CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption101


__ADS_3

Jim memeluk Anita dengan hangat,kecupan hangat mendarat di pipinya saat Anita memalingkan wajahnya.


"Lelah? Kau terlalu bersemangat Sayang," goda Jim.Anita mencubit gemas perutnya.


Pintu kamar diketuk dengan keras.Jim mendengus kesal.


"Jim cepat! Aku sudah menunggumu dari tadi," terdengar teriakan dari luar.


"Julian mencarimu,Jack juga pasti sudah menunggumu di musolla.Capatlah mandi," Anita mendorong Jim supaya segera ke luar dari bathtub.


"Mereka itu,selalu saja menggangguku. Menyebalkan,besok kalau mereka masih di sini, kita pergi saja.Diam diam tentunya. Nanti akan kuperiksa mobil Ferarry ku, jangan jangan dikempesi juga," Jim segera membilas tubuhnya di bawah shower.Anita tersenyum melihat wajah bete suaminya.Ia membilas tubuhnya setelah Jim ke luar dari kamar mandi.Jim kembali ke kamar setelah Anita mengeringkan rambutnya.


"Anita,aku suka sekali menciumi bau tubuhmu hmm.Itu seperti candu yang membuatku merasakan ketenangan," Jim menarik sedikit jubah mandi Anita hingga pundak dan punggungnya sedikit terbuka.


"Jangan berujung di tempat tidur lagi ya. Sudah aku mau shalat,awas."Anita menepikan hidung Jim yang sudah menempel kuat di punggungnya.

__ADS_1


"Baiklah,akan kutunggu," Jim membaringkan tubuhnya di atas ranjang.Dengan sabar ia menunggu Anita selesai shalat. Anita yang mengenakan rok panjang dan slimfit turtle neg membuat Jim mendengus kesal. Ia kembali menarik Anita ke dalam pelukannya. Ia melepas kembali pakaian yang baru saja dipakai Anita.


"Suamiku, nanti saja.Kita kan baru saja," Jim membungkam mulut Anita dengan mulutnya.


"Ini hukuman karena tadi Julian menggendongmu.Anita kau harus membuatku melupakannya.Di sini kan tadi dia menyentuhmu? Apa di sini juga," Jim membuat kissmark di tempat tempat yang tadi tersentuh Julian saat pria itu membantunya turun.Anita hanya diam memejamkan matanya,menggigit bibirnya dan membiarkan suaminya menghukum dirinya.


"Kenapa diam? Kenapa tidak melawan?" tanya Jim.


"Apa kau ingin aku membalasmu yang sedang cemburu? Lakukan saja apa yang kau anggap bisa mengobati sakit hatimu.Aku tidak akan melawanmu," jawab Anita.


"Kenapa aku susah sekali melupakan sesuatu? Maafkan aku Anita." Jim menakupkan telapak tangan ke mukanya. Anita memeluk punggung suaminya.


"Bagaimana caranya kau membuat pria lain tidak menyukaimu?" Jim membaringkan tubuhnya dan menarik Anita dalam pelukañya.Anita segera menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.


"Aku akan membawa pedang supaya mereka takut mendekatiku,bahkan takut melihatku," jawab Anita.

__ADS_1


"Bawa pedang milikku ini?" Jim terkekeh melihat Anita tersenyum malu.


"Pedangmu itu hanya milikku." Anita mengeratkan pelukannya.


"Jim," terdengar ketukan di pintu dan suara Jack di luar.


"Yes Jack," jawab Jimmy.


"Come Out.Jangan di kamar terus.All of us waiting for you and Anita,come on (Kami semua menunggumu dan Anita,ayo)" terdengar langkah Jack menjauh.Jim membantu Anita mengenakan kembali pakaiannya.Anita mengikat rambut panjangnya supaya tidak berantakan.


"Sayang,rambutmu itu sudah terlalu panjang kurasa.Kau tampak kerepotan mengurusnya," kata Jim.


"Setelah pulang nanti akan kurapikan," jawab Anita.Jim melihat istrinya


memoleskan sedikit bedak dan lipstick yang membuatnya semakin cantiķ.Ia segera mengambil tisyu di atas nakas dan mengusap lipstick dari bibir Anita.

__ADS_1


"Jangan terlalu cantik, nanti kalau hanya bersamaku saja pakainya.Kenapa susah dihilangkan Anita?," Jim mencium singkat bibir istrinya.Anita mengambil kapas dan miceler water untuk menghapus warna di bibirnya.Jim tersenyum senang.


"Ayo" kata Anita seraya melingkarkan tangannya pada lengan suaminya.Mereka segera turun ke depan rumah untuk menemui yang lain.


__ADS_2