
Sebelum baca please, pencet tanda 👍🏻
jangan lupa komen juga yah, please... Tinggalkan jejak kalian, nanti aku mampir balik kok ❤️
•••
"AYANGG AAAA SAKIT..."
"MAS KAMU KENAPA ?l" teriak Iis khawatir, kenapa dengan Juan.
Aa Riki yang mendengar teriakkan Iis langsung siaga, ada apa dengan Juan.
"Astaga, Taca sakit," teriak Juan lagi.
"Kamu diapain Taca, Taca ngapain kamu ? Kamu lagi apa !?" pekik Iis panik sambil berdiri dari duduknya, kemudian mengaktifkan loudspeaker handphonenya.
"Taca gigit aku, Yang..."
"GIGIT ?!" teriak Iis dan Aa Riki berbarengan.
"Taca kontraksi, tadi Taca kesini nyari kamu. Aku bilang kamu ngak ada. Terus dia tiba-tiba teriak-teriak, katanya dia kontraksi, aku dari tadi dicakarin trus di gigit sama Taca. Adipati lagi OTW ke sini. Abah juga, ini suaminya siapa sih kok aku yang dicakarin sama digigitin. Sakit Yang...!?"
"Hah... ya udah, aku kesana sama Aa Riki sekarang. Sabar yah, Mas. Aku Ridho kamu dicakar sama digigit Taca, aku nga bohong," ujar Iis sambil mengambil tas dan bukunya kemudian berlari keluar apartemen bersama Aa Riki.
"Ayang cepet kesini, ini Taca kayanya mau kontraksi lagi, aku ngak sanggup di cakar lagi Yang, sakit... Taca, sabarrrr gigit Adipati aja JANGAN GUE AAAAA....!?"
•••
Saat sampai di parkiran apartemen Iis dan Aa Riki kaget melihat Abah yang sudah naik motor milik Adipati dengan gagahnya dan menggunakan jaket kulit dan helm full face.
"Abah mau kemana ?" tanya Iis bingung melihat Abah yang sudah siap sedia dan baru Iis sadari Abah membawa toa dan entah dari mana tiba-tiba ada gerombolan motor-motor yang mengenakan jaket hijau yang bertuliskan nama salah satu jasa angkutan ojek yang sedang terkenal mendekati Abah.
"Astaga Abah ini siapa ?" tanya Aa Riki was-was, ngak mungkin Abah mau tauran 'kan.
"Abah mau buka jalan, ini Jakarta, Riki. Macet jam segini..! Taca mau ngelahirin, ini hidup dan mati CUCU PERTAMA ABAH, semuanya demi CUCU ABAH, HIDUP CUCU ABAHHH...!" teriak Abah sambil mengacungkan kepalan tangan keatas.
"HIDUP CUCU ABAH...!!!" teriak gerombolan motor dibelakang Abah.
Iis kaget dapat darimana Abah pengikut sebanyak ini. Iis kemudian melihat mobil Juan parkir dibelakang gerombolan motor tersebut. Kemudian, dia melihat Adipati yang mengendong Taca yang sedang berteriak kesakitan. Juan yang berlari kearah Iis sambil menatap Abah dengan takjub.
"Ini Abah dapat dari mana gerombolan ?" tanya Juan bingung sambil menatap Iis dan Aa Riki yang hanya dijawab Iis dan Aa Riki dengan mengangkat bahunya.
"Juan, cepet air ketuban Taca udah keluar...!?" teriak Adipati keras dari dalam mobil.
Iis, Juan dan Aa Riki langsung berlari masuk kedalam mobil. Juan langsung mengambil diposisi supir, Iis duduk disamping Juan. Aa Riki disebelah kanan Taca dan Adipati duduk disebelah kiri Taca. Sedangkan Taca terkulai lemas didada Adipati menahan sakitnya.
"ABAH, ABAH BUKA JALAN ? INI JAM MACET...!?" teriak Juan sambil mengeluarkan kepalanya dari dalam mobil.
Grunggg Grunggg Grunggg....
"SIAPPPPP...... EPERIBODIIIII READIIII, DEMI CUCU ABAHHHHHH....!!!!!!"
"DEMI CUCU ABAH...!" teriak gerombolan motor tersebut sambil menggas motor mereka berkali-kali.
__ADS_1
Entah dapat darimana tiba-tiba gerombolan tersebut mengibarkan bendera dengan tulisan DEMI CUCU ABAH, kemudian mengerakkannya kekanan dan kekiri. Gerombolan didepan Iis benar-benar sudah mirip gerombolan geng motor yang mau tawuran.
Kegaduhan tersebut menarik perhatian banyak orang disekitar mereka ada beberapa orang yang mengvideokan kelakuan Abah dan gerombolannya.
Iis hanya bisa menelan salivanya, "Ini kita mau tawuran !?!".
Juan hanya menahan tawanya melihat kelakuan Abah yang benar-benar absurd. “Ngak tau Yang, Abah emang ngak ada duanya.”
"JANGAN KASIH KENDOR, TARIKKKK JABRIKKKKKKKK....!!!!" teriak Abah menggunakan toa.
“TARIKKKKKKKK JABRIKKKKKKKK.” teriak gerombolan dibelakang Abah.
Brooommm brooommm brooommmm
Dengan segera Abah dan gerombolannya membelah kemacetan Jakarta saat jam pulang kantor.
(Gambar hanya ilustrasi...)
Juan benar-benar kewalahan mengejar gerombalan Abah yang lincah dan bergerak cepat, Juan dan Iis benar-benar dibuat terpanah dengan kehebatan Abah membuka jalan, sepanjang jalan Abah berteriak-teriak menggunaakan toa.
