
Sebelum baca please, pencet tanda 👍🏻
jangan lupa komen juga yah, please... Tinggalkan jejak kalian, nanti aku mampir balik kok ❤️
Mengandung 18+
author tidak bertanggung jawab akan apapun, kebijakan pembaca sangat disarankan.
•••
Iis duduk dilantai sampai melihat lingerie yang kata Juan bagus. Lingerie tersebut tidak berbahan menerawang, tapi berbahan silk yang licin bentuknya seperti mini dress, ada brukat yang menutupi dadanya, walaupun dressnya berdada rendah Iis masih bisa menyembunyinya dua bukit kembarnya.
"Beneran ini teh bagus ? Ngak bakal masuk angin gitu ?" tanya Iis lagi, Iis lebih suka mengunakan piama dengan celana panjang kalau tidur.
Iis kembali menimbang-nimbang lagi, 'cobai ngak ada salahnya kali yah' pikir Iis sambil mengambil baju tersebut kemudian mencobanya.
Iis memandang pantulan tubuhnya di cermin, kulit kuning langsat khas wanita indonesianya benar-benar membuat Iis cocok mengunakan lingerie tersebut. Lingerie tersebut benar-benar sempurna di tubuh Iis, menunjukkan kelebihan di tubuh Iis tanpa mengexposenya. Iis tersenyum melihat pantulan tubuhnya, ternyata Iis menyukainya. Iis dengan cepat mengambil ikat rambut kemudian mengikat rambutnya tinggi-tinggi menunjukkan leher jenjangnya.
Entah kenapa Iis ingin mendengarkan musik, Iis memilih satu musik dengan cepat lagu Don't know what to do - Blackpink langsung bergema di kamar Juan.
Honjaga pyeonhae
Nan geunyang geurae
Oneulcheoreom yeppeun nare
Eotteohge ireohge modeun ge beokchagiman hae
Don't know what to do
Don't know what to do without you
Don't know what to do without you
Don't know what to do without you
You know I
Don't know what to do
Don't know what to do without you
(Don't know what to do-blackpink)
Iis mengerakkan badannya mengikuti irama musik yang ada, Iis asik menari tanpa sadar kalau Juan sudah memperhatikannya dari pintu.
__ADS_1
Juan tersenyum melihat Iis yang meloncat-loncat kecil didepan kaca, saat Iis menaikkan kedua tangannya membuat lingerie Iis naik keatas pahanya, Juan langsung bisa melihat paha mulus Iis, dengan cepat Juan menelan salivanya. Pikiran Juan benar-benar mulai memikirkan tindakan mesum apapun yang bisa Juan lakukan pada Iis detik ini juga.
"Juan..." panggil Iis saat melihat Juan di pintu. Panggilan Iis membuat Juan melupakan pikiran liarnya.
Iis tersenyum sambil meloncat-loncat kecil kearah Juan kemudian memeluk Juan, lalu menarik tangan Juan, mengajak Juan menari bersama Iis.
"Aku ngak bisa nari, Yang," ujar Juan.
'Aku bisanya bikin kamu mendesah sama menjerit manggil nama aku, kalau kamu izinin' batin Juan sambil tersenyum melihat Iis.
"Bohong, I don't know what to do without you..you..." Iis bernyanyi sambil menatap Juan dengan pandangan jenaka, membuat Juan tersenyum mau tidak mau Juan mengikuti kemauan Iis untuk menari.
Juan merangkul pinggang Iis memeluk tubuh Iis kemudian bergerak kekanan dan ke kiri, Juan memutar tubuh Iis dua kali kemudian memeluk Iis kembali. Iis yang sudah kelelahan hanya bisa memeluk Juan sambil meletakkan dagunya di dada Juan, Iis menatap Juan sambil tersenyum.
Juan membalas senyuman Iis, pikiran mesumnya sudah menghilang entah kemana, Iis benar-benar tau cara untuk membuat Juan tidak berpikir ke arah sana, dengan atau tampa Iis sadari.
