Water Teapot

Water Teapot
Sebuah Rencana


__ADS_3

Sebelum baca please, pencet tanda 👍🏻


jangan lupa komen juga yah, please... Tinggalkan jejak kalian, nanti aku mampir balik kok ❤️


•••


Radi hanya diam menatap langit malam Jakarta, kepalanya pusing, selama dua hari ini Radi tidak bisa tidur sama sekali. Insomnia benar-benar menerpa dirinya ditambah rasa cemburu benar-benar menerpa Radi berkali-kali dia melihat kecerian Taca dan Adipati di instagram dan facebook teman-temannya.


Senyuman Taca terlihat tulus demi apapun Taca sangat cantik di acara pernikahannya. Dihati kecilnya Radi ingin mengakui kalau Taca sudah berbahagia akan tetapi di sisi lain Radi ingin mengingkari semuanya, rasa cintanya pada Taca benar-benar membutakannya. Persis kata Adipati kemarin, Radi buta tidak bisa melihat kenyataan yang ada.


"Pak, mau ditambah lagi ?" tanya Bartender didepannya saat melihat gelas skotch milik Radi kosong.


"Iya, minta es nya lagi," jawab Radi sambil menyerahkan gelasnya.


Radi sedang berada di salah satu club ekslusif di Jakarta. Club yang bener-benar hanya beberapa orang saja yang bisa datang kesana. Club yang hanya menerima kalangan tertentu saja.


"Hai... Radi,"


"Becca..." Radi terkejut melihat Becca ada disana, dibelakang Becca ada seorang wanita cantik sedang membernarkan rambutnya. Radi diam melihat wanita dibelakang Becca, wanita itu elegant dan cantik.


"Gue duduk sini yah, Cil duduk sini aja. Oh yah kenalin ini Radi, Radi ini Cicil mantan tunangan Juan," ujar Becca sambil duduk disamping kanan Radi.


"Radi"


"Cicil" ujar Cicil acuh sambil duduk disamping Becca.


"Jadi kamu mantan tunangan Juan ?" tanya Radi pada Cicil yang sedang memesan minuman bersama Becca pada bartender didepannya.


"Iya, kenapa ?" tanya Cicil dingin.


Astaga, pantes Iis cemburu sangat pada mantan tunangan Juan, kalau mantannya secantik ini wanita mana yang ngak insecure. Radi tersenyum membayangkan Iis yang murka-murka.


"Gimana, berhasil udah kamu liatin video aku sama Adipati ke Taca ?" Becca bertanya dengan rasa penasaran yang cukup tinggi.


"Udah..." jawab Radi pendek sambil meminum skotch miliknya.


"Terus ?" tanya Cicil dan Becca berbarengan.


"Taca ngak percaya, aku tunjukkin ke bapaknya Taca malah aku digebukkin pake koran," ujar Radi sambil mengelus pahanya.

__ADS_1


"Hah..."


"Apa keluarga Taca kebelet kaya kali yah, ampe diliatin video mesum Adipati ama lo, tetep aja nikahin anaknya sama Adipati ?" tuding Cicil sambil mengambil gelas margaritanya.


"Kayanya, siapa yang ngak mau nikah sama Adipati. Tampan, kaya, dingin, kaku..."


"Dingin, kaku ?" tanya Radi bingung, Adipati memang tampan dan kaya Radi akui itu semua, tapi dingin dan kaku ?. Dia selalu melihat tatapan hangat di mata Adipati bila bersama Taca.


"Iya, Adipati Dingin, kaku, ah pokoknya tipe-tipe misterius," ujar Becca sambil mengangkat sebelah bahunya dan mengerling nakal pada Radi.


"Emang apa alasannya Taca sampai ngak percaya ? Lo bilang kan itu video baru, lo bilang Becca sama Adipati ngelakuinnya 4 hari yang lalu 'kan. Kenapa Taca ngak percaya ?" tanya Cicil penasaran.


"Sunat.."


"Hah ?" Cicil dan Becca berteriak berbarengan.


"Sunat, maksudnya sunat ?" tanya Becca bingung.


"Adipati baru saja disunat dan salah satu persyaratan di sunat itu tidak boleh berhubungan badan selama sebulan penuh. Karena akan sangat sakit saat ereksi, apalagi bagian pribadi Adipati masih di perban, jadi tidak memungkinkan Adipati melakukan hubungan sexsual," Radi menjelaskan sambil mengambil handphonenya kemudian menghapus video Becca dan Adipati.


"Astaga.. Adipati di sunat ?" tanya Cicil tidak percaya.


"Emang Adipati belum disunat sih, beda sama Juan yang udah disunat," ujar Becca mengingat-ingat bentuk bagian pribadi Juan dan Adipati.


"Yah pokoknya rencananya ngak berhasil, mungkin ini tahapan dimana gue harus pasrah, mereka udah bahagia mereka udah menikah dua hari yang lalu," ujar Radi sambil menunjukkan photo pernikahan Taca dan Adipati.


