CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption 295


__ADS_3

Jimmy dan Anita segera ke luar setelah berganti pakaian, mereka menemui ayah dan ibu Jimmy yang sedang ngobrol dengan teman teman Mika.


"Oh Oh dear,you are so beautiful (Sayang kau sangat cantik)," kata Ariana seraya berdiri dan menghampiri Anita.


"Thanks Mom(terimakasih Bu)," kata Anita.


"Jimmy,becarefull on the streat (Jimmy, hati hati di jalanan)," kata Ariana seraya mengelus perut Anita yang tiba tiba saja bergerak.Ariana tersenyum lalu mengsap perut Anita lagi.


"Tentu Mom," kata Jimmy.


"John,come here," kata Julian Anggoro lalu menutup telponnya.


Beberapa saat kemudian John datang bersama seorang bawahannya.


"Take them to Boston,use modified Chrysler Pacifica and make sure anything secure (Antar mereka ke Boston,gunakan mobil Chrysler Pacifika yang dimodifikasi, dan pastikan semua aman)," kata Julian Anggoro.


"Yes,Sir.Robin you drive," kata John kemudian keduanya pergi.


Anita menggamit lengan Jimmy saat Jack dan Lucas masuk dari luar.


"Heh,aku mau ke Boston," kata Jimmy.


"I know,Darren let me know that (aku tahu,Darren memberitahuku)," jawab Jack.


"Aku dan Jack mau barengan,kita mau antar perpanjangan kontrak sama klien di Boston," kata Lucas.


"Waduh,sudah nyemplung di perusahaan nih?" tanya Jimmy.


"Heh,kita ini jadi kurir kalau pulang.Jadi anak baik,penurut,biar kalau kabur tidak dimarahi," jawab Lucas.


Jack menoyor kepala Lucas.


"Let's go,jangan pedulikan dia," kata Jack seraya melangkahkan kakinya ke luar pintu.Jimmy dan Anita mengikuti mereka.


Mika dan teman temannya sampai bengong melihat Lucas yang berbicara bahasa Indonesia dengan dialek yang benar benar Indonesia.


Julian Anggoro dan Ariana tersenyum.


"Mereka belum tahu kalau Mattew yang ngomong,Mom.Bahkan dia pinter ngupat pake bahasa jawa," kata Julian Anggoro.


Ariana tertawa kecil,anak kedua Darren itu memang pandai menyesuaikan diri.


Robin duduk di belakang kemudi, sementara John sedang mengotak atik laptopnya duduk di sebelah Robin.


Beberapa saat kemudian "Anti gun Actived" muncul di layar monitor kecil yang ada di depan.Robin dan John mengisi peluru pada senjata yang mereka bawa dan meletakkan di tempat yang disediakan di Mobil itu,tempat sangat rahasia dan mudah mereka jangkau saat dibutuhkan.


Anita dan Jimmy duduk di tengah, sementara Jack dan Lucas duduk di belakang.


"Kita hanya mau ke Boston,John.Why we use like this car (kenapa pakai mobil seperti ini(anti peluru)?" tanya Jimmy.


"This is Big Boss orders(Ini perintah Bos besar)," jawab John.


"Jim apa John mengerti bahasa Indonesia?" tanya Anita.


"Tentu saja,dia bisa banyak bahasa, 2Italy juga bisa,Perancis sama Spanyol juga bisa.Dia ikut Daddy dari TK,Jadi Daddy bicara pake bahasa apa saja dia ngerti," jawab Jimmy.


John tertawa sampai terkikik.


"Tapi dia susah kalau disuruh ngomong pake bahasa Indonesi,suka terbalik terbalik.Ngomong warna merah,jadi merah warna," kata Jimmy.


Anita tertawa.

__ADS_1


"Seperti Nora dong,tapi sekarang Nora sudah lumayan,dulu susah sekali aku ngajari dia ngomong.Pengucapan huruf abjad juga beda kan,ngajari dia setengah mati," kata Anita.


"Nggak sama gimana?Seluruh dunia abjad samalah?" tanya Jimmy.