" I don't know what to do without you, Yang," ujar Juan menirukan lirik lagu yang baru saja Juan dengar tadi.
(Aku tidak tau harus berbuat apa tanpamu, Yang.)
Iis tersenyum mendengar perkataan Juan, "Aku juga, Juan.."
Iis langsung mencium bibir Juan dengan lembut, mengalungkan tangannya di leher Juan. Mencium bibir lelaki kesayangannya.
•••
'Kenapa gelap banget sih, Bi Yuli lupa nyalain lampu, yah' batin Taca sambil berjalan masuk kelorong yang memisahkan pintu depan dengan ruang tamu dan dapur.
Sesampainya di dapur Taca menyimpan Tas dan belanjaannya di meja dapur, saat Taca akan mencuci tangan di meja dapur tengah, ada seseorang yang menyergapnya dari belakang, hampir Taca berteriak seandainya Taca tidak mencium wangi tubuh orang yang menyergapnya mungkin Taca sudah berteriak keras.
"Di..."
Adipati langsung menelusupkan wajahnya keleher belakang Taca menghirup wangi rambut Taca. "Tau ngak hukuman buat perempuan yang pulang malem?"
Adipati bertanya sambil meraba dan mengelus kaki dan perut Taca dengan lembut. Gerakan yang dilakukan Adipati membuat Taca menahan napasnya.
"Maaf, Di.." desah Taca menahan hasratnya.
"Shhhtt..." Adipati menyuruh Taca menutup mulutnya.
Taca terdiam dan pasrah menghadapi sisi liar Adipati, menikmatinya adalah pilihan terbaik yang dimiliki Taca saat ini, walau Adipati tiba-tiba memiliki ide untuk mengikat tanganya menggunakan dasi miliknya...
Detik berganti menit, akhirnya Adipati dan Taca menuntaskan segalanya, merengkuh kenikmatan duniawi. Tapi ada yang berbeda yang dirasakan Taca, perut bagian bawahnya terasa penuh.
'Jangan bilang, Adipati melepaskannya didalam...!?' batin Taca panik.
__ADS_1
"Di, Adipati.." panggil Taca dikuping Adipati sambil mengigit kuping Adipati.
"Hah.. kenapa, Amore ?"
"Kamu...di dalam ?" tanya Taca sambil membulatkan matanya.
"Hah.. eh... maaf ngak sengaja..."
Buggg
Dengan tangan yang masih terikat dasi Adipati, Taca memukul dada Adipati kesal.
"Ya udah ngak papa," jawab Adiapati tenang, kalau jadi juga bagus, pikir Adipati.
"Kamu tu..."
Taca menghentikan ocehannya, kemudian menatap ke atas langit-langit dapur. Taca dan Adipati kaget saat lampu dapur menyala tiba-tiba.
Taca dan Adipati berpandangan, kemudian....
"Woiii... bule mesum, ini rumah apa goa, gelap amat..."
Taca dan Adipati langsung menahan napasnya mendengar suara yang sangat mereka kenal baik.
"ABAH..." jerit Adipati dan Taca berbarengan.
•••
Klo ngak nyambung mohon maaf banyak banget adegan yang dihapus... biar lulus review hehehee...
Udah ah author tobat bikin adegan ehem-ehem...
Nah loh nah loh.... 🤣🤣🤣🤣
Siap-siap direbus kamu Adipati. Nikah nih pasti...
Siapa yang siap Adipati dan Taca menuju Sah ? Bentar lagiiii huhuyyy....
Terima kasih sudah membaca maaf klo masih banyak typo...
Add ig author yah storyby_gallon
Jangan lupa comment,like, kasih bintang, kasih tau juga orang-orang satu kampung buat baca karya author and vote yah ❤️❤️
Comment yang banyak, author suka keributan hehehe...
__ADS_1
Salam sayang Gallon