Pria Idola, Jangan Pernah Meninggalkan Jejak dengan Menyakiti Hati Seorang Perempuan

Pria Idola, Jangan Pernah Meninggalkan Jejak dengan Menyakiti Hati Seorang Perempuan
Episode. 88 Kenangan Winter Sonata Bag. Dua


__ADS_3

Lama sekali pasangan-pasangan honeymoon itu berada di lokasi shooting drakor winter sonata. Tak puasnya mereka membuat foto-foto di mana lokasi syuting drama Korea Winter Sonata itu dibuat.


Agaknya pasangan pasangan muda itu juga memiliki kenangan yang berkesan tentang drama Korea Winter Sonata seperti halnya Mardo.


Drama Korea Winter Sonata memiliki monumen sendiri di pulau tersebut. Orang-orang mungkin tidak akan menjadikan Nami island sebagai salah satu tujuan wisata mereka jika ketenaran Winter Sonata biasa-biasa saja. Dan


pulau ini tidak di hubung-hubungkan dengan drama itu.


Mardo masih merasakan, indahnya cinta tokoh-tokoh drakor Winter sonata, tentang cinta segitiga yang berbaur dengan iri, cemburu, penghianatan, ketidak percayaan serta cinta sejati.


Drama Korea Winter Sonata itu memang sangat romantis dan berkesan di dalam hati setiap orang yang pernah menyaksikan film tersebut. Mereka yang melihat drama Korea tersebut pasti akan penasaran dan memiliki impian ingin melihat langsung keindahan pulau Nami. Benar-benar ingin melihat seperti apa pulau berbentuk bulan separuh tersebut.


Wajah-wajah mereka sangat antusias. Barangkali membayangkan Seperti apa patung berbentuk wajah Bay Yung Jun dan Choi Ji woo yang berdiri di salah satu sisi Pulau Nami.


Ketika pertama kali Mardo menginjakkan kakinya ke pulau Nami mereka disambut sebuah patung perempuan berambut panjang yang menggunakan pakaian tebal dan itu merupakan replika dari sosok Choi ji Woo, pemeran perempuan cantik utama di drakor itu.


Patung replika itu berdiri di dekat air mancur berbentuk menara mini dan deretan pohon pohon yang daunnya baru tumbuh, hijau muda dan ada juga yang berdaun kecoklatan karena musim dingin.


Pohon pohon pinus yang berbaris, maple menjadi pemandangan khas ketika baru tiba di pulau Nami yang sangat khas.


Seorang pemandu lokal menjelaskan tentang lokasi syuting Winter Sonata yang tersohor itu yang pertama adalah lokasi ciuman pertama


pemeran utama perempuan dan laki-lakinya. Juga ucapan janji akan bertemu tahun berikutnya di tempat itu.


Lokasi ini agaknya telah menjadi tempat wajib buat para pasangan untuk berfoto-foto dan bermesraan. Sempat melewati central Korean tree lane untuk sampai


lokasi syuting First Kiss ini kita disambut sebuah meja dengan dua boneka salju kecil yang sedang berciuman.

__ADS_1


Kemudian jembatan kayu berhiaskan botol botol soju, yakni minuman alkohol khas Korea. Jembatan itu menjadi penghubung antara Central Korean Central Line menuju tempat lainnya.


seberang jembatan sangat pas untuk pasangan yang sedang dimabuk asmara.


Setelah puas melihat lokasi-lokasi yang ditandai sebagai tempat tempat shooting Winter Sonata. Serta membuat foto-foto mesra kemudian rombongan lanjut ke sebuah tempat bernama Metasequioa line yang tidak kalah terkenal buat para pencinta Winter Sonata mungkin di sinilah Puncak kebahagiaan itu ibu-ibu, pasangan remaja, dan dewasa bapak-bapak sampai anak-anak berebut untuk berfoto di Jalan Setapak yang berdiri pohon-pohon metasequoia yang tinggi menjulang tersebut, nah tidak jauh dari sana tampak replika patung kekasih yang berdiri kaku dan dikelilingi oleh para wisatawan.


Mereka bukan pasangan yang sedang melakukan pemotretan prewedding dan harus menempatkan mereka untuk beberapa detik mereka adalah replika pemeran Winter Sonata yang diabadikan dalam bentuk patung dengan ukuran persis sama dengan tubuh pemainnya 15 tahun yang lalu ketika syuting Winter Sonata.


