
Sebelum baca please, pencet tanda 👍🏻
jangan lupa komen juga yah, please... Tinggalkan jejak kalian, nanti aku mampir balik kok ❤️
•••
Zreettt zreettt
Suara handphone Juan membuat Juan melepaskan pelukkannya dari Iis. Dengan cepat Juan melihat nama Adipati di layar Handphonennya. Adipati melakukan panggilan Video.
“Yooo...”
Juan langsung melihat sahabat karibnya yang semenjak menikah hidupnya makin bahagia, selalu tersenyum dan jarang emosi.
“Juan, Iis,” sapa Adipati saat melihat wajah Juan dan Iis. “Amore.. sini ada Iis.”
Tak berapa lama muncul Taca yang tesenyum senang melihat Juan dan Iis. “Akhirnya, pulang kamu teh ?”
Iis langsung tersenyum melihat Taca yang entah mengapa terlihat makin cantik setelah menikah. “Iya, Ta. Pulang aja ah, males main diluar mah, capek..!”
“Bagus, kamu bener-bener sayang sama aku, Iis. Kamu pulang itu meringankan beban kinerja tangan dan mulut aku,” ujar Taca polos tanpa sadar ada Juan disana yang ikut mendengarkan pembicaraan mereka.
“Taca...!!!” Iis menjerit, kadang Taca kalau ngobrol ngak ada filternya. Juan dan Adipati yang tidak mengerti hanya menatap pasangan mereka masing-masing dengan tatapan bingung.
“Apaan sih, Yang ?” bisik Juan penasaran.
“Bukan apa-apa, jangan didenger kadang Taca jayus,” ujar Iis.
“Juan, Nenek lo ulang tahun ‘kan? Gue nanti kesana sama Taca hari minggu ajalah. Banyak kerjaan gue, kelakuan lo seminggu ini bikin kerjaan banyak banget. Mana ibu menyusui ini, ada aja keinginannya,” ujar Adipati sambil menepuk bagian belakang pinggul Taca.
“Yah, datang aja hari minggu. Nginep disini sehari bawa Kama sama Kalila,” usul Juan sambil mengacungkan ibu jarinya.
“Iya, nanti gue bawa Kama sama Kalila deh, oke udah yah, happy for both of you, oke.”
“Oke, Bye Di,” ujar Iis sambil menggerakkan telapak tangganya kekanan dan kekiri.
“Bye, Iis ketemu disana yah..!” ujar Taca ceria.
Juan mematikan sambungan teleponnya, kemudian memasukkan handphonennya kesakunya. “Mereka semenjak nikah kayanya happy banget yah, Adipati lebih kalem, Taca lebih ceria.”
“Iya, Taca bener-bener kaya dulu lagi. Kaya pas Tasya masih hidup. Aku Happy loh liatnya,” Iis kembali menggelayut manja ditangan Juan.
“Moga kalau kita nikah kaya gitu yah, happy ngak ada masalah ngak ada deh yang aneh-aneh. Aku capek hidup banyak masalah mending, hidup bahagia gitu. Menua bersama,” ujar Juan sambil mengecup pucuk kepala Iis lembut.
“Tenang, sekuat apapun aku berpaling dari kamu, aku pasti bakal balik lagi kekamu. Karena kamu itu candu aku, Mas.” ujar Iis sambil menggesekkan kepalanya.
Juan hanya tersenyum mendengar perkataan Iis, Juan berdoa dengan sunggup-sunggup, moga saat Iis tau kalau dirinya mandul, Iis tidak akan meninggalkannya sama sekali. Tetap berdiri disampingnya dan memeluknya. Hangat, sehangat matahari pagi.
•••
Juan dan Iis pun pulang ke Villa, saat sampai di Villa aktifitas divilla meningkat 100%. Orang-orang berlalu lalang, banyak orang mengangkat barang-barang.
