menyukai hal itu?"tanya Reno kepada istri nya.


"Aku suka, karena banyak yang bisa Aku naiki di sana,",ujar Anggun kepada suami nya.


"Kau bisa menaiki ku,"ujar Reno dengan wajah datar nya.

__ADS_1


Anggun hanya mengerutkan kening nya mendengar pernyataan suami nya itu, hingga otak nya baru berproses dan membuat Anggun kesal.


"Dasar otak mesum!"teriak Anggun kepada Reno.


"Emang apa maksud ku?"tanya Reno dengan seringai kecil nya.


"Sudahlah kau mengoda ku,"ujar Anggun membuang muka dan membuat gadis itu cemberut.


Pria itu mendekati istri nya, lalu berjalan meninggalkan Anggun yang masih terduduk, gadis itu melihat Reno yang menjauh pun dengan kesal berteriak.


'Bukan nya di bujukin malah pergi!' batin Anggun.


"Hubbyyyyyyy, kemana,"teriak Anggun berdiri dan mengejar Reno.


"Kata nya mau ke taman hiburan,"ucap Reno yang masih bisa terdengar oleh Anggun.


Seketika gadis itu berhenti berjalan, dan melompat kegirangan dan berteriak kepada Reno.


"I love u Hubby,"teriak gadis itu menyusul Reno.


Saat ini mereka berdua tengah berada di dalam mobil yang di kendarai Reno langsung, pria itu memakai baju kasual yang sangat keren, jangan lupakan kacamata hitam yang bertenger di hidung mancung pria itu sedangkan Anggun memakai baju hodie oversize dan celana pendek yang menghilang tidak terlihat karena hodie yang Dia kenakan.


"Little, duduk, atau kau akan terbang karena angin,"ujar pria itu menyuruh istri nya duduk.


"Judes banget sih,"gumam Anggun kembali duduk.


Beberapa menit mengendarai mobil akhirnya mereka sampai di sebuah taman hiburan yang sangat ramai pengunjung itu, begitu Anggun turun, Reno berjalan terlebih dahulu, banyak orang yang berlalu lalang.


Mereka berjalan menyusuri keramain orang, rata-rata pengunjung yang pacaran ini mah, Anggun melirik dua pasangan yang lewat di samping nya, gadis itu berhenti melangkah dan menatap pria itu tertawa sambil mengengam tangan gadis nya.


'Hubby, kenapa masih dingin banget sih,' gumam gadis itu juga berharap.


Langkah kecil nya kembali berjalan sambil menunduk, Anggun menendang kecil di bawah nya, hingga sebuah tangan terulur ke depan wajah nya, Anggun mendongkak kan kepala nya dan menatap Reno yang masih terus berjalan di depan nya tapi mengulurkan satu tangan ke belakang.


Dengan senyum bahagia Anggun menerima uluran tangan itu, dan mengengam tangan suami nya yang terasa sangat besar dari pada tangan nya sambil malu malu kucing.


"Tangan mu sangat kecil,"gumam Reno menyeringai.

__ADS_1


Ternyata saat Anggun tadi berhenti melihat sepasang kekasih tadi, Reno juga berhenti menatap ke arah tatapan Anggun, pria itu seketika paham apa yang membuat istri nya cemberut, Reno menawarkan untuk mengengan tangan nya, sontak itu membuat Anggun berbahagia lah, peka banget suami nya Little.


"Apa kau ingin melakukan sesuatu?"tanya Reno kepada istri nya.


Anggun mengangguk tanda setuju lalu menarik tangan Reno untuk menuntun pria itu melakukan permainan, mereka naik wahana demi wahana, baru beberapa sudah membuat Anggun kelelahan.


"Wah seru banget,"teriak Anggun sambil tersenyum.


"Haus?"tanya Reno mengusap keringat di kening istri nya.


"Iya mau susu coklat dingin ada?"tanya Anggun kepada suami nya.


"Bentar, tunggu di sini,"ujar Reno yang meninggalkan istri nya duduk di kursi yang di sediakan di taman hiburan itu.


Beberapa menit Anggun hanya melirik kesana sini, menunggu suami nya dengan bosan hingga beberapa anak muda yang seperti nya mahasiswa itu menghampiri Anggun lalu mengoda nya, anggap aja Lu dengerin bahasa inggris.


"Cewe cantik tuh,"


"Godain lah masa ngga,"


"Girl, sendiri aja, mau di temenin ga,"ucap salah satu pria itu.


Anggun hanya membuang muka dengan kesal tidak menjawab pertanyaan pria itu.


"Jangan cuek, nanti susah dapat pacar,"ujar pria itu masih menatap Anggun.


"Jangan berani yah, nanti suami saya datang awas, nah itu, Hubby,"teriak Anggun yang suami nya datang.


Baru Anggun berbicara Reno datang dengan gaya cool nya membawa dua cup minuman di tangan nya, pria itu belum tampak berbicara ketika tahu istri nya di goda, lalu Reno berjalan mendekat, para mahasiswa yang menatap betapa dingin nya tatapan Reno itu memilih pergi.


"Ck udah skip pawang nya kulkas tujuh pintu,"ujar salah satu mahasiswa itu menarik tangan teman-teman nya.


"Jangan serem-serem om,"ujar salah satu nya lagi.


Angggun yang mendengar itu hanya tertawa kecil, dan melihat suami nya yang melepaskan kacamata lalu menatap istri nya yang malah tertawa.


"Mereka baru melihat ku, sok tahu mengatai ku kulkas,"ujar Reno kesal.

__ADS_1


'Tapi insting mereka benar haha'


__ADS_2