Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S3 BAB 72-TAMU UNDANGAN


__ADS_3

Saat ini Alice tengah menyapa sahabat Mommy nya yang berbasa basi, dan ada juga yang ngobrol lupa waktu, padahal ini acara buat Anggun tapi entah kenapa lebih seperti ajang unjuk siapa yang paling kaya.


Alice memakai gaun hitam tanpa lengan selutut itu, Dia menyambut para tamu dan menerima kado untuk Anggun karena memang entah kemana kakak ipar nya itu pergi, hingga akhirnya Alessia memanggil anak nya.


"Baby kesini sebentar,"ujar Alessia memanggil putri nya itu.


Gadis itu melirik sekilas lalu mengikuti kemana arah sumber suara itu berada, terlihat seorang pria muda bersama keluarga nya datang ke acara itu, pria itu hanya menatap Alice sekilas begitu pun dengan Alice.


"Jeng, ini loh putri Aku nama nya Alice, tapi Dia masih kuliah loh belum lulus,"ujar Alessia kepada wanita yang terlihat Anggun dan sederhana tapi masih di balut berbagai hal yang mewah dan tidak terlalu berlebihan.


"Astaga cantik banget, seumuran dong sama Gabriel ini loh, tapi Dia udah jadi Dokter anak nya,"ujar wanita itu melirik anak nya yang lebih tinggi berdiri di samping nya.


"Dokter? Astaga udah tampan, masa depan terjamin lagi yah, dari dulu kamu emang sederhana banget sih,"ujar Alessia kepada wanita itu.


"Haha bukan sederhana, kehidupan Aku kan emang bukan kalangan atas Al,"ujar wanita itu menepuk tangan Alessia.


"Ayo dong kenalan, mana tau bisa akrab,"ujar Alessia kepada dua orang itu.


Mereka hanya saling melirik begitu pun dengan Gabriel yang hanya bisa menatap seadanya, memang gadis di depan nya cantik tapi tetap hanya ada satu orang gadis di hati nya yang belum terlupan sampai sekarang.


"Alice,"


"Gabriel,"


Ujar kedua orang itu saling berjabat sambil saling menatap satu sama lain.


'Ganteng juga ini cowo,' batin Alice tersenyum miring melihat Gabriel.


Sementara itu Anggun dan Reno yang sudah balik itu kembali memasuki area mansion, seketika itu Gabriel yang sudah fokus menatap ke sekeliling nya menatap Anggun berjalan dengan suami nya.


"Anggun!"ujar Gabriel dengan setengah berteriak kepada wanita itu.


"Lah Gabriel, ngapain Lu di sini, perasaan Gua ga ngundang Lu,"ujar Anggun kepada pria itu.


Grep..

__ADS_1


Gabriel memeluk wanita itu, Anggun hanya menepuk pelan mebalas pelukan itu, sementara itu Alessia dan Alice yang memang belum tahu itu hanya bingung, sementara itu Reno yang tahu siapa Gabriel hanya bisa menahan emosi.


"Apa kabar, udah punya anak, kalian kenapa pada cepat nikah sih?"ujar Gabriel yang banyak bicara kepada Anggun.


'Tadi aja diam cuek, ngomong sama kakak ipar lancar banget itu mulut,' ujar Alice dengan tatapan heran nya.


"Baik kok, Lu juga cepat nyusul lah, oiya lupa kan gamon haha,"ujar Anggun mengejek pria itu.


"Ck tahu deh,"ujar Gabriel dengan kesal.


Reno yang melihat interaksi itu hanya terus bisa mengengam tangan Anggun agar tidak di ambil orang itu.


"Kak Reno apa kabar nih, ternyata lancar yah sama teman saya, padahal dulu kalian berantem terus,"ujar Gabriel kepada pria itu.


Pria itu tidak menjawab dan hanya memasang wajah datar nya, mereka terus berbincang membahas hal kecil selayaknya teman lama yang bertemu kembali, sementara mereka berbincang tamu yang lain datang menghampiri mereka.


"Ale, dimana menantu mu?"ujar wanita itu memeluk Alessia dan menyapa.


