
Sebelum baca please, pencet tanda 👍🏻
jangan lupa komen juga yah, please... Tinggalkan jejak kalian, nanti aku mampir balik kok ❤️
•••
Kemarahan Taca benar-benar sudah diubun-ubun, kesabaran Taca benar-benar habis. Taca muak dengan kedablekkan Becca.
"You son of the...."
"ALAH, biasa dahar sangu jeung asin wae tong sososanlah, ngomong bahasa inggris sateh...!!!" bentak Taca sambil mendorong Becca kesamping kiri, membuat Becca terhuyung kedekat kolam renang.
(Alah, biasa makan nasi sama ikan asin aja, ngak usah sososan, ngomong bahasa inggris kamu tuh...!!).
"GODDAM IT, SPEAK BAHASA. I DON'T F*CKING UNDERSTAND !!!" maki Becca sambil menarik rambut Taca keras. (Sialan ngomong pake bahasa, aku nggak ngerti)
Taca yang kaget rambutnya dijambak oleh Becca langsung menendang tulang kering Becca dengan keras dan tepat sasaran. "Na.. ai sia jejengut, sia kopl*k. Waras sateh...!! Cing tong ngalieurkeun babatok sirah aing lah..!".
(Kamu kenapa jambak rambut saya, kamu tuh g*bl*k. Sehat kamu tuh..! Tolong jangan bikin pusing kepala saya dong)
"What the F*ck..!! My leg," Becca meloncat mundur ke kiri sambil memegangi kakinya yang ditendang Becca. (Sialan kaki aku)
Taca yang entah sudah kerasukan setan apa, tiba-tiba memiliki ide jahat pada Becca.
"Mbak, biar kepalanya dingin dan ngak haluin tunangan saya lagi, mending Mbak..." Taca mendekati Becca yang masih mengelus tulang keringnya yang di tendang denga keras oleh Taca.
"BERENANG SONO, DASAR BEBEK...!!!" teriak Taca sambil mendorong Becca kekolam renang, membuat badan Becca terjengkang kemudian tercebur kekolam renang.
BYURRRRR
beberapa orang yang ada dipinggir kolam, tersentak kaget melihat Becca tercebur kekolam renang dengan pakaian lengkap.
"Dinginkan kepala lo, jangan halu sama tunangan orang lain yah, kalau masih tetep ngehalu, mending banyak-banyak sabar, karena mulai saat ini, gue bakal bikin lo cemburu, gue bakal bikin lo muak liat kemesraan gue sama Adipati. BUKAN CUMAN DI PHOTO TAPI REAL TIME, REAL LIVE...!!!!!" Teriak Taca sambil berbalik meningalkan Becca yang sudah menatap Taca dengan pandangan benci.
"TACA... INGET YAH ADIPATI ITU MILIK AKU, HE IS MINE, TACA...!!!" teriak Becca sambil memukul-mukul air didepannya kesal.
"Don’t you dare take my fiancé, he is mine. Adipati is mine. Adipati will only marry me, there's no way he would want to marry a village woman like you, Taca...!!!" jerit Becca sambil berjalan mendekati sisi kolam renang. (Jangan pernah berpikir kamu bisa rebut tunangan saya, dia milik saya. Adipati milik saya. Adipati hanya akan menikahi saya. Nggak mungkin dia mau nikahin perempuan kampung kaya kamu, Taca)
Beberapa orang dipinggir kolam renang sudah mulai berdatangan, bahkan ada beberapa orang yang menvideokan dari awal pertengkaran tersebut mengunakan kamera handphone mereka.
"Hah... susah ngomong sama cewe kampung, palingan cuman tau arti yes sama no, doang. Pantes maju terus deketin Adipati," rutuk Becca sambil berusaha keluar dari kolam renang mengunakan tangga yang ada dipinggir kolam renang.
Taca benar-benar dibikin migrain dengan kelakuan Becca yang dablek. Yang ngak ngerti bahasa Indonesia sama bahasa inggris tuh sapa ? Yang dablek tuk siapa? Astaga tuhan....!!!
Taca benar-benar bingung kenapa wanita seperti Becca bisa ada dikehidupan Adipati, apa yang ada diotak Adipati saat melakukan hubungan FWB dengan Becca.
__ADS_1
"It seems that you doesn’t understand English. How many times has Adipati asked you to stay away from him, how many times Adipati say he dont love you, Becca ?" tanya Taca mencoba untuk sedikit lembut, pada Becca berharap otaknya sedikit waras setelah Taca ceburkan Becca kedalam kolam renang. (Kayanya kamu yang ngerti bahasa inggris. Berapa kali Adipati ngomong sama kamu, kalau dia nggak cinta sama kamu, Becca?)
