
Merry dan Bayu menghampiri Jimmy dan Anita.
“Selamat ya Jim, aku jadi merasa Iri,” kata Merry.
“Thanks,” jawab Jimmy.
“Yu, kapan kalian menyusul? Rasanya wonderfull sekali ada janin di perutku,” Anita mengelus perutnya.
“Tembakan dia meleset terus, kebanyakan mikir,” tukas Jimmy.
“Kampret,” Bayu mengemplang kepala Jimmy.Anita terkikik sementara Merry hanya tersenyum malu.
“Aku balik dulu ya, aku selesai bertugas pagi ini,” kata Merry.
“Ya,” kata Bayu singkat.
Merry beranjak pergi sementara Bayu masih tinggal.Tiba tiba ponsel Jimmy berbunyi.
“Ada apa Lucas? Baiklah,” Jimmy segera menutup telponnya.
“Sayang aku pergi sebentar, akan kupanggil perawat untuk membantumu mandi.Bay aku tinggal sebentar, jangan macam macam dengan istriku OK.” Jimmy bergegas menemui Julian dan pergi meninggalkan Anita dan Bayu.
__ADS_1
“Ada apa tuh,kenapa dia buru buru begitu,” gumam Bayu.
“Pasti ada hal yang harus dia tangani sendiri.Bayu,bagaimana dengan Merry?” tanya Anita.
“Seperti yang kau lihat dia baik baik saja kan?”
“Dia tidak terlihat seperti itu.Apa kau memperlakukannya sebagai seorang istri?” tanya Anita lagi.Bayu duduk di kursi di dekat Anita.
“Aku sudah memenuhi apa yang dia dan orang tuanya inginkan Nita.Mereka ingin aku menikahi Merry sudah kulakukan. Merry menjebakku juga aku tidak membalasnya, itu karena aku menghargai dirinya sebagai temanku sejak kecil.Targetnya adalah Jimmy, karena tidak bisa dia menargetkan diriku. Perempuan seperti apa seperti itu? Dia hanya cantik di luar saja,” jawab Bayu.
“Tapi dia istrimu, memberi nafkah juga bukan materi saja.Dia juga membutuhkan kasih sayang darimu.”
“Entahlah,aku sama sekali tidak tertarik bercinta dengannya kau tahu.Selama tiga tahun kami menikah aku sama sekali tidak pernah menyentuhnya.Aku sudah memberinya pilihan,banyak pria tampan dan banyak uang.Kalau pun dia ingin menjalin hubungan dengan pria lain,its OK.Kapan pun dia memintaiku menanda tangani surat cerai akan aku tanda tangani.” Bayu mengusak kasar rambutnya.
“Nita,aku hanya sekali saja benar benar menyukai seseorang dan itu pun ditolak secara halus.Dia lebih memilih dekat dengan Hiroshi sahabatku.Tapi tidak kusangka dia malah menikahi Jimmy Anggoro Brengsek temanku dari kecil.” Bayu tertawa getir sambil menakupkan tangan ke wajahnya.
Anita menoyor kepala Bayu.Beberapa saat kemudian dua orang perawat muncul dari balik pintu.
“Mari saya bantu membersihkan diri Nyonya,” kata salah seorang perawat.
“Dokter Bayu,Poli Jantung membutuhkan Anda.Dokter Rahadi akan melakukan operasi setengah jam lagi dan pasien sangat banyak yang belum ditangani,” kata seorang perawat lagi yang ternyata dari Poli Jantung.
__ADS_1
“Pergilah Yu, lain kali kita bicara lagi. Pasienmu bisa mati kalau kau terus di sini,” kata Anita.Bayu tertawa kecil.
“Baiklah Nyonya Cantik,jangan sakit lagi. Aku pergi dulu,” katanya lalu meninggalkan tempat itu.
Anita segera memersihkan diri dibantu oleh seorang perawat.☆☆☆☆
Sementara itu di ruang meeting Jimmy tampak serius mendengarkan penjelasan Lucas.
“Ada penghianat di antara pengawalmu, itu lah masalahnya.Ada yang membocorkan rencana perjalananmu hari ini dan mereka sudah bersiap di titik rawan jalanan yang akan kau lintasi,” kata Lucas.
“Hans,apa kau sudah membawa mobil yang kuinginkan?” tanya Jimmy.
“Sudah Tuan,” jawab Hans.
“Julian tolong hubungi Uncle mengenai masalah ini.Bagaimana pengawal Viola tahu banyak mengenai medan di sini?” tanya Jimmy.
“Aku sudah menghubungi Papi dan dia juga sudah menghubungi Dicky dan Om Pras.Mereka sudah bergerak.Kata Dicky ada yang membantu mereka,dia menduga itu anak buah Raharja,” jawab Julian.Jimmy mengerutkan dahinya.
“Bukankah Om Raharja itu rekannya Uncle?” tanya Jimmy.
“Itu masih dugaan Dicky, bisa diketahui kalau salah satu bisa kita tangkap dan interogasi,” jawab Julian.
__ADS_1
“Doris dan Corvin sudah kuperintahkan untuk mencari penghianat itu.Tunggu sebentar lagi,” kata Julian.