Cicil dan Becca terdiam, memang gosip yang beredar dikalangan mereka mengatakan kalau Adipati sudah menikah dengan Taca, hal itu membuat Becca diserbu berbagai pertanyaan dari kawan-kawan sosialitanya bahkan dari rekan-rekan sejawat Ayahnya. Becca mengeretakkan giginya.


"Harusnya gue yang ada disana, Bec. Gue nunggu lama buat Adipati mau nikahin gue. Lo tau kan perjuangan gue buat dapetin Adipati ?" maki Becca kesal sambil melempar tissue didepannya.


"Arghhh... kenapa Adipati malah nikah sama si Taca sialan itu..! Mereka baru bertemu ngak ada satu tahun yang lalu, tapi liat sekarang dia yang menjadi Mrs. Berutti, lah gue.. gue... yang hampir 2 tahun lebih bareng sama Adipati diajak nikah aja, nggak...!!!" isak Becca sambil membenturkan kepalanya kemeja bar saking kesalnya.


Radi hanya diam melihat Becca, Radi tau dengan pasti apa yang dirasakan oleh Becca karena saat ini Radi pun merasakan perasaan yang sama dengan Becca.


Berbeda dengan Becca dan Radi yang melihat Taca dan Adipati, Cicil fokus pada lelaki disamping Adipati yang sedang mencium pipi wanita disampingnya. Lelaki yang dulu selalu ada untuk Cicil, lelaki hangat yang selalu memeluknya dikeadaan apapun, lelaki yang selalu kembali padanya berkali-kali walaupun sudah Cicil sakiti, ludahi, rendahkan, bahkan Cicil injak harga dirinya. Lelaki yang diam-diam masih Cicil cintai, Juan.


Juan terlihat bahagia mencium pipi Iis, tangannya tampak merangkul pinggang Iis erat. Dulu, dulu Cicil lah yang ada diposisi Iis dulu dimanapun kapanpun Cicil membutuhkan Juan dia akan selalu datang, memeluknya menciumi rambutnya. Sekarang, jangankan Cicil hubungi semua akses untuk menghubungi Juan di tutup. Bahkan, pin apartemen Juan pun sudah diganti.


Cicil menghela napas sambil mengelengkan kepalanya berusaha menepis pikirannya dari Juan. 'Loe cuman butuh sex dari Juan lo ngak butuh Juan jadi suami lo, inget itu Cil,' batin Cicil.

__ADS_1


"Jadi kalian mau nyerah ?" tanya Cicil sambil menyelipkan rambutnya di telinga Cicil menunjukkan anting berlian dikupingnya.


"Mau gimana lagi, gue udah ngak punya ide lagi," ujar Becca kesal.


Cicil tersenyum licik, "Bokap lo yang punya jaringan hotel di Singapura kan, Rad ?" tanya Cicil sambil menantap Radi.


"Iya, kenapa."


"Gue tau dari sekertaris bokap gue, Adipati nyewa jet pribadi untuk ke Singapura sebanyak dua kali. Sekali untuk dia dan Juan dan selang 3 hari kemudian dia nyewa jet pribadi lagi untuk Taca menyusul dia." ujar Cicil.


"Terus mau ngapain, sabotase jet pribadi keluarga lo biar pesawat Taca jatoh terus bikin Taca meninggal gitu ?" tebak Becca sambil menggaruk kepalanya. Demi apapun saat ini Becca ingin sekali Taca hilang dari muka bumi.


"Jangan bikin perkara, deh...!" potong Radi kesal dengan rencana Becca. "Mending pesawat Adipati yang di sabotase, biar Adipati aja yang ketemu sama Tuhan duluan."


"Enak aja..."


"Haduh... udah kalian berdua ini mau denger ide gue atau mau cakar-cakaran disini ?" tanya Cicil kesal.


"Jadi......"


Cicil menjelaskan idenya sambil terus tersenyum pada Radi dan Becca. Cicil memang paling cantik, tapi Cicil paling licik dan punya ide-ide yang paling gila yang pernah ada.


"Gimana ?"


Becca dan Radi langsung tersenyum, mereka berdua yakin rencana ini pasti berhasil.


•••


Hai... hahahaaa...


Pasti pada kesel baca bab ini hahahahaa, Becca emang licik tapi rencana dia tuh selalu absurd dan receh. Beda sama rencana Cicil yah hadeuhhh....


Apa rencana Cicil ? Ya udah baca aja terus...


Terima kasih sudah membaca maaf klo masih banyak typo...


Add ig author yah storyby_gallon


Jangan lupa comment,like, kasih bintang, kasih tau juga orang-orang satu kampung buat baca karya author and vote yah ❤️❤️

__ADS_1


Comment yang banyak, author suka keributan hehehe...


Salam sayang Gallon


__ADS_2