Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S2 BAB 48-FRIEND'S TIME


__ADS_3

Pagi hari nya Clara terbangun terlebih dahulu, gadis itu menatap langit kamar hotel, Dia merasakan tubuh nya sangat sakit dan remuk kala itu, tidak di sangka seorang Axel yang sudah menyatakan cinta nya malah setiap hari makin ganas permainan nya, hal itu membuat Clara tidak tahu lagi harus apa.


"Apa orang yang nikah sama duda bakal di gempur sampai pagi semua yah" gumam Clara menatap wajah Axel.


Pria itu tertidur sangat tenang sambil tangan nya terlalu memeluk posesif pinggang Clara, gadis itu menatap dekat wajah Axel sambil tersenyum bahagia, bulu mata yang panjang dan alis mata yang tebal, rahang yang kokoh, membuat Clara memegang leher pria itu dan mengusap nya, tanpa Clara sadari Axel tiba-tiba membuka mata nya dan menahan tangan Clara yang mengelus leher nya.


"Apa kau mau kita melakukan hal semalam lagi" ucap Axel yang tiba-tiba itu.


Clara yang kaget suami nya itu terbangun, langsung menarik tangan nya karena gadis itu memang sedikit tahu kalo area sensitif suami nya juga ada di bagian leher.


"Tidak honey, Aku akan mandi, Alisa pasti sudah menunggu untuk sarapan" ujar Clara berusaha berdiri dari duduk nya.


Clara menarik selimut yang di pakai Axel, sambil berjalan tertatih, pria itu menikmati cara berjalan istri nya yang terlihat sangat lucu karena perbuatan nya, Clara melirik kepada Axel.


"Apa nya yang lucu? Ini perbuatan mu" kesal Clara kepada suami nya.


Udah saling cinta sih, tapi sifat mudahan kesal Clara kayak nya ga bakal hilang kalo dikit dikit di godain Axel gini mah.


"Sedikit bangga karena ini perbuatan ku" ucap Axel tanpa ragu mengatakan hal itu.


"Dasar, suamiku memang berbeda hal begini bangga" ketus Clara menuju kamar mandi.


Pria itu menahan tangan Clara ketika ingin masuk ke kamar mandi lalu, mengusap pipi nya lembut dan memegang dagu nya pelan, Axel ******* bibir tipis Clara cukup lama mempermainkan lidah nya hingga menyapu bersih mulut istri cantik nya itu.


"Hosh hosh, apaan sih Honey" kesal Clara memukul dada bidang suami nya itu.


"Kecupan selamat pagi" singkat Axel menatap Clara.


"Itu bukan kecupan lagi, tapi ciuman yang berlebihan" kesal Clara menuju kamar mandi.

__ADS_1


Axel mengekori kemana istri nya itu berada, Clara mandi pria itu juga ikut mandi, Clara memakai pakaian Dia malah menunggu Clara memilihkan pakaian untuk nya.


"Kenapa masih belum pakai baju" ujar Clara dengan bingung.


"Pilihan lah" ucap Axel dengan enteng nya.


Clara hanya menghela nafas nya dengan gusar lalu memilihkan baju untuk suami nya itu, baju santai tetapi membuat Axel terlihat lebih fresh dan tidak kaku karena sering memakai jas, pria itu malah terlihat semakin tampan dan muda di usia nya yang ketiga puluh satu tahun.


"Hmm, tampan" ucap Clara memberikan jempol nya kepada Axel melihat hasil karya nya itu.


"Oke, ayo kita makan" ujar Axel mengajak istri nya keluar kamar hotel.


Mereka berdua turun menuju ruangan khusus VVIP tempat makan yang sudah di sediakan, ternyata di ruang makan bukan hanya ada Mommy, Bunda, Alisa tetapi juga ada Varo, Reno, Rere dan Anggun.


"Pengantin baru lama banget keluar nya, Gua udah laper" teriak Anggun kepada Clara yang baru datang itu.


