
Sebelum baca please, pencet tanda 👍🏻
jangan lupa komen juga yah, please... Tinggalkan jejak kalian, nanti aku mampir balik kok ❤️
•••
Iis benar-benar bingung situasi saat ini, entah mau dibawa kemana Iis saat ini. Tapi Iis sangat suka melihat pemandangan diluar helikopter, Iis bisa melihat lampu-lampu dan gedung-gedung megah Dubai yang sudah sangat-sangat tersohor.
“Mas, itu liat bagus..!” ujar Iis sambil menunjuk lampu-lampu yang membentuk seperti pohon kelapa.
“Iya, itu buatan loh,” ujar Juan.
“Hah... masa ? Kok bisa, hebat yah.”
Juan tersenyum melihat Iis yang bersemangat melihat semuanya. Rasanya Juan ingin mencubiti pipi Iis. Tapi, mengingat Juan ada di ketinggian yang akan membahayakan jiwanya jika Iis kelepasan menendangnya, lebih baik Juan mengurungkan niatnya.
“Ready for the show ?” tanya Pilot pada Iis dan Juan.
“Show ?” tanya Iis bingung, jantungnya mulai berdetak cepat.
‘Mau ngapain, ini pilot. Jangan bilang mau bikin atraksi jungkir balik helikopter, mati yang ada..!’ batin Iis was-was.
“Yes, we are ready,” jawab Juan sambil menggenggam tangan Iis.
“Mas, show apaan ? Jangan bilang mau akrobat ini helikopter..!” pekik Iis sambil membulatkan matanya menatap Juan.
“Hahahahaa... yah, nggaklah. Pikiran kamu aneh-aneh aja,” ujar Juan sambil tertawa renyah.
“Terus mau ngapain ?” Iis benar-benar penasaran.
“Liat aja, kita bakal liat gedung tertinggi di dunia, namanya Burj Khalifa, dibawahnya ada fountain, namanya The Dubai Fountain, Kita bakal liat show disana,” jawab Juan.
“Hah ? Emangnya Fountainnya mau ngapain ?” tanya Iis bingung.
“Liat aja deh, kamu pasti suka.”
Iis kemudian mengalihkan pandangannya dari Juan kembali ke pemandangan diluar. Tak berapa lama Iis melihat bangunan yang menjulang tinggi dan dikelilingin dengan fountain yang besar dan juga beberapa bangunan.
“Lah, itu tadi mall yang aku datengin sama Taca,” ujar Iis sambil menunjuk ke arah bangunan mall yang sangat-sangat luas tersebut.
“Iya, itu Dubai Mall, kamu ke aquariumnya ?” tanya Juan.
“Iya, kuping aku sampai sakit dengerin Taca ngoceh tentang jenis-jenis ikan disana, kayanya Taca udah kesambet siluman ikan,” ujar Iis sambil menahan tawanya.
“Hahahaaa...” Juan tertawa mendengar qaucapan Iis yang sama persih seperti yang di ucapkan Adipati tadi siang tentang ke ajaiban istrinya selama hamil.
__ADS_1
Helikopter tersebut kemudian tiba-tiba seperti berhenti di udara. “Enjoy the show...!” ujar pilot tersebut.
Iis kemudian mendengarkan alunan lagu yang sudah terhubung dengan headphonenya, lagu I'll Never Love Again-Lady Gaga mengalun dikuping Iis, tiba-tiba...
Don't wanna feel another touch
Don't wanna start another fire
Don't wanna know another kiss
No other name fallin' off my lips
Don't wanna give my heart away
To another stranger
Or let another day begin
Won't even let the sunlight in
No, I'll never love again
I'll never love again, oh, oh, oh, oh
I'll Never Love Again - Lady Gaga
Kemudian saat suara Lady Gaga terdengar lebih tegas lagi, tiba-tiba air mancur memancar keluar dengan cantiknya membentuk huruf S, Iis terkesiap melihat pemandangan cantik didepannya. Tangannya dengan spontan menutup mulutnya, Iis sedang menahan diri untuk tidak memekik keras.
