Water Teapot

Water Teapot
Kamu dimana ?


__ADS_3

Sebelum baca please, pencet tanda 👍🏻 jangan lupa komen juga yah, please...


Tinggalkan jejak kalian, nanti aku mampir balik kok ❤️


•••


"Pak, ini kita mau kemana, Pak ?" tanya Kania penasaran, dari tadi mereka hanya berputar-putar.


"Saya juga ngak tau."


Kania langsung membulatkan matanya, rasanya ingin sekali Kania melempar Adipati dengan handphone miliknya.


Zrttttt Zrttttt Zrttttt Zrttttt


"Halo..." Adipati mengangkat teleponnya yang tersambung dengan sambungan bluetooth mobil.


"Di gue beneran ngak paham, gue lacak sinyal handphone Taca, dia ada di apartemen kamu," ujar Juan.


Ckitttttt


Seketika itu juga Adipati menginjak rem secara mendadak, membuat kepala Kania membentur dashboard mobil.


"Pak..."


"Maaf," ujar Adipati pada Kania.


"Beneran Di, sinyalnya di apartemen kamu." Juan kembali mengulang perkataannya.


"Oke makasih, Ju."


Adipati langsung memacu mobilnya dengan cepat menuju ke apartemennya, berdoa tidak terjadi aneh-aneh dengan Taca.


•••


"BI YULIIIII...!!!" teriak Adipati sesaat setelah Adipati dan Kania menginjakkan kakinya di apartemen.


"Iyah Den..." jawab Bi Yuli sambil berlari tergopong-gopong.


"TACA MANA ??" tanya Adipati panik.


"Hah ? Neng Taca belum pulang, Den. Ada apa sama Neng Taca, Den ?" tanya Bi Yuli mulai panik.


"Coba cari, Bi. Cari Bi...!!!" perintah Adipati sambil berjalan ke kamarnya, diikuti Bi Yuli.


Kania yang kebingungan melihat sekeliling ruangan. Kania mencoba menelpon kembali handphone Taca.


Kringg kringg kringg...


Kania kaget mendengar suara handphone Taca, matanya berusaha mencari dimana handphone Taca berada, kupingnya dipertajam agar bisa mendengar dering handphone Taca dengan jelas.


Kania berjalan kearah pintu keluar, kemudian melihat kekiri dan kanan. Mata Kania langsung melihat sebuah kotak. Dengan cepat Kania membuka kotak tersebut dan menemukan handphone Taca.


"PAK ADIPATI...!!!!!!" jerit Kania keras membuat Adipati langsunh berlari kearah Kania.


Kania mengambil handphone Taca kemudian membaca sepucuk surat didalam kotak tersebut.


Di, you're mine. I will take care our relationship.


Love Becca

__ADS_1


(Di, kamu milikku. Aku akan menjaga hubungan kita)


Kania terdiam membaca surat tersebut, astaga ternyata Becca itu senekat ini.


Adipati yang sudah ada dibelakang Kania langsung meremukkan kertas tersebut.


"Kita ke apartemen Becca," perintah Adipati pada Kania. Kania langsung mengangukkan kepalanya sambil mengirim pesan WA pada Sherlly untuk memberi tahukan Juan kalau Taca ada di apartemen Becca.


•••


Taca mengerjapkan matanya, rasa sakit Taca rasakan dibelakang kepalanya. Rasanya Taca ingin muntah.


"Udah bangun ?"


Taca memicingkan matanya berusaha untuk melihat siapa yang bertanya padanya. "Jules dan Becca....!!".


"Hei bebz, welcome to my crib," ujar Becca sambil merentangkan tangannya kemudian berputar.


(Hei sayang, selamat datang ke rumahku)


Taca melihat sekitarnya dan tersadar tangan kanannya terikat ke tiang disampingnya. "Becca, lepasin."


"Nope, kamu nyebelin sih, ngak putus-putus sama Adipati," jawab Becca sambil mengesap wine miliknya.


"Jules, ini apaan sih. Lepasin gue," teriak Taca pada Jules.


"Sorry, Ta. Gue harus bantuin Becca. Karena, gue cape jadi simpenan om-om. Mending, gue nikah sama Juan 'kan," ujar Jules yakin.


"Astaga, Jules. Becca ngak bakal bisa bantuin lo buat nikah sama Juan, Juan udah punya pacar namanya Iis. Jadi ngak mungkin Juan mau nikah sama lo," Taca memperingatkan Jules.


"Ngak usah didengerin, Juan bakal ngikutin kemauan gue kok. Gue punya kartu AS-nya. Gue yakin dia bakal nikah sama lo. Dia punya nama baik keluarga yang harus dia jaga, Jules," Becca meyakinkan Jules.


Taca mengerak-gerakkan ikatan ditangan kanannya, berusaha untuk membukanya. Tapi, usahanya nihil, tangannya masih terikat di tiang.


"Kamu mau apa Bec ?" tanya Taca kesal.


"Gue mau Adipati, gue mau lo tingalin dia sekarang atau..." Becca mengantungkan ucapannya sambil mengelus salah satu dari tiga kamera yang menyorot kearah Taca.


