Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S2 BAB 64-SIOMAY


__ADS_3

"Roy"


"Temenin Aku beli siomay bandung"


"Tahun depan! Ya malam ini lah!!"


"Apa kau ingin Aku memotong gaji mu?"


"Aku akan menunggumu, cepatlah!!


Sambungan telepon terputus


Axel menunggu asiten nya di depan mobil milik nya itu sambil menatap foto-foto cantik Clara yang ada di ponsel nya, tanpa Axel sadari mobil Roy telah masuk ke pekarangan mansion dan pria itu telah turun menuju tempat Axel berdiri.


"Tuan,"ucap Roy sekilas.


Pria itu yang sedang fokus pada HP nya seketika kaget Roy menyapa nya dengan tiba-tiba, dengan kesal Axel menatap pria itu menghelakan nafas nya kasar.


"Roy, jangan tiba-tiba mengkaget kan ku seperti itu!"ujar Axel memasukan ponsel nya.


"Maaf Tuan,"ucap Roy dengan suara lesu.


"Kenapa kau menjawab ku dengan malas seperti itu, apa kau tidak suka Aku meminta bantuan mu?"ujar Axel menatap Roy dengan penuh selidik.


"Tidak Tuan,"ucap Roy langsung menyangkal itu.


'Aku begini gara-gara bangun tidur dan kau menganggu ku Tuan, jika Aku jujur bisa-bisa gaji ku di potong, untung Anda bos nya Tuan,' batin Roy menatap Axel.


"Nih, yuk"ucap Axel.


Pria itu melempar kunci mobil sport nya ke Roy, agar bisa lebih cepat bepergian, Roy dengan sigap menangkap lemparan kunci mobil itu yang melayang di depan nya.


"Baik Tuan,"ujar Roy.


Mobil sport itu membelah jalanan ibu kota di malam hari, sementara Axel tengah berpikir keras kemana Dia akan membeli keinginan istri tercinta nya itu.


"Roy, apa kau tahu di mana orang menjual siomay bandung tengah malam begini,"


"Saya juga kurang tahu Tuan, apa tidak sebaiknya tidak Tuan cek di internet toko 24 jam yang mungkin ada menjual siomay bandung,"ucap Roy kepada majikan nya itu.

__ADS_1


Seketika Axel yang mendegar ucapan Roy, menepuk bahu pria itu dengan bangga dan memberikan jempol nya kepada Roy, dan membuka ponsel nya itu untuk mencari di internet.


"Otak pintar mu itu sebagai junior ku memang tidak sia-sia Roy,"ucap Axel.


Roy memang lulusan universitas yang sama dengan Axel, pria itu adalah junior Axel di universitas serta di jurusan yang sama, mendapatkan penghargaan sebagai mahasiswa terbaik setelah tahun Axel sendiri.


"Tentu Tuan, otak saya bukan cuman pajangan,"ucap Roy kepada Axel.


"Wah seperti nya ada, tapi jauh banget astaga,"ucap Axel kesal menatap google maps itu.


Perjalanan nya kurang lebih 1 jam dari tempat tujuan mereka, menggunakan mobil sport di jalanan sepi ini mungkin bisa sekitar setengah jam, tapi dalam masih batas wajar menurut Roy.


"Langsung saja Tuan, besok kita juga ada meeting,"ucap Roy kepada Tuan nya itu.


"Kau benar, Aku akan tidur sebentar kau bangun kan Aku ketika sudah sampai,"ucap Axel dengan santai nya menurunkan posisi kursi penumpang itu dan berbaring dengan nyaman.


Roy menghela nafas nya, bukan nya Roy kesal tetapi begini lah kebiasan Axel dari dulu semenjak mereka sudah kenal dari dulu, dengan pendekatan itu maka nya Axel mengajak Roy untuk menjadi asisten nya, karena Axel tidak suka berinterksi dengan orang yang baru Dia kenal, malas itu lah prinsip perkenalan Axel.


'Enak sekali Kau Tuan,' batin Roy yang fokus menjalankan mobil menuju tempat tujuan.


Roy pun sudah membangunkan Axel, dan lagi-lagi pria itu di suruh membeli sendiri dan Dia menunggu di dalam mobil melanjutkan tidur nya, setelah selesai membeli itu Axel masuk ke dalam mobil dan menutup pintu dengan kasar agar Axel terbangun tetapi pria itu masih dengan mimpi indah nya.