Becca yang masih berdiri di sisi kolam renang, terdiam mendengarkan perkataan Taca, "Denger Taca, Adipati itu cuman mainin lo, dia tuh cintanya cuman sama gue. Jadi, mending lo mundur sekarang, sebelum lo nyesel...!".
Taca langsung menepuk dahinya, dia baru menemukan manusia sedablek Becca. Taca lalu tersenyum kepada Becca.
"Kayanya otak lo butuh didinginkan lebih lama yah, Bec."
BYURRRRR....
Taca mendorong Becca dengan kekuatan penuh, membuat Becca masuk kembali kedalam kolam renang untuk kedua kalinya. Keadaan makin gaduh, bahkan ada beberapa orang yang berteriak-teriak.
"F*CKING J*RK !!!" Teriak Becca keras sambil mengacungkan jari tengahnya. (Sialan)
"KUMAHA MANEH WELAH...!" balas Taca dengan suara yang lebih keras dari suara Becca, kemudian berjalan meningalkan area kolam renang yang sudah ramai.
(Gimana kamu ajalah).
•••
"Astaga Ta, ada ribut-ribut apaan disana ?" tanya Kania penasaran.
"Ada si Becca, dia marah-marah katanya gue rebut Adipati, dasar cewe halu," maki Taca kesal sambil menghentakkan kakinya.
"Ngak tau, mungkin lagi ngehalu kayanya, Ka," jawab Taca.
"Mending lo, pulang sekarang deh, Ta. Gue takut Becca masuk keruang seminar terus ngamuk-ngamuk. Gue ngak mau lo ada apa-apa," saran Kania sambil menatap mata Taca.
"Bener juga, tapi ngak papa gue pulang nih, seminarnya masih ada 2 jam lagi."
"Ngak papa, pulang aja. Biar aku yang ngatur deh, gue ngak mau elo ada apa-apa, Ta. Serem gue ngeliat si Becca, orangnya nekat," balas Kania sambil tersenyum, menenangkan Taca.
"Oke gue pulang yah, Ka."
•••
Selesai rapat Adipati mendapat panggilan dari Sherrly.
"Iya, ada apa sher ?"
"Saya kirim sesuatu buat Bapak. Tolong dilihat yah, Pak. Penting."
"Oh, oke."
Adipati langsung mematikan pangilan teleponnya kemudian melihat sesuatu yang dikirim oleh Sherrly.
__ADS_1
"DAMN...." ujar Adipati sambil memijat kepalanya.
"Kenapa, Di ?" tanya Juan yang dari tadi berjalan disampingnya.
Adipati langsung menunjukkan layar handphonenya pada Juan. Langkah Juan terhenti saat membaca tulisan dihandphone Juan.
"Astaga Becca kerja sama dengan Jules. Tuhan, Becca itu kenapa sih, dia harus dikasih tau pakai bahasa apa sampai dia mengerti, kalau gue ngak cinta sama dia."
Juan hanya bisa nyengir kuda mendengarkan perkataan Adipati. "Kan, lo yang mau FWB sama dia."
Adipati kemudian memplay video yang diberikan Sherlly padanya...
"Gue pulang sekarang, Ju. Please urus rapat, pertemuan dan hal-hal lainnya."
"Hah.. ngak bisa, Di. Loe gila apa ?"
Adipati langsung menunjukkan video pertengkaran Becca dan Taca di kolam renang, pada Juan.
Mata Juan membulat sempurna melihat video tersebut, tawanya meledak saat melihat Becca didorong kekolam renang sebanyak dua kali oleh Taca.
"HAHAHAHHAAAA.... tunangan lo emang buas..!!!"
Adipati hanya bisa tersenyum melihat tawa Juan, ada rasa bangga dihatinya melihat Taca mampu membela dirinya sendiri.
"Jadi, masih mau pulang ke Jakarta ?"
Adipati Diam menimbang-nimbang apakah dia harus pulang ke Jakarta sekarang atau sesuai dengan jadwal semula.
"Kayanya, gue pulang sekarang aja. Kangen juga gue ama Taca."
"Astaga, gue pulang juga, gue kangen Iis."
"Hadeuh, lo tetep disini, Ju. Bisa bangkrut perusahaan kalau ada dua bucin," Adipati berjalan meninggalkan Juan yang hanya bisa pasrah.
•••
Terima kasih sudah membaca maaf klo masih banyak typo...
Add ig author yah storyby_gallon
Jangan lupa comment,like, kasih bintang, kasih tau juga orang-orang satu kampung buat baca karya author and vote yah ❤️❤️
Comment yang banyak, author suka keributan hehehe...
Salam sayang Gallon
__ADS_1