Water Teapot

Water Teapot
S2: Suami takut istri


__ADS_3

Sebelum baca please, pencet tanda 👍🏻


jangan lupa komen juga yah, please... Tinggalkan jejak kalian, nanti aku mampir balik kok ❤️


•••


Adipati benar-benar kewalahan menhadapi mertuanya ditambah Edy, entah apa yang ada diotak mereka berdua sampai-sampai ingin bermain ski dengan menggunakan penutup mata. Mau main debus?!


Apalagi ditambah Abah yang bersikeras untuk membuat es serut dengan salju ditambah sirop Makjan, saking niatnya Abah sampai bawa-bawa mangkok dan sendok. Adipati hampir meledak tadi saking kesalnya dengan kekeras kepalaan mertuanya.


Apalagi selama melatih Abah dan Edy, berkali-kali Edy melakukan tebar pesona pada anak-anak bule disana. Adipati tidak masalah sebenarnya Edy mau merayu siapapun juga, tapi masalahnya wanita-wanita itu malah mendekat karena ingin berkenalan dengan dirinya. Adipati sama sekali tidak bernafsu dengan wanita lain. Dia hanya bernafsu dengan wanita yang menunggunya di Igloo dan sudah memberikannya 2 orang anak lucu, namun sayangnya memiliki Ayah yang kelakuannya sangat absurd..!


Sesampainya di Igloo, Adipati langsung masuk dan membuka jaket dan topinya.


“Amore...” panggil Adipati berharap istrinya masih menunggu dirinya dan melanjutkan permaian yang sudah ditunda oleh mereka berdua.


Adipati menyalakan saklar lampu dan melihat kasur, senyumannya mengembang melihat Taca sedang tertidur pulas menggunakan piyama motif pikachu.


Sepertinya hari ini Adipati harus menahan keinginannya. Taca benar-benar sudah tidur dengan nyaman.


•••


Taca merasakan sinar matahari yang masuk dari cela-cela jendela igloo. Matanya mengerjap-ngerjap. Dihadapannya sudah ada suaminya yang memeluknya dengan erat dan menatapnya dengan tatapan paling Taca sukai. Ah... inilah yang membuat Taca jatuh cinta berkali-kali pada Adipati, sorot matanya membuat dirinya tenang.


“Morning Amore,”panggil Adipati sambil mengusap rambut Taca pelan.


Taca tersenyum manis kemudian mencium pucuk hidung Adipati. “Morning, Di..”


“Enak tidurnya ?”tanya Adipati sambil menyelusupkan tangan kirinya kedalam piyama pikachu Taca.


“Hmm...” jawab Taca menikmati sentuhan dari tangan Adipati dibagian belakang tubuhnya.


“Ini piyama pikachu ampe dibawa ke sini, ngak sekalian yang doraemon?”canda Adipati, Istrinya ini sebenernya memiliki kebiasaan menggunakan piyama motif-motif anime jepang yang terkadang membuat Adipati menahan tawanya.


“Ada, besok mau aku pakai,”canda Taca sambil mengelus bagian dada Adipati.


“Kenapa harus pikachu sih?”tanya Adipati kesal juga melihat tokoh kartun tersebut berada disekujur tubuh istrinya.


“Lucu, suaranya imut..” ujar Taca sambil mengusap-ngusap dagu Adipati.


“Kaya gimana ?”pancing Adipati sambil menatap manik mata tajam.


“Ehm.. kaya gini,”ujar Taca sambil mengangkat kedua tangannya keatas kepalanya, “Pika pika pikachu..... eh...”


Adipati yang gemas dengan Taca sudah mencium bibir Taca dan memenjarakan tubuh Taca dibawahnya. Tangan Adipati sibuk mengelus semua jengkal tubuh Taca. Ditariknya celana Taca dengan sekali hentakkan.


“Amore maaf aku udah ngak bisa tahan lagi, aku ngak bisa...”


“Do it..” ujar Taca sambil mengangkat pinggulnya sampai menyentuh bagian pribadi Adipati. Seketika itu juga Adipati tersentak. Istrinya ini terkadang selalu memberi kejutan yang membuat dirinya semaput.


“Absolutely, Amore..”


•••

__ADS_1


Sepanjang perjalanan pulang senyuman Adipati dan Juan tidak pernah luntur dari bibirnya. Mereka benar-benar menikmati waktu liburannya. Tidak salah membawa Istri-istri mereka ketempat sedingin negara Finlandia.


Mungkin kapan-kapan mereka akan membawa Taca dan Iis ke daerah kutub utara, makin dingin mungkin akan membuat istri-istri mereka makin mengeratkan pelukkannya.


Juan dan Adipati yang sedang membeli makanan di bandara dikejutkan dengan panggilan seseorang dibelakangnya.


“Juan, Adipati..”


“Ah, Abel,” jawab Juan dan Adipati bersamaan saat melihat Abel yang berjalan bersama rombongannya.


“Pulang?”tanya Abel sambil menjabat tangan Juan.


“Iyalah, kamu pulang?”jawab Juan hangat.


“Iyalah, bareng mereka semuanya. Ah kenalkan ini Juan Wijaya dan Adipati Berutti, mereka dulu salah satu anggotan club ski di Harvard,”terang Abel sambil mengenalkan Juan dan Adipati pada rombongannya.


