
Anggun yang menerima jawaban dari Reno itu seketika wajah nya kembali memerah, entah berapa kali pria itu bertindak, hal kecil membuat pipi gadis itu sudah memerah seperti cerry.
"Gombal,"ujar Anggun membuang wajah malu.
"Gombal? Apa itu?"tanya Reno dengan bingung.
"Tidak ada, tapi kalau memang tulus bicara nya sih, makasih,"ujar Anggun dengan malu-malu.
"Hmm,"ucap Reno tersenyum tipis.
Diberitahukan kepada para Tuan dan Nyonya, karena pesawat akan lepas landas di harapkan perhatian nya agar segera memasang selt belt.
Anggun yang mendengar itu langsung memasang selt belt nya begitu pun dengan Reno yang melakukan nya bersamaan, pesawat akhir nya lepas landas di Lake Mckenzie, Australia, mereka turun sudah di jemput beberapa orang bodyguard yang stay di sana.
Mereka masuk mobil, pandangan Anggun tidak lepas dari dunia luar yang begitu bagus, gadis itu melirik pria yang sedang melipat kedua tangan nya di dada dengan wajah tenang nya pria itu terus menatap wajah Anggun.
"Apa kau mengajak ku berlibur Hubby?"tanya Anggun dengan tatapan senang nya.
"Kita honeymoon, membuat anak,"ujar Reno dengan tenang nya.
"Hah?!"
Seketika Anggun yang mendengar itu terkejut menatap wajah suami nya, gadis itu duduk menjauh dari Reno tanda tidak percaya.
"Hei apa kau benar suami ku?"tanya Anggun dengan tatapan curiga nya dan melipat kedua tangan nya di dada.
"Apakah wajah ini berbohong,"ujar Reno yang heran menatap tingkah istri nya.
"Habis nya kau tidak pernah membicarakan hal itu dengan ku, rasa nya agak aneh,"ujar Anggun masih duduk menjauh.
Reno yang melihat ekspresi aneh yang di berikan istri nya itu mendekat kepada Anggun, dan menghimpit tubuh Anggun ke pintu mobil dengan dekat, tangan nya naik membelai wajah mulus gadis nya.
"Aku seorang pria normal little, jika kau ingin membuktikan nya, ayo lakukan di dalam mobil,"ujar pria itu langsung mengigit leher Anggun.
"Akh, Hubby, jangan di sini, apa kau gila di sana ada bodyguard mu mendengar kita,"ujar Anggun mendorong wajah pria itu menjauh.
__ADS_1
Pria itu yang di dorong pun kembali duduk normal, dengan santai nya pria itu berkata kepada bodyguard nya yang menjadi supir mereka.
"Kau di bayar untuk tidak mendengarkan nya di sini bukan?"tanya Reno kepada pria itu.
"Tentu Tuan, saya tidak mendengar,"ujar pria itu hanya fokus menyetir.
"Bagaimana?"tanya Reno melirik Anggun yang hanya terlihat kesal.
"Sudahlah Hubby, kau selalu benar, tapi ini sudah malam, kita akan tidur,"ujar Anggun.
Beberapa puluh menit berlalu akhir nya mereka tiba di sebuah Villa di dekat pantai, villa pribadi milik keluarga Alferoz itu akan di gunakan khusus untuk mereka selama tinggal di Australia, Anggun turun bersama Reno dan masuk ke dalam kamar mereka.
Cklek..
"Wah kenapa banyak bunga mawar di atas kasur, apa pelayan di sini tidak membersihkan nya,"ujar Anggun yang kagum tapi malah mengkoreksi hal itu juga.
"Ku kira kau suka hal seperti itu,"gumam Reno memegang kepala nya.
"Aku akan mandi dulu,"ujar Reno berlalu ke kamar mandi.
"Nakal,"gumam Reno menatap tajam kepada gadis itu.
