CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption77


__ADS_3

Jim mengusap air mata Anita.


"Hei,ayah dan ibu hanya pulang ke rumah. Kenapa menangisnya sampai seperti itu?" hibur Jim.


"Aku merasa seakan akan mereka tinggalkan," jawab Anita.Jim tertawa kecil.


"Mereka meninggalkanmu di rumahku, meninggalkanmu di rumah suamimu bukan di tengah hutan," kata Jim.Anita tersenyum.


"Mereka meninggalkanku di kandang macan," gumam Anita.Jim tertawa cukup keras hingga Yuki dan Jack menoleh padanya.Jim hanya melabaikan tangannya.


"Jim,kenapa temanmu tidak ada yang datang? Bahkan Julian dan Arron juga tidak terlihat?" tanya Anita.

__ADS_1


"Aku tidak memberitahu mereka,aku ingin acara ini privat untuk orang orang di rumah ini. Nita aku hanya ingin menghalalkan hubungan kita sebelum suratnya jadi.Kau pikir aku sekuat itu membentengi diriku.Setiap kali melihatmu tidur di sampingku,juniorku selalu saja berontak.Sekuat apa pun diriku,pasti bobol juga," Jim terkekeh kecil.


"Jim aku lelah,apa kita bisa balik duluan? Aku ingin meluruskan punggungku.Bagaimana kalau Arron mencariku?" Anita bangkit dari duduknya.Jim memeluk pinggang Anita.


"Aku sudah telpon Arron tadi pagi,kau cuti seminggu.Yuki sementara yang mengerjakan pekerjaanmu.Semalam laptopmu kukasih ke dia supaya dia pelajari dari email email yang dikirimkan Arron dan rekan rekan kerjamu." Anita tidak mengatakan apa pun, Jim memang Bossnya jadi terserah dia mau seperti apa. Lagipula saat ini Jim adalah suaminya, kalau pun Jim memintanya berhenti, ya harus berhenti.


"Sayang,aku hanya minta satu minggu.Setelah itu kau bisa kembali bekerja.Kau mau bekerja atau tidak itu tidak masalah untukku.Tapi setelah kita punya anak nanti, kau harus fokus pada Jimmy Junior.Okey?" Jim mencium pipi Anita.


"Hmm Iya.Sekarang aku mau istirahat dulu. Aku benar benar mengantuk,aku mau tidur sebentar.Tolong suruh sopirmu mengantarku Jim.Aku tidak bisa jalan jauh kalau pakaianku seribet ini," kata Anita.Tiba tiba Jim membopong Anita dan membawanya ke mobil Limo yang masih setia menunggunya di area parkir masjid.


"Tuan,Nyonya selamat ya atas pernikahannya," katanya.Jim tersenyum.

__ADS_1


"Terima kasih Ed," katanya.Anita yang memang sangat mengantuk sudah terlelap dalam pelukan Jimmy.


"Kasihan kamu istriku,belum apa apa sudah kelelahan seperti ini," gumam Jim. Sesampainya di depan pintu utama,Jim menggendong Anita dan membawanya ke kamarnya.Jim melepaskan alas kakinya juga beberapa riasan rambut yang mengganggu tidurnya,juga melonggarkan pakaiannya.


"Jim,aku belum selesai.Jangan dulu ya," gumam Anita.Jim tersenyum dan menatap wajah cantik istrinya.Suara Anita yang serak membuat gairahnya mulai terusik.


"Kira kira kapan selesainya?" bisik Jim di dekat telinga Anita.Gadis itu sontak membuka matanya dan mencoba mengumpulkan kesadarannya.


"Mmm apanya?" tanyanya.Jim menunjuk ke bagian bawah perutnya.Anita tersenyum malu.


"Sekarang masih sedikit ada flek,sepertinya besok sudah bersih," jawab Anita.Jim tersenyum lembut dan meraih dagu Anita, tanpa dikomando keduanya saling menyatukan bibir mereka, saling memperdalam ciuman mereka.

__ADS_1


"Aku pasti menunggunya,Istriku.Aku akan bersabar sampai besok," kata Jim disela sela ciuman mereka.Jim melepaskan Anita saat istrinya itu mulai kehabisan nafasnya.


"Akan kuganti pakaianku," Anita beranjak ke ruang ganti dan Jim mengikutinya.Ia segera membuka lemari dan dan mengambilkan polo shirt dan celana pendek selutut untuk Jim. Dan mengambil kaos lengan pendek dan celana tiga perempat untuk dirinya sendiri.


__ADS_2