Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
Part 47- Kehadiran gadis misterius


__ADS_3

saat pembicaraan hangat itu sedang berlangung tiba tiba seorang gadis datang dan langsung duduk di samping varo dan menggeserkan tubuh rere ke samping dengan kasar.


"hei kak varo kangen aku ga?" kata gadis itu.


"alexa? apa yang kau lakukan disini, keluar dari rumah ku!" bentak adrel langsung berdiri dari duduk nya.


Bocah ini mengigatkan kembali keluarga william kepada pria itu. pria yang sudah merenggut kebahagian mereka.


Tap Tap


suara langkah kaki memasuki ruangan itu, rahang adrel seketika mengeras saat ia melihat siapa yang datang dihadapan nya saat ini.


"berani sekali kalian menginjakan kaki di rumah ini" kata adrel dengan suara meninggi.


"hei kak" sapa rian dengan santai dan duduk di samping shinta.


"apaan sih om adrel berisik tau ga, udah tua nanti cepat mati kalau marah marah" kata alexa yang menimpali itu.


"jangan panggil aku om! kau bukan keponakan ku, dan kalian bukan keluarga ku lagi" kata adrel.


pria itu tidak dapat menahan segala emosi nya saat melihat rian datang di hadapan nya dan berani menampak kan wajah busuk milik nya itu.


Sementara rian yang bersitegang dengan adrel, di sisi lain rere merasa tersisihkan dengan kehadiran seorang gadis yang tidak ia kenal. gadis itu dengan seenaknya mengambil posisi duduk nya di sebelah suami nya itu.


"kak varo alexa kangen deh" kata gadis itu merangkul tangan varo.


varo yang merasa risih itu, menjauhkan tangan nya dari alexa.


"menjauhlah" kata varo dengan dingin dan tatapan tajam.


tetapi gadis itu malah tidak mengerti dengan arti kata yang di katakan varo, ia malah kembali terus terusan bermanja manja kepada varo.


'apa yang aku lakukan? kenapa aku hanya diam saat suami ku dipegang wanita lain? kalau clara jadi aku pasti dia langsung meneriaki gadis itu, ah tentu aku juga harus lebih berani dan tidak hanya diam, aku tidak mau terus terusan pasrah begini, aku punya pilihan ku sendiri!' batin rere menatap varo dan axela.

__ADS_1


"minggir" kata rere.


Rere berdiri dan menggeser tubuh axela ke samping, ia sekarang duduk di tengah-tengah varo dan axela. varo yang seperti nya paham kalo istri nya itu sedang kesal dan cemburu hanya bisa tersenyum.


"aduh, apaan sih, maaf lu siapa yah? pembantu baru disini yah" kata alexa menatap dari atas sampai ke bawah pakaian rere yang terlihat sederhana.


"eh pembantu belagu banget sih, geser ini calon suami gua tau ga" kata alexa yang berusaha kembali mendorong tubuh rere.


rere menepis tangan alexa ia mencengkram tangan gadis itu lalu berkata.


"aku istri nya, jangan dekat dekat suami ku, karena aku tidak suka dia di dekati wanita lain!" kata rere dengan tatapan yang menusuk.


Alexa yang tangan nya di cengkram itu, berusaha melepaskan nya. pernyataan yang di lontarkan rere sangat membuat ia terkejut, alexa mengira istri varo adalah wanita dewasa yang cantik dan anggun.


'oh apa ini istri kak varo, tidak cantik sama sekali, kalo seperti ini, aku pun bisa memiliki nya' kata alexa dengan senyum yang tidak dapat diartikan.


" ha ha, kau sangat lucu, gadis jelek seperti mu, mana mungkin kak varo rela menikahi nya, lebih baik aku dari pada dirimu yang lusuh itu" kata alexa dengan suara yang keras dan meninggi.


"minggir kau gadis lusuh" kata alexa kembali.


"rereee" teriak shinta, ia sangat takut rere terjatuh apalagi gadis itu saat ini tengah mengandung.


'Hap'


varo menangkap tubuh istri nya itu ke dalam dekapan nya, rere yang merasa tubuh nya di tangkap seseorang itu mendongkak kan kepala nya ke atas. ia melihat wajah suami nya yang terlihat sangat marah itu.


"alexa apa yang kau lakukan! kau hampir saja melukai istri dan anak ku" kata varo dengan suara meninggi.


varo mencengkram tangan gadis itu dengan kuat, seketika rahang varo mengeras akibat menahan amarah. perlakuan yang di lakukan alexa sangat tidak dapat diterima. varo menghempaskan tubuh alexa hingga terjatuh ke lantai.


"keluar kau dari rumah ku atau aku akan menyuruh seseorang menyeret mu keluar dari sini!" bentak varo dengan kesal.


rian yang melihat keponakan nya itu di dorong varo, seketika mengalihkan pandangan nya dan membantu alexa untuk berdiri.

__ADS_1


"hiks om rian sakit" kata gadis itu dengan memasang wajah yang sangat menyedihkan.


"varo apa yang kau lakukan, dia sepupumu juga" kata rian dengan menatap varo.


"sepupu? aku tidak pernah lagi mengangap kalian keluarga ku lagi! dan apa yang dia lakukan tadi, dia hampir mendorong jatuh istri ku, kalau sampai terjadi apa apa pada anak ku, apa yang kau bisa lakukan bajingan!" varo menumpahkan segala emosi nya kepada rian.


"hiks hiks maafkan aku kak varo" kata alexa yang sudah menangis tersedu sedu itu.


"kandungan istri ku masih rentan, apa kau mau membunuh nya hah? cukup! cukup adik ku saja yang kalian bunuh, jangan juga anak ku!" dengan suara yang terdengar pilu varo melontarkan kata kata yang selama ini sangat ingin ia lupakan dari kehidupan nya itu.


Rian hanya bisa terdiam mendengar perkataan varo, begitupan adrel ia hanya bisa memasang wajah datar. shinta yang mendengar kata kata itu kembali terkenang atas kejadian dua tahun lalu dimana ia mendapati anak nya sudah tidak bernyawa dalam keadaan depresi karena perbuatan rian.


"daddy" lirih shinta memeluk adrel dengan kuat.


"Cukup kalian menganggu kehidupan ku dan keluarga ku, rian aku harap kau mengerti pergi lah" kata adrel yang tengah memeluk shinta yang menangis itu.


"kakak tolong percayalah padaku, aku tidak pernah melakukan hal itu kepada sea" kata rian berusaha kembali menyakinkan dirinya kepada adrel.


"jangan sebut nama adik ku dengan mulut kotor mu!" bentak varo dengan tatapan yang tidak suka.


Adrel dan shinta hanya terdiam dengan penuturan rian yang berusaha menjelaskan keadaan itu, tetapi memang rian tidak bisa membuktikan kalo dia bukan pelaku nya, semantara chelsea? kita tidak tau rahasia apa yang ia bawa bersama nya.


"alexa ayo pergi" kata rian memegang tangan gadis itu dan menyeret nya keluar.


"tapi om, alexa mau sama kak varo"


perkataan alexa tidak digubris oleh rian, ia menyeret alexa keluar dari mansion itu.


'tunggu saja aku akan kembali!'


Bersambung....


Jangan lupa **like,coment, vote dan follow akun aku.

__ADS_1


budayakan like sehabis baca yokkk**.


__ADS_2