Pria Idola, Jangan Pernah Meninggalkan Jejak dengan Menyakiti Hati Seorang Perempuan

Pria Idola, Jangan Pernah Meninggalkan Jejak dengan Menyakiti Hati Seorang Perempuan
Prolog Dan Pengenalan Tokoh


__ADS_3

Hai, assalamualaikum pembaca Mangatoon


Selamat membaca kisah kasih dari kota Fak-fak, Papua


Raka dan Mardo. Semoga  kalian suka ya, jangan lupa tinggalin jejak


Like, komen dan vote yaa, aku pasti membalas.


***


Raka Bramantyo, putra pertama dari keluarga pengusaha kapal yang bernama Bramantyo, usianya


dua puluh satu tahun.


Mereka sekeluarga menempati  rumah megah  tidak jauh dari pelabuhan.


Kehidupan Raka dan adiknya, Richi tak bisa dipisahkan  dari laut serta suasananya..

__ADS_1


Suara suara awak kapal yang tengah melepas jangkar. Kadang  pekikkan burung  camar yang


menyambar ikan adalah pemandangan  serta suasana sepanjang kehidupan mereka.


Kota kecil yang tengah berkembang pesat menjadi sentral perdagangan antar pulau itu perlahan telah menjadi tempat bisnis yang menguntungkan. Banyak pengusaha mulai melirik dan datang ke kota tersebut. Raka tumbuh diantara kesibukkan bisnis orang tuanya serta pertumbuhan pesat kota itu. Keluarga Bramantyo populer bukan saja oleh kekayaan tapi juga karena sifat ramah dan baik hati pak Bramantyo. Tak kalah dengan ayahnya, Raka juga telah menjadi pria idola gadis gadis kota itu. Raka memiliki wajah tampan, mata setajam elang, garis bibir bagus serta tubuh atletis. Sempurna sekali pria bernama Raka Bramantyo itu. Pria idaman yang bisa memberikan kebahagian, serta harta berlimpah begitulah pikiran dikepala gadis gadis.


Selain dua hal yang telah dimiliki oleh Raka, kaya serta tampan berkharisma seperti ayahnya. Ternyata Raka memiliki kemampuan bermain gitar yang membuat gadis gadis hesteris. Permainan gitarnya mampu mengiris ngiris  jantung siapa saja yang mendengarnya. Bahkan bapak bupati  sangat terkesan saat pertama kali menyaksikan permainan gitar Raka di acara pesta ulang tahun kota mereka. Sejak itu Raka selalu hadir dan bermain gitar pada acara bapak bupati. Bahkan seorang bupati mengidolakan Raka.


Richi Bramantyo, adik Raka Bramantyo satu-satunya.


Masih sangat muda. Bakal memiliki tubuh tinggi seperti kakaknya. Bersifat baik hati, murah senyum


tujuh orang sahabat yang sering bersamanya. Vana, Betty, Zamzam, Rose, Sulaiman, Husen Rumadau dan


Wiliam. Richi ramah dan terbuka. Mardo menjadi teman istimewa setelah perkenalan mereka saat pertama kali


datang ke kota Eksotik.

__ADS_1


Mardo Prameswari,  gadis yang sedang menanjak remaja. Senang menulis dan berkhayal. Karena Papinya ditugaskan  ke kota terpencil dan primitif, mereka sekeluarga terpaksa ikut pindah. Papi marah jika kota itu


disebut Primitif. Karena menurut Papi yang sudah pernah meninjau, kota itu merupakan  kota yang cantik,  unik dikelilingi oleh laut biru, pantai putih yang panjang dan luas.  Serta pegunungan yang memuat burung-burung unik, flora dan alam  yang dihuni penduduk Papua. Papi menyebutnya kota Eksotik.


Kisah ini dimulai  di kota Fak-fak atau kota Eksotik. Pertemuan pertama Raka dan Mardo  terjadi saat  kepindahan  tugas  ke kota Eksotik. Raka adalah pria yang pertama yang bertemu dengannya di Bandara Zepman. Tetapi Richi mengira dia kenalan pertama gadis bernama Mardo itu. Richi terkejut mengetahui hubungan kakaknya dan Mardo


lebih mendahuluinya. Mardo memang tak begitu menanggapi perasaan Raka. Karena ia masih belia serta ada Richi teman satu sekolah yang selalu bersama.


Raka terus berjuang dan menunggu hingga Mardo menjadi miliknya. Ia akan bersaing hidup dan mati demi cinta sejatinya. Termasuk bersaing dengan Richi adiknya. Ia terbakar api cemburu ketika Mardo dekat dengan Richi. Laki-laki itu bertekat menghapus kemarahan dan rasa benci. Satu lagi ia berjanji tidak akan pernah meninggalkan jejak dengan membuat seorang gadis patah hati. Hanya satu cinta di hatinya.


Mari mo ikuti kisah, petualangan Raka dan Richi bersama sahabat-sahabat mereka.


Bagaimana caranya mendapatkan cinta sejati serta pasangan impian.


 


 

__ADS_1


Cikidot, Selamat membaca


__ADS_2