"MINGGIR KAMU, MINGGIR CUCU ABAH MAU LAHIR..."
"KASIHHH JALAN...."
"IBU IBU MOTORNYA ITU KEPINGGIR, CUCU SAYA MAU LAHIR...!!!"
"EH TUKANG TAHU BULAT KASISI MANEH TEH...!"
BROOOOMMMM BROOOMMMM
Abah benar-benar membuka jalan dengan gaya genk motor, tapi entah bagaimana jadinya jalan benar-benar terbuka, mobil-mobil memberikan jalan bagi Abah dan rombongan.
Tiba-tiba....
Tuiiittt treeettt treeettt...
Suara sirene polisi tiba-tiba terdengar mendekati gerombolan Abah dan mobil Juan.
"MOHON BAPAK YANG MEMBAWA TOA HARAP KEPINGGIR," ujar polisi dari dalam mobil.
Jantung Iis sudah ketar ketir, bagaimana ini rumah sakit masih jauh. Masih ada 5 km lagi sebelum sampai ke rumah sakit.
"SAYA MENOLAK PAK PULISI..! EPERIBODI TANCAP GAS, BIAR MANTU SAYA YANG URUS KALAU KITA DITILANG....!!! EPERIBODIIII DEMI CUCU ABAH, TARIK JABRIKKKKK...!!!" teriak Abah keras kepala, Abah tetap memaksa membuka jalan merengsek maju.
“TARIKKKKKKKKK...!!!”
Tittt tittt titttttt totttt teloletttttt....
Terdengar suara kelakson dari motor-motor tersebut meminta jalan pada mobil-mobil yang ada.
“PAK HARAP KEPINGGIR...” ujar polisi tersebut.
__ADS_1
“TIDAKKK.... SEKALI MAJU TETAP MAJU, JANGAN KASIH KENDORRR... BUKA JALAN, NENG TACA MAU NGELAHIRIN..!!”
Polisi yang kebingungan dengan kekeras kepalaan Abah hanya bisa menatap gerombolan tersebut, akhirnya polisi tersebut membuat keputusan untuk mengawal gerombolan Abah, merekapun menjalankan mobilnya dengan cepat kemudian menempatkan mobilnya kedepan motor Abah, ternyata polisi itu malah ikut membukakan jalan untuk Abah.
"DEMI CUCU ABAHH..... GASKEUNNNN...!!!" Teriak Abah di toa saat melihat polisi tersebut ikut membantu membuka jalan.
Arak-arakkan Abah sekarang makin semarak dan meriah saat polisi berjalan didepan mereka, Abah benar-benar membuka jalan dengan penuh perjuangan, kemacetan kota Jakarta pada jam pulang kantor benar-benar menyeramkan.
Kelakuan Abah yang mirip gank motor benar-benar membuat keributan, bahkan beberapa orang pengguna jalan sampai memberikan tepukan tangan untuk kegigihan Abah untuk membuka jalan bagi Juan.
"AYOOO PAK SEMANGAT..."
"AKI-AKI KEREN...!!!"
"AYO ABAH...!"
Abah yang merasa ada yang menyemangati karena banyak yang memberikan semangat, makin lincah untuk membuka jalan bagi Juan.
"SEMUANYA KASIH JALAN, ANAK ABAH MAU LAHIRAN, DEMI CUCU ABAHHHH KASIH JALAN...!!!" teriak Abah di toa, dan dengan cepat mobil-mobil kembali menyingkir. Orang-orang berteriak keras menyemangati Abah.
Didalam mobil Juan dan Adipati hanya bisa terbengong-bengong dengan kelakuan Abah yang benar-benar absurd.
"Mertua lo, mantan apaan sih ?!" tanya Juan bingung pada Adipati.
“Abah waktu muda dulu ketua geng motor XTC cabang Citeko, Ju,” jawab Aa Riki santai.
“WHATTTT...!?” teriak Adipati dan Juan berbarengan.
"Aaaa..." Taca berteriak saat kembali merasakan kontraksi.
"Amore, napas sayang. Napas..."
"INI NAPAS ADIPATI...!!! KALAU NGAK NAPAS AKU MATI..." teriak Taca tiba-tiba karena kesal dari tadi Adipati selalu menyuruhnya bernapas. Astaga sakitnya bukan main, tulang punggungnya benar-benar seperti di tarik dari tempatnya.
"Iya Amore.. iyah..." jawab Adipati sambil mengusap rambut Taca.
Tanpa terasa mobil Juan sudah sampai didepan Rumah sakit. Juan dan Iis langsung turun dari mobil. Juan langsung menghampiri polisi yang siap untuk menilang Abah, sedangkan Iis langsung mencari suster dan dokter untuk membantu Taca. Adipati lansung mengendong Taca, sedangkan Aa Riki langsung berpindah kebelakang kemudi dan bersiap untuk memarkirkan mobil Juan.
"NENG TACA PASTI BISA, HIDUP CUCU ABAH....!!!" teriak Abah tiba-tiba saat melihat Taca yang sudah kepayahan. Taca langsung memberikan senyumannya pada Abah saat mata mereka bertemu.
"HIDUPPPPPP...!!!" teriak gerombolan motor yang tadi mengikuti Abah.
•••
HIDUP CUCU ABAH...!!!
Sakarep Abah lah, ini mau nganterin orang lahiran atau mau tawuran sih !?
Terima kasih sudah membaca maaf klo masih banyak typo...
Add ig author yah storyby_gallon
Jangan lupa comment,like, kasih bintang, kasih tau juga orang-orang satu kampung buat baca karya author and vote yah ❤️❤️
__ADS_1
Comment yang banyak, author suka keributan hehehe...
Salam sayang Gallon