Water Teapot

Water Teapot
More and more..


__ADS_3

Sebelum baca please, pencet tanda 👍🏻


jangan lupa komen juga yah, please... Tinggalkan jejak kalian, nanti aku mampir balik kok ❤️


Mohon yang berumur kurang dari 18 tahun skip bab ini, ngak usah dibaca. Pokoknya kaka gallon tidak bertanggung jawab atas apapun yang terjadi.


Kebijakan pembaca sangat di sarankan.


•••


"Di..."


"Hmm..."


"Tau ngak pas kamu datang ke apartemen aku pertama kali aku tuh abis berendam di bathup, terus kaget ada yang gedor-gedor apartemen. Jadi langsung pake kemeja kamu," ujar Taca sambil mengingat kejadian mereka pertama bertemu.


"Hahahaaa... iya aku ingat, aku kaget kamu buka pintu cuman pake kemeja punya aku, rambut diiket tinggi-tinggi basah, aku sangka kamu ngegoda aku, makanya aku langsung nyium kamu," ujar Adipati sambil mengusap rambut belakang Taca.


"Ih.. aku panik tau ada orang gedor-gedor apartemen, aku sangka apaan. Ternyata kamu yang datang." ujar Taca sambil tersenyum.


"Pas kamu buka pintu, Amore. Aku bahagia banget. Makanya aku langsung nyium kamu, biar aku bisa nginget kamu dengan hati aku, Amore,"


"Hati apa nafsu ?" goda Taca sambil menyenderkan badannya kembali di dada Adipati.


"Hati, aku juga ngak ngerti, kenapa aku bisa jatuh cinta sama kamu. Kamu tuh kecil, mungil, cerewet, pokoknya jauh dari sifat istri impian aku, Amore."


"Lah emang sifat istri impian kamu apa ?"


"Yah baik, ngak cerewet, terus kalau marah ngak bawa-bawa pisau dapur.. awww..."


Dengan kesal Taca menyikut perut Adipati kesal, " Yang bikin video siapa ?".


"Hahahaaa... udah ah,"


"Di, kalau aku ngak bisa jadi istri yang baik gimana? Kalau aku ngak bisa punya anak gimana ? Kalau aku ngak bisa jadi ibu yang baik gimana? Kalau aku mgecewain kamu gimana ?" Taca mengeluarkan kekhawatirannya tentang kehidupan pernikahan yang akan mereka jalani.


"Ngak papa, kita sama-sama belajar. Baik, buruk, manis, pahit kita jalanin berdua, sekarang cuman ada kita versus dunia dan nanti bakal ada aku, kamu dan anak-anak melawan dunia," ujar Adipati sambil mengecup bahu Taca lembut.

__ADS_1


Taca tersenyum mendengar penjelasan Adipati.


"Di, maaf yah aku ini ngak sempurna, aku butuh kamu buat sempurna,"ujar Taca sambil menatap mata Adipati kemudian mengelus dahi lalu hidung dan berakhir dibibir Adipati.


"Setidak sempurna kamu, Amore. Aku akan terus memilihmu lagi, lagi, lagi dan lagi. Tanpa henti, tanpa ragu, dalam sekejap, aku akan terus memilih kamu. Karena setidak sempurnanya kamu, aku tetap mencintai kamu, Amore." jawab Adipati sambil menautkan tangannya dengan tangan Taca kemudian mencium punggung tangan Taca.


"Love you, Mr. Berutti," ujar Taca sambil mengecup bibir Adipati.


"Love you, more Mrs. Berutti," jawab Adipati sambil mencium Taca lembut.


•••


Taca tertidur dengan nyenyak, Taca menjadikan lengan Adipati sebagai bantal. Setelah mandi Taca dan Adipati ambruk karena kelelahan. Rasanya menjadi Raja dan Ratu sehari benar-benar menguras tenaga.


Taca tiba-tiba merasakan sesuatu menciumi punggungnya, Taca juga merasakan sentuhan-sentuhan dibagian-bagian senitive tubuhnya. Seketika itu juga Taca terbangun kemudian menangkap tangan nakal yang mengerayangi dirinya.


"Kenapa bangun ?" goda Adipati sambil mengeratkan pelukkannya.


"Kamu yang bangunin aku, Di," cicit Taca sambil mengigit bagian bawah bibirnya berjuang untuk tidak meloloskan desahan dari bibirnya.


"Hmmm..."


"Kamu udah bangun ?" tanya Adipati sambil mengecupi leher Taca dan menberikan bukti kepemilkan di belakang leher Taca.


"Udah..." cicit Taca sambil menggigit jempolnya.


Adipati tersenyum kemudian mencium Taca lembut, Adipati meminta akses penuh pada Taca dengan lembut Adipati menjelajah bagian dalam bibir Taca, Adipati mengigit bibir bagian bawah Taca.


Dan mereka pun melakukannya.


•••


Matahari sudah sangat tinggi saat Adipati dan Taca selesai mandi dan bersiap untuk check out, mereka berdua menskip makan pagi. Mereka manjadikan satu makan pagi dan siang.


"Amore, kita mau bulan madu kemana ?" tanya Adipati.


"Hmmm ngak tau, terserah, mau dibawa ke kutub utara juga, asal sama kamu, aku mah ayo aja," ujar Taca sambil tersenyum pada Adipati.

__ADS_1


"Ngapain ke kutub utara ?" tanya Adipati bingung.


"Ternak beruang kutub hahahhaaa..." jawab Taca ngaco.


"Yeh... ngaco," ujar Adipati.


"Aku ngak tau terserah aja aku mah," jawab Taca sambil memakai parfume kesukaannya.


"Kita ke Viterbo, aku mau ketemu Nonno dan Nonna. Aku mau ngenalin kamu sama keluarga Aku di sana, Amore," ujar Adipati sambil berjalan mendekati Taca yang sedang duduk di depan meja rias.


Taca menatap Adipati kemudian tersenyum, "Boleh, kapan ?".


"Bulan depan atau dua bulan lagi gimana ? Kita harus urus visa dan lain-lain."


"Oke, aku ngikut aja," ujar Taca sambil mengelipkan rambutnya ke belakang telinganya.


"Sama, Amore. Seminggu lagi aku ada kunjungan ke Singapura. Ngak papa kamu aku tinggal atau kamu mau nyusul. Karena kerjaanya cuman 3 hari setelahnya bebas. Kamu nyusul aja gimana ?" usul Adipati.


"Oke.. aku nyusul aja deh, kalau gitu."


"Good..." ujat Adipati sambil mencium bibir Taca.


•••


Mulai sekarang kaka gallon ngak bakal bikin adegan ehem2 lagi, pusing...


Heheheee...


maaf kalau ngak nyambung, adegan ehem-ehemnya yah.


Kaka gallon mau bikin yang nyesek-nyesek dulu, byeeee....


Terima kasih sudah membaca maaf klo masih banyak typo...


Add ig author yah storyby_gallon


Jangan lupa comment,like, kasih bintang, kasih tau juga orang-orang satu kampung buat baca karya author and vote yah ❤️❤️

__ADS_1


Comment yang banyak, author suka keributan hehehe...


Salam sayang Gallon


__ADS_2