
Clara hanya bisa kesal menatap dari jauh rombongan para istri pengusaha yang sangat gila orang tampan itu, emang susah punya suami tampan Cla, di lirik orang dikit jadi kesal aja bawaan nya.
"Baiklah permainan nya akan kita mulai anak anak dan Ibu" ucap guru yang mengintruksikan acara tersebut.
Clara dan Alisa saling berpegangangan tangan satu sama lain agar mereka tidak terjatuh, terlebih lagi Alisa agar gadis itu tidak terluka Clara mengegam nya dengan menuntun agar tetap bertindak sesuai arahan.
"Ayo Alisa kita menang," ucap Clara menyemangati anak nya itu.
"Yes Mommy!"ujar Alisa dengan semangat membalas ucapan Clara.
Mereka berdua menatap serius ke depan dan menunggu aba-aba pasti selanjut nya dari guru.
"1... 2... 3... Mulai!!!!!"ucap guru itu menitruksi kan.
Alisa dan Clara memulai dengan tenang dan santai serta kompak, mereka tidak mau terlalu terburu-buru agar tidak terjatuh, seperti pasangan Ibu dan anak di samping mereka yang terlalu bersemangat untuk menang dan tergesa-gesa hingga akhir nya terjatuh, tetapi tenang yah jatuh nya aman kok ga parah ini.
"Roy handphone ku mana?"ujar Axel meminta ponsel nya kepada Roy yang berdiri di samping nya.
"Ini Tuan" ucap Roy memberikan ponsel tersebut kepada Axel.
Pria itu ternyata membuka rekaman vidio dan mendokumentasi kan kegiatan anak dan istri nya itu, Axel terus merekam sambil tersenyum melihat kedua nya yang begitu kompak.
"Alisa, Sayang semangat!"teriak Axel dengan keras tanpa malu orang-orang melirik diri nya yang bersemangat itu.
'Orang bucin emang beda, bahkan dunia terasa milik mereka bertiga' batin Roy yang menatap Axel terus merekam dan memotret kedua gadis nya.
Para Ibu-Ibu yang mendengar Axel berteriak itu, merasa bingung dengan melirik siapa istri CEO Arnolda corp itu, karena di telivisi Clara terlihat sangat dewasa menggunakan gaun pengantin dan make up, sedangkan saat ini Dia hanya berpakaian biasa saja dan natural tanpa memakai make up sehingga gadis itu tidak terlihat seperti seorang MAHMUD, mama muda hiya.
"Istri nya yang mana sih"
"Gatau deh, ga kelihatan"
Bisik-bisik Ibu rempong yang padahal sudah memiliki suami itu tetapi masih kepo dengan rumah tangga orang lain.
Akhirnya Clara dan Alisa sampai di finis terlebih dahulu dengan bahagia Alisa memeluk dan mencium pipi Mommy nya itu berkali-kali dan membuat Clara merasa geli.
"Hore kita menang, Alisa senang banget Mommy,"ucap gadis itu masih mencium pipi Clara.
__ADS_1
"Mommy juga sayang,"ujar Clara membalas ciuman di pipi.
"Pemenang nya Alisa dan Ibu nya!!!" ucap guru yang membawa kan acara itu.
Semua orang bertepuk tangan memberikan selamat, begitu pun dengan Axel yang datang dan langsung mengendong anak nya itu sambil mencium pipi nya sebagai hadiah kemenangan.
"Congratulation anak Daddy,"ucap Axel tersenyum.
"Makasih Daddy, ini semua karena ikut nya sama Mommy,"ucap gadis itu dengan polos.
Sementara itu, Clara yang berdiri di samping suami nya melirik tajam pada para rombongan istri-istri muda yang cantik bermake up an tebal dan tas mahal, serta perhiasan yang mengantung di leher, tangan dan jari mereka tidak lepas dari harga yang lumayan fantastis.
"Kayak nya itu istri nya deh"
"Ga mungkin ah kok masih muda banget"
"Pas yang di berita nya terlihat dewasa loh"
"Mungkin anak nya yang lain"
Ucap para penghibah handal itu menyimpulkan keadaan dengan seenak nya sendiri, gadis itu menatap dengan tatapan kesal nya kepada Axel suami nya itu.