__ADS_1
“Siapa ini ?” tanya Juan pada Sarah yang sedang mengintruksikan banyak hal.
“EO acara ulang tahun Nenek, walau acaranya privat tau sendirikan teman-teman Nenek sebanyak apa ?” ujar Sarah sambil kembali memberikan intruksi pada beberapa orang disana.
Juan langsung menarik tangan Iis untuk menjauhi Sarah yang sedang sibuk. Iis melihat Dimas yang juga sibuk menelepon, entah menelepon siapa, namun tampangnya terlihat kusut.
Juan pura-pura tidak melihat Dimas karena Juan tahu Dimas sedang mengurus perusahaan. Juan paling malas bekerja saat liburan, dari pada kerja dia lebih suka kelonan dengan Iis.
“Mas, ini bakal sesibuk ini sampai hari minggu ?” tanya Iis sambil melihat orang hilir mudik tak tentu arah.
“Iya, kita ngak usah ngurusin deh, mending kita jalan-jalan aja sama Caca, gimana ?” usul Juan pada Iis.
“Eh.. tapi aku kan mau bantuin Sarah,” ujar Iis sambil melihag Sarah yang sedang sibuk mengatur barang-barang yang datang.
“Kamu mau bantu apaan ? Kamu tuh besok bakal sangat-sangat sibuk, kamu jadi kan bikin kue ulang tahun Nenek ? Belum requestan aku, besok kamu bakal sibuk. Jadi mending sekarang kita jalan-jalan. Gimana kalau diving ?” tanya Juan.
“Ngak ah, nanti dimakan hiu,” ujar Iis parno.
“Hahahaa.. ya udah snorkling aja, kita ajak Caca,” usul Juan sambil berjalan ke arah kamar Caca, Iis mengekori Juan.
Klik..
Juan membuka pintu kamar Caca dan mendapati Caca sedang bermain bersama pengasuhnya. Caca yang sedang bermain langsung mengalihkan pandangannya ke arah pintu dan melihat Juan dan Iis.
“Uncle Huangg...!!!” teriak Caca sambil berlari ke arah Juan kemudian meloncat ke pelukkan Juan.
“Hai, cantik... gimana tadi kok bisa jatuh ?” tanya Juan sambil mendelikkan matanya pada pengasuk Caca yang langsung menundukkan kepalanya dalam-dalam.
“Mbak, mbak kedapur tolong bawain camilan Caca, yah,” pinta Iis.
Merasa sangat-sangat lega bisa terbebas dari pandangan membunuh Juan, pengasuh Caca langsung tersenyum pada Iis dan pergi meninggalkan mereka bertiga.
“Pengasuh ngak be..”
“Mas.. tolonglah, itu kecelakan udah kejadian juga,” Iis menenangkan Juan yang hampir memaki-maki pengasuh Caca.
Juan hanya bisa mendengus mendengar perkataan Iis. “Tetep aja dia salah, kok bisa Caca jatoh.”
“Ya udahlah, Mas. Caca.. udah sehat ? Masih sakit kepalanya ?” tanya Iis.
“Udah ngak Aunty, kan Aunty janji mau ngajak aku ke Disneyland Hongkong, aku ngak mau ke kidzoona ah, bosen,” ujar Caca sambil menatap Iis penuh harap.
Makjan, beda yah anak sultan maenannya ke Disneyland. “Itu...” Iis gelagapan menjawab perkataan Caca.
“Iya, nanti Uncle sama Aunty bawa ke Disneyland Jepang aja yah, gimana ?” ujar Juan sambil meniupi luka Caca.
“Wahh.. asikk..” ujar Caca bahagia.
Iis hanya bisa menggaruk-garuk kepalanya, anak zaman sekarang beda yah. Ah.. lebih tepatnya anak turunan sultan beda.