"Jevi terimakasih sudah datang, ini menantu ku,"ujar Alessia kepada Anggun.


Wanita muda itu tersenyum kepada keluarga yang baru datang ternyata di bagian mereka ada Michele yang terlihat memasang wajah kesal dan tidak nyaman nya itu.


"Selamat,"ujar Michele menepuk bahu Reno yang di terima dengan Anggukan.


Mereka mengobrol, Michele sudah sangat paham acara seperti ini hanya akan menghabiskan waktu nya saja dan terbuang sia-sia untuk diri nya sendiri.


"Mom, apa Aku sudah boleh pergi?"tanya Michele kepada Jevi itu.


Gyut..


Wanita paruh baya itu mencubit pinggang kekar anak nya dengan kuat, membuat Michele langsung meringis kesakitan karena cubitan yang di berikan Mommy nya itu.


"Kau baru datang, jangan pulang Mommy akan mengenalkan mu kepada anak teman Mommy,"ujar wanita itu dengan tatapan kesal nya.


"Ck, yasudah,"ujar Michele berlalu mencari makanan itu.

__ADS_1


Michele mencari makanan dan memilih tempat duduk yang di dekat kolam renang, mata pria itu teralihkan kepada sosok wanita yang sedang bersanding di acara pesta ini.


"Engeline? Wah ternyata Dia di sini juga, ck ck banyak sekali simpanan nya ternyata,"ujar Michele memakan cake nya itu dan menyesap sampanye pelan.


Sementara itu Alice sedang berbincang dengan Gabriel dan menjawab seadanya itu, entah kenapa gadis itu sangat tertarik kepada Gabriel yang sangat Dia rasa sangat sesuai dengan kriteria nya.


"Bocah bisa juga memilih pria tampan,"ujar Michele.


Entah kenapa pria itu seperti seorang pengamat di sana melihat kegiatan orang satu persatu, hingga akhirnya seseorang menepuk bahu nya pelan yaitu Jevi.


"Michele, kenalin ini anak teman Mommy,"ujar Jevi bersama seorang wanita paruh baya dan anak nya yang terlihat berstyle dengan glamour itu.


"Ah iya Mom,"ujar Michele.


Pria itu menyambut perkenalan itu, bukan Michele nama nya kalau tidak membuat gadis itu terpikat lalu meninggalkan nya karena memang menjalin hubungan adalah hal yang sangat keramat bagi Michele itu.


Malam itu di habisi di mansion Alferoz dengan pesta meraih tentang kehamilan Anggun, akhirnya karena Anggun sedang hamil dan acara hanya sampai tengah malam, Anggun dan Reno memutuskan istirahat terlebih istri nya sedang hamil muda.


Pagi hari nya


Reno sudah bangun terlebih dahulu di lirik nya istri nya yang masih berbaring tertidur, tidak biasa Anggun akan malas-malasan seperti ini lagi, tapi entah kenapa sekarang istri nya itu sangat tidak ingin bergerak, terlebih Anggun tidak masuk kerja juga.


Arhh...


Anggun mengedipkan mata nya lalu meregangkan otot nya yang tegang habis bangun tidur, gadis itu melirik suami nya yang sedang memasang dasi sambil melirik nya lalu tersenyum.


"Sudah bangun Little?"ujar pria itu.


Sementara itu Anggun hanya diam, Reno mendekat lalu mengecup kening Anggun untuk kecupan selamat pagi, Anggun yang mendapat kecupan itu tersenyum senang lalu memeluk lengan istri nya.


"Boleh ikut kamu kerja?"ujar gadis itu manja.


Reno yang mendengar itu seketika hanya diam, bukan nya Dia tidak mau tapi Anggun pasti akan bosan hanya dengan melihat nya bekerja di kantor saja.


"Tapi nanti kau akan bosan loh,tidak apa-apa?"tanya Reno kepada istri nya.

__ADS_1


Anggun mengangguk cepat lalu berlalu ke kamar mandi dengan kegirangan seperti anak kecil itu.


"Bisa-bisa nya bahagia cuman gara-gara hal kecil,"


__ADS_2