"Apa ya,misalnya mau ngomong kecambah,dia ngomongnya gejampah. Vitamin B jadi Vitamin P.Dia pakai abjad pinyin,beda pengucapan huruf tertentu."


" Pusing gue," kata Lucas.


"Tumben lu pusing," kata Jimmy.


"Mau ngomong aja ribet," jawab Lucas.


"Boston jauh nggak? Kenapa beli terasi aja ke sana?" tanya Anita.


"Nggak koq Sayang,paling duapuluh sampai dualima menit.Supermarket itu milik kenalanku,jadi kau juga bisa belanja beberapa produk Indonesia di sana," jawab Jimmy.


"Tergantung,kalau aku yang nyetir ya bisa lima menit sampai," kata Lucas.


"Iya kalau jalannya sepi,mobil lain dilarang lewat," kata Jimmy.


"Kalau jalan kaki kurang lebih setengah hari," kata Jack.


"Kalau pake skateboard bisa seminggu," kata Lucas.


"Lho ko bisa?" tanya Anita.


"Iya,kesrempet mobil,jadi ke rumah sakit dulu opname," jawab Lucas.


Jack memukul kepala Lucas dengan dokumen yang dibawanya.


"Ayo turun,sudah sampai.Robin akan pergi antar Jack.Lucas,Lu ikut siape?" tanya Jimmy.


"Aku mau nemenin Jack," jawab Lucas. John turun dari mobil bersama Anita dan Jimmy.


Jimmy yang melihat hal itu segera meraih tangannya.


"Nanti kita jalan ke tempat yang lebih bagus.Sekarang kau bisa beli barang barang yang kau butuhkan," kata Jimmy.


"Ya," kata Anita seraya mengikuti langkah suaminya masuk ke dalam supermarket itu.


Berbagai macam kebutuhan sehari hari ada di supermarket itu.Lumayan ramai pengunjung.Gerai itu sudah dipisahkan, untuk orang Eropa,Asia,Afrika,Bahkan di paling ujung ada menjual kebutuhan sehari hari orang muslim dengan barang barang bersertifikasi halal. Ruangannya terpisah dari yang lain.Anita merasa senang karena ada supermarket seperti itu.Jimmy mengambil troli dan mengangkat ponselnya saat berdering. Setelah bicara beberapa saat ia mematikan ponselnya.


"Jimmy."


Jimmy dan Anita menoleh ke arah sumber suara.


Seorang pria muda kira kira seumuran mereka datang menghampiri.


"Just arrived (baru sampai)?" tanyanya.


"Yes we did(iya). This is my wife Anita (Ini istriku Anita)," kata Jimmy.


"Yeah I know,I saw her when I came to Jack marriage.Hi Mrs.Jimmy,I'm Gerard, you can call me Gerry.That's my nick name.Jimmy is my friend since we were in Harvard University(Iya saya tahu,saya melihatnya saat di acara pernikahan Jack.Hai,Nyonya Jimmy,saya Gerard, panggil saja Gerry,itu nama panggilan saya.Jimmy adalah teman kuliah saya di Harvard University)," kata pria itu.


"Hi,how do you do? Just call me Anita (Hai,panggil saya Anita)," balas Anita.


“Sure(tentu),” kata Gerry.


“Did Jack invite you (Jack mengundangmu)?”


“Uncle Jose is friend of Daddy,I came for him (Paman Jose adalah teman ayah,aku datang untuknya),” jawab Gerry.

__ADS_1


“I really sorry for your father( aku turut prihatin dengan ayahmu),” kata Jimmy


"Thank you,he is beter now.Enjoy your time.Jim,just call me if you need some information(Terimakasih,dia lebih baik sekarang.Nikmati waktu Anda.Jim,panggil saja aku kalau butuh informasi)," kata Gerry.


"OK,buddy," jawab Jimmy.


Pria itu pun pergi meninggalkan mereka. Jimmy segera mendorong trolinya ke arah lorong yang bertuliskan Asia.Mata Anita melihat dengan seksama ke dalam rak yang berisikan produk produk yang diproduksi di negara negara Asia.


Anita berteriak kegirangan ketika melihat mie instan kesukaannya terpajang di situ. Ia segera mengambil banyak varian faforitnya.