"Apa kau menyukai nya, Mommy pernah memberikan ini, tapi baru Aku pakai sekarang,"ujar Anggun memutar badan nya.
Ternyata gadis itu sedang duduk di sofa dengan melipat satu kaki nya ke atas, memakai lingerie yang Dia kira baju tidur, tapi yah begitu transparan melayang-layang wkwk.
Reno meletekan nampan itu, dan duduk di samping istri nya, melihat semua dan setiap inci tubuh Anggun yang ternyata selama ini sering tertutup oleh hodie dan pakaian oversize nya, payu*dara yang lumayan besar serta paha mulus yang tereskpos akibat lingerie itu yang tipis.
"Kau mau mengoda ku?"tanya Reno menatap kesal istri nya.
"Seperti nya sekarang Aku tahu tipe gadis mu Hubby, apa itu seksi?"tanya Anggun mengalungkan tangan nya di leher Reno.
"Hmm,"ujar Reno dengan datar nya.
Anggun yang kesal dan tidak melihat suami nya bertindak itu padahal Dia sudah mengkode kode keras, dengan jahil mencium bibir milik suami nya itu, soal ciuman? Tentu Anggun pernah dan Dia sudah terbiasa, Anggun mencium dengan kasar Reno yang melihat istri nya berinisiatif dulu itu pun tersenyum miring.
__ADS_1
"Kau memang nakal,"gumam Reno melepaskan paksa ciuman itu.
Kini Reno yang mencium Anggun, pria itu mengecup, dan mel*mat mereka saling bertukar saliva satu sama lain, hingga akhir nya Anggun merasa tidak bisa menyeimbangi cara berciuman suami nya yang lebih hebat.
"Hah hah Hubby, apa kau yakin tidak pernah berciuman dengan orang lain, kau membuat ku kewalahan,"ujar gadis itu dengan nafas yang berpacu-pacu.
"Hmm,"ucap Reno.
Pria itu kembali mengecup, tapi sekarang kecupan itu turun ke leher meninggalkan kissmark di leher Anggun dengan banyak dan warna kemerahan itu, tangan kekar pria itu naik meremas dada Anggun yang lumayan besar itu.
"Ss*** dada mu sangat kenyal, apa ini jelly?"ujar Reno yang malah sempat sempat nya bertanya.
"Kau masih sempat menanyakan hal aneh, di saat kau berusaha membuat ku seperti ini,"ujar Anggun kesal.
Tangan Reno yang satu nya turun ke paha mulus Anggun, gadis itu mengeliat menahan ******* yang membuat nya tambah bernafsu itu.
"Stttt a*hh Hubhy,"ujar Anggun mencengkram pelukan nya kepada tubuh Reno.
"Jangan menahan nya, Aku menyukai nya,"bisik Reno ke telinga Anggun.
Pria itu mulai mengesek tangan nya di bagian klirot*s Anggun, dengan perlahan Reno merobek celana da*lam gadis itu, dan memasukan jari nya.
"Hubby, apa kau yakin, jika kau melakukan nya, kau akan terjebak dengan ku selama nya,"ujar Anggun mengatakan itu sambil menutup wajah malu.
"Karena itu memang keinginan ku,"balas Reno melanjutkan aksi nya.
Dengan sekali tarikan Reno merobek linggerie milik Anggun hingga menekspos badan gadis itu yang polos.
"Baju ku,"teriak Anggun kesal.
"Nanti Aku akan membeli nya untuk mu lagi,"ujar Reno dengan nafas yang sudah berat menahan hasrat.
Pria itu mengendong tubuh polos istri nya ke kasur dan menghimpit tubuh Anggun, Reno membuka semua pakaian yang menutup tubuh nya hingga mereka berdua pun sama-sama polos, seketika Anggun yang melihat junior suami nya itu terkejut, junior nya yang besar dan berdiri tegak serta berurat, membuat Anggun meneguk saliva nya dengan kasar.
"Hu hu hubby ga bakal muat!"
__ADS_1