Brak..


"Yang punya istri Aku, dan Aku membayar tenaga mu Roy, sia-sia uang ku jika tidak memanfaat kan kerja keras mu,"gumam Axel masih menutup mata dan melanjutkan tidur nya.


Roy yang mendengar itu seketika kaget, ternyata Tuan nya itu mendegar ucapan nya, untung saja Dia tidak bilang ingin memotong gaji nya lagi, mobil itu menempuh perjalanan pulang setengah jam lama nya, Roy membangunkan Axel dan memberikan kotak siomay bandung itu.


"Tuan ini,"ucap Roy memberikan makanan dan kunci mobil itu.


"Terimakasih Roy, pulang lah Aku tidak ingin kau terlambat rapat besok dan melalaikan tugas mu,"ucap Axel berlalu masuk ke mansion.


'Yang menyuruh ku melakukan ini kau Tuan kalau Aku kurang tidur itu salah mu' batin Roy.


Lagi-lagi Axel memanggil Roy yang bersiap membuka pintu mobil nya itu.


"Roy"teriak Axel.


"Ya tuan,"ucap Roy.

__ADS_1


"Kerja bagus, Aku akan mengaji mu tiga kali lipat malam ini,"ucap Axel mengatakan itu.


"Baik tuan,"ucap Roy menjalankan mobil nya.


'Malam ini tiga kali lipat, bukan gaji bulanan, wah kalo begadang begini, sering-sering saja Nyonya ngidam,'ucap Roy tertawa puas dalam diam nya.


Axel yang sudah mengantuk itu, berjalan dengan lemas menahan kantuk menuju lantai dua tetapi tidak sengaja Dia malah melihat istri nya itu sedang tertidur di sofa ruang keluarga, Axel yakin pasti istri nya itu menunggu pesanan nya sampai-sampai tertidur di sana.


"Sayang, bangun ayo tidur di kamar, nanti masuk angin,"ujar Axel mengoyang kan badan istri nya itu dengan pelan agar segera terbangun.


Tetapi orang yang di bangun kan tidak kunjung bangun, dan malah melenguh kembali melanjutkan tidur nya dengan nikmat itu, tanpa rasa bersalah Clara menepuk tangan Axel seolah-olah itu adalah nyamuk.


"Huh, Aku dan Roy sudah susah membelikan kemauan nya, tetapi orang nya malah tidur nyenyak di sini,"ujar Axel menghembuskan nafas nya dengan kasar.


Dengan sabar Axel mengendong istri nya itu menuju ke kamar mereka, dengan perlahan Axel menidurkan Clara di kasur, tenyata pergerakan itu membuat istri kecil nya terbangun dari tidur.


"Honey, soimay bandung,"lirih Clara dari bangun tidur nya.


"Akhir nya kau bangun juga, baiklah ini pesanan mu istri ku,"ucap Axel membuka kotak siomay bandung pesanan istri nya itu.


Dengan semangat Clara langsung duduk melihat Axel membuka siomay itu dan mengarahkan kepada nya, mata Clara berbinar melihat makanan yang sangat mengugah selera nya saat ini, dengan semangat Clara memakan makanan itu dengan lahap.


Beberapa suap Clara makan dengan lahap, hingga akhir nya Clara merasa kenyang, karena porsi itu terlalu banyak untuk Clara saat ini suka sekali memilih makanan.


"Honey, kamu yang makan Aku kenyang,"ucap Clara memberikan.


"Tidak sayang Aku juga kenyang,"ucap Axel menolak secara pelan.


"Tetapi baby kita ingin melihat mu memakan makanan ini,"ucap Clara mengusap perut nya.


Dengan raut wajah menahan kekenyangan Axel memakan makanan itu sampai habis sesuai keinginan istri nya itu.


'Seperti nya bukan hanya istri ku yang Akan membuncit tetapi Aku juga, sebaik nya pulang kerja Aku harus berolahraga' batin Axel menatap Clara tersenyum kaku.


...............



...

__ADS_1


Roy Fadelio


Pria tampan keturunan campuran indo-turki ini menjabat sebagai asisten Axel semenjak Axel menjabat mengantikan Daddy nya menjadi CEO, padahal waktu itu Roy masih berkuliah, Roy berumur 28 tahun, saat ini, di adalah junior Axel semasa kuliah, Roy masih jomblo garis keras, boleh yang daftar wkwk.


__ADS_2