Taca yang sadar ada kamera disana mulai, ketakutan. Apa yang akan dilakukan oleh Becca pada dirinya.


"Atau apa ?" cicit Taca berusaha terlihat tegar, padahal jantungnya berdetak sangat cepat.


"Nicooo..." pangil Jules merdu, beberapa menit kemudian Taca melihat seorang lelaki tampan masuk kedalam kamar tersebut sambil tersenyum mesum menatap Taca.


Perasaan Taca mulai tidak enak, rasanya ingin Taca berteriak keras, namun suaranya seperti tercekat ditenggorokkannya.


"Ma..u..apa ?"


Jules tersenyum senang melihat Taca ketakutan "Ta, gue yakin lo sering ngelakuin sama Adipati 'kan. Nah, sekarang gue minta lo ngelakuinnya sama Nico. Tapi, sambil divideo," ujar Jules sambil bertepuk tangan.


"Nanti videonya aku kasih ke Adipati, aku yakin setelah liat itu, Adipati bakal balik lagi ke aku," senyuman penuh kemenangan terlihat dari wajah Becca.


"ASTAGAAAA GILA KALIAN SEMUA...!!!" teriak Taca ketakutan, Taca menarik dengan keras tangan kanannya sampai terasa sangat perih.


"Hahahahaa... terserah lo mau bilang apa, sekarang pilih tingalin Adipati atau aku suruh Nico 'garap' kamu...!!!" bentak Becca keras.


"Lo gila Bec, Jules please jangan percaya Becca, percaya gue. Juan udah punya pacar..!!!" Taca berusaha mendapatkan kepercayaan Jules.


Jules yang sudah dibutakan janji manis Becca hanya mengangap angin lalu perkataan Taca. "Sorry Ta, gue lebih percaya Becca daripada elo."

__ADS_1


Air mata Taca mengalir deras, tangan kanannya terus Taca tarik dengan kasar membuat tangan kanan Taca makin terluka.


"Jules, yuk kita keluar. Kita biarkan mereka menikmati waktunya," ujar Becca sambil mengecup pipi Nico yang sudah bernapsu melihat tubuh Taca.


"Bye, Taca... have fun," ujar Jules sambil menekan tombol rekam di ketiga kamera yang ada.


Brakkk


Terdengar pintu ditutup.


Taca dengan panik menarik-narik tangan kanannya, tangan kirinya berusaha membuka ikatannya. Tapi, dibalik ikatan tali ada sebuah borgol. Pantas saja seberusaha apapun Taca tidak bisa membuka ikatannya.


"Hai sayang, gimana kalau kita bermain-main dulu ?" tanya Nico sambil menyentuh kaki Taca yang masih tertutup celana panjangnya.


"Lepas.... jangan pegang-pegang...!!" bentak Taca jijik, kakinya menendang-nendang berusaha untuk melepaskan tangan Nico dari pahanya.


Tanpa Taca sadari tendangannya mengenai pipi Nico, membuat Nico sedikit mundur kebelakang.


PLAKKK PLAKKK


Nico yang geram karena ditendang oleh Taca, langsung menampar pipi kiri dan kanan Taca. Taca langsung merasa pusing, bibir Taca robek karena tak sengaja Taca gigit.


"Cewe kaya kamu harus didisiplinkan..!" bentak Nico sambil menjambak rambut Taca.


"SAKITTT...!!" pekik Taca keras tangan kiri Taca langsung mendorong-dorong badan Nico. Tangan dan kaki Taca bergerak tak tentu arah, mendorong, menendang.


Brakk..


Badan Taca didorong ke headboard kasur dengan kasar, membuat tubuh Taca membal, rasa sakit langsung Taca rasakan didadanya.


Nico dengan kasar mencium bibir Taca, tangannya menyelusup kebalik blouse Taca.


Mata Taca langsung membulat saat Nico menciumnya, trauma akan percobaan perkosaan oleh Ryan kembali muncul, membuat kesadaran Taca tersedot kedalam, tanpa Taca sadari tubuhnya langsung berubah ke keadaan auto pilot, diam tak bergerak, hanya ada bulir air mata yang mengalir di matanya.


•••


"Wah, kayanya mereka menikmati permainan, Bec, udah mulai ngak berisik," ujar Jules sambil mengambil apel didepannya.


"Dasar Jal*ng, dikasih laki-laki lain langsung deh...," maki Becca.


BRAK BRAK BRAK BRAK...


Becca terkejut mendengar suara gedoran di pintu apartemennya, dengan cepat Jules berjalan kearah pintu dan membuka pintunya.


"MANA TACAAAA...!!!!" bentak Adipati sambil merengsek masuk kedalam apartemen Becca.


Membuat Becca dan Jules ketakutan.


•••


Maaf yah ceritanya muter-muter kaya bianglala, Kaka author cuman ingin nunjukkin betapa cintanya Adipati sama Taca 😊😊


Terima kasih sudah membaca maaf klo masih banyak typo...


Add ig author yah storyby_gallon Jangan lupa comment,like, kasih bintang, kasih tau juga orang-orang satu kampung buat baca karya author and vote yah ❤️❤️


Comment yang banyak, author suka keributan hehehe...


Salam sayang Gallon

__ADS_1


__ADS_2