Senyum Iis terus berkembang melihat pemandangan didepannya, dia tidak menyangka bisa melihat pemandangan menakjubkan didepannya. Tidak pernah terpikirkan oleh Iis, dia bisa ada disini.
Lagu Lady Gaga terus mengalun dengan manis ditelinga Iis, tiba-tiba Iis merasakan sentuhan dibahunya, dengan cepat Iis menolehkan kepalanya dan terdiam melihat Juan.
Juan saat ini sedang memegang buket bunga mawar berwarna merah yang sangat besar dan indah. Iis menutup mulutnya menggunakan tangannya kembali saking kagetnya.
“Yang...”
“Iya..” jantung Iis berdetak cepat saat mendengar panggilan Juan.
“Selamat Ulang tahun, Lizbet Sandia. Pendamping hidupku, tulang rusukku, wanita terakhir dan satu-satunya milikku.”
Tiba-tiba Iis seperti kehilangan kata-kata, Iis menitikkan air matanya. Air mata ini bukanlah air mata kesedihan yang selalu Iis rasakan, air mata ini adalah air mata kebahagiaannya yang pertama kali dia rasakan seumur hidupnya, tiba-tiba hatinya terasa penuh dengan perasaan bahagia.
__ADS_1
Rasanya Iis ingin memeluk Juan bahkan menciumi setiap inci wajah Juan, andaikan dia tidak terikat dikursinya demi keselamatan dirinya.
"Mas.." hanya itu kata yang terdengar dari mulut Iis.
"Iya, sayang," jawab Juan sambil mengusap air mata dari pipi Iis yang merona kemerahan, semerah bunga mawar yang dipegangnya.
Iis mengambil buket bunga dari tangan Juan kemudian memeluk buket bunga tersebut erat, mencium wanginya bunga dihadapannya.
“Tuhan, terima kasih karena sudah memberikan lelaki sesempurna ini untuk diriku yang tidak sempurna ini, terima kasih Tuhan,” ujar Iis sambil memandang Juan.
Deg...
Jantung Juan berdetak lebih cepat mendengar perkataan Iis yang sangat manis, demi apapun dirinya lah yang tidak sempurna, bukan Iis.
“Selamat ulang tahun, sayang.” ujar Juan sambil mengecup kening Iis lama.
Iis tersenyum senang sambil memeluk buket bunga mawarnya dengan erat dan terus mengucap syukur dihatinya karena Tuhan sudah memberikan lelaki yang sangat mencintainya.
Begitupun dengan Juan, Juan bersyukur mendapatkan seorang wanita yang mencintainya karena siapa dirinya bukan apa yang dimiliki oleh dirinya ataupun keluarganya. Wanita yang selalu membuatnya tau kalau dia dicintai.
“Love you, Mas,"
"Love you more, Yang,"
•••
Happy b’day Iis, anggap ajalah sekarang Iis ultahnya karena kalau nunguin tanggalnya kelamaan. Hahahaa...
Siapa yang kecele nyangka Iis bakal dilamar??
Oh, nantangin kaka gallon buat bikin adegan lamaran spektakuler, okeeee siapa takut hohohooo....
Amunisi sudah siap.. hehee...
Oh buat liat betapa cantiknya permainan air mancurnya bisa di cek di instagram kaka gallon
Oh sama maaf pendek, karena kalau dipanjangin kurang ngena *alah alesan hehee
Terima kasih sudah membaca maaf klo masih banyak typo...
Add ig author yah storyby_gallon
Jangan lupa comment,like, kasih bintang, kasih tau juga orang-orang satu kampung buat baca karya author and vote yah ❤️❤️
Comment yang banyak, author suka keributan hehehe...
__ADS_1
Salam sayang Gallon