Iis, Caca dan Juan menghabiskan waktu bermain di kamar Caca, mereka bermain acara minum teh. Iis sambil menahan tawanya saat melihat Juan yang pasrah didandani oleh Caca. Juan diberi lipstik, blush on, eyeshadow dan bedak oleh Caca. Rambut Juan diikat oleh karet jepang warna warni.
__ADS_1
“Mas, suer kamu kaya badut Dufan,hahaha,” ujar Iis tertawa renyah saat melihat Juan yang sudah didandani Caca. Juan bukannya marah, dia malah mengerucutkan bibirnya mencoba untuk mencium Iis.
“Hahahhahaa..” tawa Iis dan Caca pecah diruang tersebut, melihat tingkah Juan.
“Uncle Huang, Caca ngantuk bacain cerita yah,” pinta Caca sambil membawa buku cinderella kemudian menyerahkan pada Juan.
Caca langsung masuk kedalam selimutnya, Juan dengan sigap langsung membacakan cerita Cinderalla.
“Pada suatu hari hiduplah Cinderella, kemudian Cinderella bertemu dengan pangeran. TAMAT,” ujar Juan sambil tertawa jahil.
Iis bingung mendengar cerita Juan yang langsung tamat. Cerita macam apa itu ?
“Mas, kok ceritanya gitu ?” tanya Iis bingung.
“Oh ini cerita versi cepet, versi alur cepet. Ribet cerita dibikin puter-puter, emang ceritanya si Gallon hobinya bikin pusing pembacanya,” ujar Juan sambil nyengir.
Iis hanya bisa menepuk dahinya mendengarkan salah satu pengarang novel online, ya kali cerita anak disamain sama cerita cinta novel online yang udah mirip sinetron kumenangis.
“Ngaco kamu, udah sini aku yang cerita,” ujar Iis sambil mengambil buku dari tangan Juan, dengan tenang Iis menceritakan cerita Cinderella dengan suara yang berbeda-beda dan mimik wajah yang berbeda-beda, membuat Caca tersenyum senang.
“Cinderella akhirnya berbahagia bersama pangeran selamanya,” ujar Iis menamatkan ceritannya sambil mencium kening Caca.
“Sekarang tidur yah, Ca..” ujar Juan sambil menyelimuti Caca.
“Caca berdoa moga Aunty mau nerima Uncle Dimas, jadi bisa disini terus,” ujar Caca polos tanpa tau efeknya pada Juan.
Iis langsung melihat Juan yang sedang menahan emosinya langsung berkata, “Caca, Aunty maunya sama Uncle Huang aja yah, abis Uncle Huang titisan singa, aummmm..” Iis menirukan suara singa.
Mata Caca berbinar bahagia kemudian memeluk Iis senang, “Asik, akhirnya Aunty mau jadi Aunty aku, sayang Aunty,” ujar Caca sambil mencium pipi Iis kemudian pipi Juan, sebelum akhirnya tertidur dengan nyenyak.
•••
Kenapa ? Kenapa? Ngak papalah Kaka Gallon promo setitik. Kasihanilah Kaka Gallon yang ngak ada yang promosiin cerita Kaka Gallon, hhahahhaa..
makanya daripada kaka gallon pusing, yuk promoin cerita kaka gallon jangan lupa diklik tomboo likenya hihihihihi ☺️☺️
akhirnya kaka galon punya GC, mari kita ngobrol disana..
tapi biar asik yang mau masuk ada passwordnya. Pas masuk jawab pertanyaan ini yah, semuanya...
Pertanyaannya
1 apa merk mobil yang sering dipakai Juan
2 siapa nama kucing Cicil
3 bahasa Italy jika kau bukan istriku, aku akan melemparmu ke sungai.
Dan pas masuk jangan lupa intro yah, sayang-sayangku..
yuk mari kita ngobrol di GC, happy-happy yah semuanya...
__ADS_1
Oh sama GC buat 18+ yah jangan kurang nanti sawan denger obrolan yang ada hahaha