Water Teapot

Water Teapot
Bad Liar


__ADS_3

Sebelum baca please, pencet tanda 👍🏻


jangan lupa komen juga yah, please... Tinggalkan jejak kalian, nanti aku mampir balik kok ❤️


•••


"Astaga sakit banget, Amore." ujar Adipati sambil duduk disisi kasur.


Taca hanya bisa menahan tawanya, ada rasa kasian tapi demi apapun Taca benar-benar ingin tertawa.


"Kok kamu ketawa, Amore. Aku sakit ini," rajuk Adipati sambil mengerucutkan mulutnya.


"Uh.. cayang... Adipatiku sayang Adipatiku malang," olok Taca sambil mencium bibir Adipati, kemudian memeluknya.


"Amore... sakit ini..." pekik Adipati sambil mendorong badan Taca.


Taca pura-pura marah pada Adipati. Mata Taca langsung menatap Adipati.


"Sorry Amore, tapi beneran sakit ini. Arghh kenapa sih kalau deket kamu otak aku suka ngak sinkron." maki Adipati kesal.


Tiba-tiba Taca tersenyum jahil, membuat Perasaan Adipati merasa tidak enak. "Kamu mau ngapain, Amore..."


Taca tersenyum kemudian, membuka roknya lalu blousenya, sehingga Taca hanya menggunakan pakaian dalam miliknya saja. Dengan gaya sensual Taca mengikat rambutnya tinggi-tinggi.


"Panas yah, Di." ujar Taca sambil melakukan gerakan mengipas menggunakan tangannya, kemudian melirik pada Adipati yang sedang berjuang menahan hawa napsunya.


Adipati berjuang keras untuk menenangkan pikirannya, mengatur napasnya sambil memejamkan matanya.


'Bodo amat, Amore kamu mau ngapain juga, aku mau nutup mata' batin Adipati.


Taca yang kesal karena Adipati menutup matanya, tiba-tiba terlintas pikiran jahil diotaknya, Taca langsung menjatuhkan dirinya didepan kaki Adipati.


"AWWW sakit...!!!!"


Refleks Adipati membuka matanya kemudian menatap Taca yang Ada di depan kakinya.


"Astaga Amore, kenapa ?" tanya Adipati panik.


"Sakit," rengek Taca sambil membusungkan dadanya.


Adipati yang melihat dada Taca langsung menelan salivanya, kemudian....


"OH FOR GOD'S SAKE ! AMORE PLEASE COVER YOUR..... ARGHHH..!!" Adipati langsung berdiri dengan cepat kemudian berlari ke arah lemari bajunya dengan langkah yang aneh.


Taca menatap Adipati sambil menahan tawanya, apalagi melihat Adipati berjalan. Adipati langsung mengambil kaos oversize miliknya.


"Amore, put your hand up," perintah Adipati sambil sedikit meringgis karena "adik"nya sedang berdiri.


Taca mengikuti perintah Adipati, saat Taca mengangkat tangannya ke atas, dengan cepat Adipati memakaikan kaos oversive miliknya.


"Awas kamu, kalau goda-goda lagi. Mulai sekarang kamu cuman boleh pake kaos oversize aku sama celana trainning punya aku. Ngerti ?" bisik Adipati pada Taca.


"Kalau aku mau pake pakaian dalam doang, ngak boleh ?" goda Taca sambil tersenyum jahil.


"Boleh, coba aja. Kalau kamu tetep goda aku, pas aku sembuh, aku bikin kamu ngak bisa tidur 2 hari...!!!" ancam Adipati sambil mencium pipi Taca kemudian berlari kekamar mandi.


Taca tertawa terpingkal-pingkal melihat kelakuan Adipati, akhirnya dia bisa balas dendam juga.


•••

__ADS_1


Adipati mengipasi "adiknya" entah sudah berapa kali dia menjerit kesakitan hari ini, astaga baru 2 jam semenjak Adipati disunat tapi Adipati sudah merasa seperti di neraka.


Taca yang melihat Adipati sedang mengipasi "adiknya" langsung mendekati Adipati. "Mau aku ganti perbannya ? Mau aku kipasin, Di ?" tanya Taca demi apapun juga sebenarnya dia tidak tega melihat Adipati sengsara.


"Jangan dekat-dekat... jauh-jauh sana. Jangan pegang-pegang. Pokoknya sebulan ini kamu jauh-jauh," ujar Adipati sambil menahan sakitnya.


Taca meringis melihat Adipati sengsara, " sakit banget yah ?"


"Jangan ditanya, Amore."


"Ya udah aku tidur diluar yah, besok aku tidur di apartemen aku. Jadi kamu ngak stress liatin aku." usul Taca sambil mengusap rambut Adipati.