Ia tersenyum malu saat ada beberapa orang indonesia berdahem melihat kehebohannya.


"Nemu emas ya Bu?" ledek bapak bapak itu.


"Berlian Pak," jawab Jimmy.


Anita hanya tersenyum malu.Ia lanjut mengambil beberapa kopi tanpa ampas yang biasa ia minum saat masih bekerja. Ia juga mau ngambil keju dan cemilan lain.Ia mulai memilah milah karena dari tadi tidak menemukan terasi.


"Jim,mana katanya ada terasi di sini?" tanya Anita.


"Tadi aku sudah telpon Gerry katanya ada.Nah itu di sebelah sana," tunjuk Jimmy.


Anita segera mendatangi tempat yang ditunjuk Jimmy.


"Jim,ini bukan dari Indonesia. Bukannya ini tulisan India ya? Ini juga nggak tahu tulisan apa," kata Anita kecewa.


Jimmy segera menelpon Gerry, beberapa saat kemudian Gerry datang dengan seorang karyawannya, membawa troli berisi beberapa kotak yang berbeda. Anita sempat bengong karena karyawan Gerry ternyata orang Indonesia.


"Ibu ingin cari terasi yang bagaimana? Ini barusan turun dari mobil Bu,baru datang dari Indonesia?" tanya karyawan itu seraya membuka tiga buah karton yang berbeda.


"Mmm,saya mau terasi yang tidak tetlalu asin,cenderung manis.Biasanya warnanya coklat tua cenderung kemerahan.Tidak terlalu keras seperti ini," kata Anita.


Karyawan itu membongkar kotak kotak yang lain dan mengeluarkan isinya dan memperlihatkan kepada Anita.


Anita pun melihatnya satu per satu.


"Honey,beli saja satu varian satu," kata Jimmy.


"Ini saja,beli dua macam ini.Aku nggak tahu mana yang enak,biasanya ibu kalau beli nggak ada merknya," kata Anita.


"Gerry,thanks alot(terimakasih banyak)," kata Jimmy.


"I'm glad you come to my place( aku senang kau datang ke tempatku). Would you please come to my house for dinner maybe tomorrow(Maukah kau datang ke rumahku untuk makan malam,mungkin besok)?" tanya Gerry.


"I will arrange my time,sorry for tomorrow we can't.Tomorrow we will go to New Jersey,her friend in New Jersey( Aku akan mengatur waktuku,maaf besok kami tidak bisa,kami akan ke New Jersey, temannya ada di New Jersey)," kata Jimmy.


"OK,never mind.But I hope so(OK tidak apa apa,tapi aku sangat berharap)." kata Gerry.


Setelah Anita membeli barang barang lainnya di Islamic Area,Jimmy segera membayarnya di kasir dan pamit kepada Gerry.Jimmy dan John membantu membawa barang belanjaan Anita ke mobil yang sudah menunggu mereka dari tadi.


“Lho Jack sama Lucas mana?" tanya Anita.


"Masih di tempat klien.John kita jalan jalan dulu di Boston.Just Arround this City (keliling kota Boston)," kata Jimmy.


John segera memberikan instruksi kepada Robin untuk jalan ke mana dulu. Ke tempat yang menjadi ikon di kota itu dan foto selfie.Anita merasa sangat senang karena bisa menikmati perjalanan itu,hal yang belum pernah ia alami.Jalan jalan di Indonesia tidak ada musim gugur.Sambil menunggu Jack, ia banyak mengobrol dan mengajari John dan Robin berbicara bahasa Indonesia. Tawa Anita begitu lepas saat kedua pengawal mertuanya itu salah pengucapan.


Jimmy lebih banyak diam dan mengamati istrinya yang sudah semakin baik pemulihan kejiwaannya.


Apa pun akan kulakukan,asal bisa terus bersamamu,yang lain tidak penting Anita, gumam Jimmy.


"Jim,kau tadi bicara apa?" tanya Anita.

__ADS_1


"Nggak,I love you," jawab Jimmy seraya mencium pipi Anita.


__ADS_2