'Kenapa sih ini suami Gua harus ganteng, kan jadi banyak yang lirik!' batin Clara dengan kesal.
"Honey," panggil Clara dengan manja memeluk lengan suami nya yang sebelah lagi karena yang satu nya di pakai buat gendong Alisa.
Axel yang mendengar suara istri nya yang di manja manja kan itu merasa heran, baru kali ini Clara berinisiatif lebih dulu mengoda nya, sementara itu Alisa yang melirik ke belakang punggung Daddy nya itu seperti nya tahu apa yang membuat Mommy nya seperti itu, Alisa lalu berbisik ke telinga Axel.
"Daddy, Mommy itu cemburu itu nenek-nenek sihir di belakang banyak lagi lihatin Daddy, cium Mommy Daddy!" bisik Alisa memberikan saran kepada Daddy nya itu.
Axel yang baru sadar itu melirik ke belakang, dan benar saja banyak yang menatap diri nya terlebih saat pria itu melirik ke belakang para wanita wanita itu tersenyum mengoda Axel, pria itu hanya menatap datar tanpa membalas tatapan yang membuat nya geli, Axel menarik pinggang Clara dan mengecup bibir istri nya sekilas.
Cup..
"Ada apa sayang?" tanya Axel melepaskan ciuman sekilas itu dan mengegam jari jari mungil istri nya.
Deg.. deg..
__ADS_1
Clara hanya diam mematung dengan wajah memerah, semua orang melihat mereka sambil menatap tidak percaya adegan di depan barusan itu, Clara hanya diam menunduk dengan malu nya.
"Benar kan itu istri nya,"
"Muda banget loh istri nya pelet ga sih,"
"Kayak nya Aku harus tanam benang lagi agar keriput ku hilang dan terlihat muda seperti Dia,"
"Aku juga seperti nya Akan mempercantik diri lagi,"
Ujar para wanita-wanita merasa kalah saing, padahal ga perlu saingan juga kan udah punya suami masing-masing.
"Dasar Aku ini heran, padahal Kau sudah menjadi suami ku, tetapi setiap kau mengoda dan berada di dekat Ku jantung ini tidak pernah behenti berdetak kencang,"ucap Clara dengan jujur nya kepada Axel.
Pria itu tersenyum kecil mendengar penuturan istri nya lalu megajak pergi istri dan anak nya dari sana menuju aula acara pentas seni Alisa yang akan diadakan sebentar lagi.
"Karena hati mu itu tahu, hanya Aku yang bisa membuat nya berdetak lebih cepat,"goda Axel menatap istri nya.
"Honey Aku tidak akan pernah bisa marah sedikit pun dengan mu,"ucap Clara menghela nafas nya.
Alisa yang menatap Mommy dan Daddy nya yang setiap hari selalu mengumbar kemesraan itu hanya tersenyum lalu juga berkata.
"Alisa juga tidak bisa marah sama Mommy dan Daddy karena Alisa mencintai kalian,"ucap Alisa dengan polos nya di dalam gendongan Axel.
Kedua orang yang mendapat pernyataan itu hanya bisa tersenyum lucu menatap anak mereka yang sudah bertambah pintar dan semakin hari pintar dalam berbicara.
"Gadis Daddy, belajar dari mana seperti itu, bisa goda orang yah,"ucap Axel menarik hidung anak nya dengan gemas.
"Dari Daddy, orang setiap hari ada Alisa, Daddy always godain Mommy, pas Mommy di godain pipi Mommy kok jadi merah kayak kepiting rebus yah Daddy?" ucap Alisa lagi bertanya dengan polos nya.
"Haha sayang Aku tidak tahu menjawab apa" ucap Axel kepada Clara tertawa mengejek istri nya.
"Untung sayang, kalo bukan udah Aku begitu lah"ucap Clara dengan pasrah mendapat tertawaan dari suami nya itu.
Dan sementara itu lagi-lagi Roy menjadi nyamuk di belakang menikmati kemesraan mereka bertiga.
'Langit bisa kau turun kan jodoh untuk ku? Aku lelah menjomblo' batin Roy.
__ADS_1