"Ngak usah, disini aja. Sepi Amore kalau ngak ada kamu. Aku paling tidur diluar, kamu tidur disini yah," ujar Adipati sambil mengambil celananya kemudian berjalan keluar kamar.


"Di... jalannya biasa aja, hmfff..." Taca benar-benar tidak bisa menahan tawanya melihat cara jalan Adipati yang benar-benar aneh.


"Hemmm huhhhh.... ini udah biasa Amore, BIASAAAA..." jerit Adipati sambil menolehkan kepalanya pada Taca.


"Hahahahahhaaa... jalan kamu kaya bebek, Di..." ucap Taca spontan.


"AMOREEE," teriak Adipati sambil melemparkan bantal ke arah Taca.


"Hahahahaa..."


•••


Taca yang sedang asik melihat-lihat instagram tiba-tiba mendapat dm.


-ngak tidur princess ?


Taca kemudian membalasnya singkat.


Taca langsung keluar dari aplikasi instagram. Kemudian ada pesan dari WA.


-Tolong pikirin omongan aku tadi, Ta. Aku ngak mau kamu berakhir seperti Kak Cindy.


Taca diam membaca WA chat dari Radi, Taca hanya bisa menghela napas sebelum membalasnya.


- Adipati jauh lebih baik dari suami Kak Cindy, jangan samain Adipati sama suami Kak Cindy, Rad. Dia jagain aku dengan baik.


Taca kemudian menyimpan handphone di nakas dekat tempat tidurnya, kemudian


Ting...


Penasaran Taca membaca balasan dari Radi.


-Biar aku yang jagain dan lindungin kamu Ta.. aku ngak bakal ningalin kamu lagi...


Taca terdiam lama menatap ponselnya sampai..


"Amore.."


"Eh bujukkkk...!!!" teriak Taca kaget reflek Taca melempar Handphonenya.


"Aku tidur disini yah, aku ngak bisa tidur kalau ngak meluk kamu," rengek Adipati sambil naik ke kasur kemudian merebahkan dirinya disebelah Taca.


"Tapi nanti, pagi-pagi "adik" kamu bangun lagi gimana ?" tanya Taca bingung, Taca tau setiap pagi "adik" Adipati itu akan bangun.


"Ah.. aku mau peluk, sini peluk..." rengek Adipati sambil menarik badan Taca. Taca akhirnya pasrah.

__ADS_1


Tak berselang lama Adipati sudah tertidur, sedangkan Taca masih bangun. Dengan cepat Taca mengambil handphonenya kemudian melihat kembali chat-an dari Radi. Ada beberapa chat baru disana.


- Princess, Please. Aku yang bakal jaga kamu. Tingalin Adipati, reputasi dia buruk. Aku ngak mau kamu kaya Kak Cindy.


-Taca, please


-Taca kamu tidur ?


-Taca, aku minta maaf aku ningalin kamu ke Singapura, tapi aku bisa jelasin kenapa aku kesana.


-Princess, please....


Taca terdiam membaca WA Radi, matanya terpejam mengenang kisahnya dengan Radi. Kisah lama, kisah ngak jelas, kisah usang.


Ting...


-Princess pegang kata-kata aku, Adipati itu brengsek..!


'Radi kenapa sih ? Ada masalah apa sama kehidupannya ?' batin Taca.


- Radi are you, Oke ?


Ting...


suara balasan dari Radi terdengar


- Aku baru baik-baik aja kalau kamu udah ninggalin Adipati. Biar aku yang jaga kamu, Taca. Aku mohon.


Taca mulai mengetik di handphonenya.


- Radi, kamu sahabat aku, aku ngak bisa marah sama kamu. Tapi maaf Rad, aku udah bahagia sama Adipati.


TING...


Terdengar balasan dari Radi...


- Bad liar always seems like an impostor, Taca Safina Trina.


(Pembohong yang buruk selalu tampak seperti penipu, Taca Safina Trina.)


Taca membulatkan matanya, 'astaga, kenapa sama Radi sih ?!' batin Taca.


Dengan cepat Taca mematikan handphonenya, dia tidak mau mendengar balasan Radi lagi, disimpannya handphoenye di nakas. Kemudian dia dekatkan kepalanya pada dada Adipati.


"Tidur Amore.." ujar Adipati setengah melindur sambil mengecup pucuk kepala Taca.


•••


Mari tidur ayoo tidurrr *padahal author updatenya pagi-pagi ahhahahaa


Terima kasih sudah membaca maaf klo masih banyak typo...


Add ig author yah storyby_gallon


Jangan lupa comment,like, kasih bintang, kasih tau juga orang-orang satu kampung buat baca karya author and vote yah ❤️❤️


Comment yang banyak, author suka keributan hehehe...


Salam sayang Gallon

__ADS_1


__ADS_2