Juan dan Adipati langsung menjabat tangan semuanya, saat Juan menjabat tangan seorang gadis berambut pirang dan bermata hazel, Juan merasakan genggaman yang sangat erat dari gadis itu.


“Aku permisi dulu..”ujar Juan meminta diri.


“Mau kemana?”tanya gadis itu penasaran. Sepertinya gadis itu sudah terpesona dengan kegagahan Juan.


“Balik ketempat duduklah, emang mau kemana?”tanya Juan dingin.


“Oh... aku ikut aku mau kekamar mandi,”ujar gadis itu sambil melambaikan tangannya pada gerombolannya.


“Terserah..”jawab Juan dingin sambil melangkahkan kakinya.


“Oh, Jen by the way,”Jen memperkenalkan dirinya.


Jen kaget kenapa Juan menjawabnya sedingin itu, biasanya semua pria bisa Jen rayu. Ayolah Jen cantik, perpaduan mata hazel dan rambut pirang alaminya adalah kecantikan asli Amerika yang sangat langka.


“Mau aku bantu bawain?”tanya Jen lagi, berusaha untuk berbincang dengan Juan.


“Ngak usah, masih punya tangan..”


OMG, lelaki ini benar-benar dingin dan mengabaikan dirinya. Semua hal itu tidak membuat Jen gentar malah membuatnya makin penasaran.


“Kamu pulang kemana?”


“Pulang kerumahlah, masa pulang ke taman,”jawab Juan santai.


“Hahaha... lucu kamu yah.”


“Yeh...siapa yang ngelawak,”ujar Juan keki.


“Maksudnya kamu pulang ke negara mana?”Jen masih berusaha untuk berbincang dengan Juan.


“Indonesia.”


“Oh... Juan, ngak papakan panggil kamu Juan?”tanya Jen.


“Iya, emang nama saya Juan. Kecuali kamu panggil saya Abel baru ngak boleh,”ujar Juan.

__ADS_1


“Kamu lucu yah..” ucap Jen sambil mengelus bahu Juan lembut membuat Juan spontan menjauh dari jangkauan Jen.


“Eh kok jalan kesana,” ujar Jen bingung saat melihat Juan menjauh dan berbelok ke kanan.


“Istri saya disana,”jawah Juan santai.


“Kamu punya istri?”tanya Jen kaget.


Juan langsung menghentikan langkahnya, seaneh itukah dirinya? Emang ngak boleh yah punya istri? Usia dia udah 39 tahun...!


“Iya kenapa?”tanya Juan sambil menatap tajam mata hazel milik Jen.


Jen langsung salah tingkah ditatap Juan, Jen memang gadis Amerika tapi tipe kesukaannya adalah lelaki asia dan Juan masuk kekriteria tersebut.


“Hmm... aku ngak tau, cuman kaget aja,”jawab Jen malu-malu sambil menyelipkan anak rambutnya kebelakang telinganya.


“Kamar mandi disana, permisi,”ujar Juan sambil pergi meningalkan Jen yang bengong dengan sikap Juan yang dinginnya ngelebihin kulkas.


“Bentar...”


“Apa lagi..”


“Emang cantik banget yah istri kamu sampe kamu ngak mau kenalana doang sama aku? Atau kamu takut sama istri kamu?”tanya Jen penasaran.


Juan hanya bisa menghela napasnya kemudian berjalan mendekati Jen, “Saya bukan takut, buat apa takut sama istri sendiri.”


“Terus apa? Kita cuman kenalan aja, mungkin spending one night romantic dinner.”


“Hadeuh... udah bukan zamannya lagi saya kaya gitu, Jen. Dan saya ingetin lagi yah, saya bukan takut sama istri saya. Tapi, saya menghargai istri saya,” ujar Juan sambil pergi meningalkan Jen yang masih menatap Juan.


Adipati yang dari tadi mengekori Juan dan Jen hanya bisa tersenyum mendengar penjelasan Juan. Setelah sedikit jauh dari Jen, Adipati berbisik pada Juan.


“Menghargai dari Hongkong, bilang aja takut di suruh tidur diluar, Bro..” canda Adipati sambil menahan tawanya.


Juan terkekeh mendengar perkataan Adipati. “Nah itu lo,tau. Lo juga takutkan disuruh tidur diluar?”


Adipati langsung menganggukkan kepalanya sambil menahan tawanya. Ah... dua singa jantan ini berubah menjadi kucing rumahan bila sudah dihadapkan istrinya masing-masing.


•••


Yupzzz buat para pria diluar sana. Jangan pernah takut sama istri, istri mah bukan macan. Tapi, hargailah istri anda, yah selain itu kalau istri ngambek siap-siap aja disuruh tidur diluar 🙈🙈🤣


Gimana ngak kelepek-kelepek Taca saban pagi dikasih yang kaya gini...


Astaga kaka gallon kangen bikin cerita Adipati 😭😭



Terima kasih sudah membaca maaf klo masih banyak typo...


Add ig author yah storyby_gallon


Jangan lupa comment,like, kasih bintang, kasih tau juga orang-orang satu kampung buat baca karya author and vote yah ❤️❤️

__ADS_1


Comment yang banyak, author suka keributan hehehe...


Salam sayang Gallon


__ADS_2