"Astaga kalian belum pulang juga?" tanya Clara duduk di samping Axel itu.


"Belum Cla, Pak Axel kasih gratis nginap hotel mewah, kapan lagi kan" ujar Anggun dengan tawa kecil nya.


"Anggun, kalo ngomong sama betingkah jangan kayak cowok deh kasian Gua sama calon suami Lu kali lihat ini" ujar Clara mengejek teman nya itu.


"Enak aja, biarin lah gatau ini juga, lubang hidung nya aja Gua gatau bentukan nya, gimana Dia mau lihat Gua" ujar Anggun menyantap makanan nya ini.


"Udah Cla, ini anak emang ga ada yang ngajarin, biarin nanti suami nya aja" jelas Rere yang juga melanjutkan makanan nya.


"Haha" suara tawa kedua pria itu membuat Ketiga gadis itu bingung, tentu saja karena Axel dan Varo tiba-tiba tertawa tanpa mengatakan hal lucu dan berbicara apa pun, sementara Reno hanya diam melanjutkan makanan nya dengan damai.


"Aneh banget laki Lu Cla, Re" ujar Anggun keceplosan itu.

__ADS_1


"Kau" tatap Varo dan Axel bersamaan.


Anggun yang di tatap itu hanya bisa menggarukan kepala nya sambil tersenyum canggung.


"Miris banget nasib Gua, belum ada pawang ga ada yang belain" gumam Anggun menunduk menghindari tatapan kedua pria yang dingin itu.


Veronica yang menatap anak anak muda terus berbicara itu mulai membuka suara karena, suara mereka tidak dapat terkontrol.


"Kalian kalo sudah berkumpul pasti berisik, lanjutkan makan dulu" tegas Veronica kepada semua orang.


Mereka pun melanjutkan makanan, dan hanya sesekali berbicara jika itu sesuatu hal yang penting dan patut di bicarakan. Setelah selesai makan para ibu ibu Bunda Eti, dan Mommy Veronica memilih mengobrol santai di platform hotel menikmati udara pagi hari, sedangkan para muda mudi berniat ingin ke kolam renang, sebenarnya yang cowo nya aja sih pengen renang yang cewe mah lihatin aja sambil rendam kaki.


"Mommy, Alisa mau berenang juga boleh?" ucap gadis itu meminta izin.


"Boleh, Roy baju renang Alisa mana yah?" tanya Nyonya Arnolda itu kepada asisten suami nya.


"Ini Nyonya" ucap Roy memberikan paper bag.


Roy seperti nya memang selalu siap siaga kepada keluarga Arnolda karena itu lah Dia di gaji dengan bayaran yang bukan main. Alisa berenang di bagian yang rendah sendiri, sedangkan ketiga pria itu seperti nya bersiap berdiri ancang-ancang itu mulai berlomba.


"Astaga sixpack banget badan Kak Varo, astaga Pak Axel juga ternyata badan mereka tertutupi selama ini oleh jas rapat itu" ujar Anggun mengatakan hal itu di depan kedua istri pria itu.


"Mbak kalo mau lihat mata nya di jaga yah, suami kita" ucap Clara dan Rere serentak.


"Lihatin Kak Reno aja gih" ujar Clara mengarahkan wajah gadis itu ke arah Reno.


Anggun tergangga karen gadis itu baru juga melihat badan Reno si beruang kutub itu untuk pertama kali, gadis itu mengeluarkan handphone nya dan memotret ketiga pria itu yang sedang bertelanjang dada.


"Dunia fantasi ku!!!" teriak Anggun dengan bahagia.

__ADS_1


Clara dan Rere hanya bisa menatap teman nya itu dengan heran, kapan ini gadis waras nya lihat cogan sama yang roti sobek langsung oleng kanan kiri yah.


"Untung teman Gua, kalo ga udah Gua banting" ujar Clara.


__ADS_2