Di tempat itu demi mendapatkan foto di sana para pengunjung harus antri karena semua orang agaknya ingin mengabadikan kalau dia telah ke lokasi


pembuatan drakor Winter Sonata.


Tentu saja sama halnya dengan Mardo yang datang ke pulau Nami itu adalah karena obsesinya setelah menonton Winter drakor Sonata.


Mungkin karena memang mereka datang untuk membuktikan rasa penasaran terhadap pulau nami dan Winter Sonata yang selalu dihubungkan dengan pulau itu.


Sebuah danau buatan kecil yang sederhana dengan beberapa tong-tong yang berisi kimchi yang sedang difermentasi.


Pemandangan deretan pohon ikonik, dedaunan merah kecoklatan, kuning sangat memanjakan mata.


Jalan-jalan setapak Di antara pohon-pohon ceri ginkgo, dan corner tidak boleh diabaikan. Hanya karena lokasi ini tidak begitu identik dengan Winter Sonata. Sudah menjejakkan kaki di pulau Nami rugi Rasanya jika tak berkeliling dan berfoto-foto. Mardo bahagia sekali, ia berlarian kesana dan kemari. Berpose, tertawa, melompat, lepas bebas, membuat Raka terbawa suasana.


Laki laki muda itu juga tak kalah narsis, ada saja seseorang yang mau membantunya membuat foto narsis, bahkan ada gadis cantik yang berlama-lama membuatkan dia foto narsir, membuat Mardo cemburu dan buru-buru datang menarik kuping laki-laki itu sehingga Raka mengaduh-aduh kesakitan dan ia ditertawakan oleh gadis-gadis dan ibu-ibu.


Mardo melotot dan membesarkan matanya pura-pura marah. Namun akhirnya mereka tersenyum tertawa dan berpelukan. Raka mencium kening istrinya


penuh perasaan sayang.

__ADS_1


Pemandu wisata pulau Nami juga mengajak rombongan pasangan honeymoon membuat kerajinan dari tanah liat yang nanti hasilnya bisa di bawa pulang.


Pasangan pasangan pengantin honeymoon tersebut sangat menikmati pembuatan kerajinan dari tanah liat. Beberapa saat mereka menghabiskan waktu di sana.


Lelah mengelilingi pulau Nami, pemandu membawa rombongan menikmati kuliner khas Nami Island. Raka menarik tangan Mardo untuk duduk berdua dengannya.


Ada banyak makanan yang enak, bahkan juga ada kopi asal Indonesia kata pemandu wisatanya. Salah satu kuliner yang wajib dicoba adalah pancake. Konon katanya pancake Nami island ini wajib dicicipi jika ke Korea Selatan.


Rombongan disuguhi hidangan chicken barbeque dilengkapi oleh jamur dan berbagai makanan lain seperti Kimchi, sambal khas Korea, sayur-sayuran dan nasi putih. Tidak perlu khawatir karena menurut pemandu wisata semua makanan tersebut telah bersertifikasi halal di Korsel. Hidangan chicken barbecue itu disajikan dan dipanggang langsung di depan para rombongan.


Raka dan Mardo menikmati makan siang itu penuh selera, daging ayam yang begitu lembut dan bumbu yang meresap membuat mereka sampai nambah.


Makanan lainnya juga menyusul menambah hidangan-hidangan khas Korea, ada Samgyetang , bulgogi hingga bibimbab.


Setelah makan siang, mereka masih menghabiskan waktu itu di pulau Nami, terakhir mereka mengunjungi makam Jenderal Nami disemayamkan.


Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa nama pulau ini diambil dari nama seorang jenderal. Yakni Jenderal Nami yang di makamkan di tempat itu.


Makam Jenderal Nami terdapat sebuah batu dengan torehan kata indah berupa puisi dari Jendral Nami.


Area makam cukup luas dengan makam yang ada di posisi tengah sejumlah patung pun tampak berdiri di sekitarnya.Siapa saja boleh mengunjungi makam ini asalkan tetap menjaga kesopanan dan kebersihan.


Terima kasih sudah membaca Pria Idola, dukung author dengan


like, komen dan vote.


bersambung

__ADS_1




__ADS_2