CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption55


__ADS_3

Anita menggeliatkan tubuhnya saat merasakan ada yang menepuk nepuk pipinya.


"Sayang ayo bangun,sudah siang."Anita mengerjapkan matanya,berangsur angsur kesadarannya pulih.


"Mmmhh, sebentar lagi," Anita menggeliat.


"Sudah jam setengah tujuh,Jack dan Julian menunggumu sarapan."Jim duduk di tepi ranjang.Anita membuka matanya,ia melihat Jim sudah rapi,rambutnya masih basah dan sangat tampan.Ia memalingkan wajahnya ke jendela saat pria itu balas melihatnya.Ia menahan nafas dan berusaha menenangkan dirinya.


"Kenapa tidak melihatku?Apa ingin aku peluk? Dari lahir aku memang sudah ganteng jadi tidak perlu heran begitu," goda Jim sambil meraih bahu Anita.


"Bagaimana aku sudah di kamarku?"


"Aku yang memindahkanmu subuh tadi,aku tidak mau Julian ngiler melihatmu tidur," jawab Jim.


"Kalian sarapan saja dulu,aku mau mandi, jangan menungguku.Aku mandi agak lama," kata Anita.


"Jangan lama lama, aku tunggu di sini," kata Jim kesal.


"Orang haid pasti lama mandinya." Anita mengambil handuk lalu masuk ke kamar mandi.Jim ke luar kamar Anita dengan wajah kesal.Ia duduk di depan Julian lalu meminum kopinya.


"Anita?" tanya Julian.

__ADS_1


"Masih mandi,tidak usah ditunggu.Kau sarapan dulu saja," Jim kembali meminum kopinya.


"Biar kutunggu," kata Julian.


"Tidak usah,mandinya lama.Nanti tamunya keburu datang,cepatlah Julian."


"Aku sudah telfon Juan Alfaro kalau aku datang jam sembilan.Dia pasti menyesuaikan. Dan dia bilang no problem," jawab Julian.Tiba tiba Jim tertawa, Julian menatap heran ke arahnya.


"Apa kau tahu kenapa Juan Alfaro selalu mengikuti kemauanmu.Dia itu perwakilan Customer lho,bisa bisanya nurut sama kamu," Jim tertawa lagi.


"Kenapa memang? Kami memang akrab makanya dia mau nengerti," sanggah Julian.


"Marion menyukaimu,Juan ingin kamu jadi menantunya." Jim tertawa lebih keras.


"Morning Boss," sapanya.


"Morning Jack,you look great." 8Jack cuma nyengir.Ibu Anita datang membawakan puding labu untuk mereka.


"Ini makanan kesukaan Anita juga ya Tante?" tanya Julian sambil menyomotnya sepotong.


"Anita tidak menyukainya,tapi tante selalu memaksanya makan.Labu kuning itu bagus untuk kesehatan," jawab ibu Anita kemuadian berlalu.

__ADS_1


Anita ke luar dari kamarnya dengan rambut yang masih basah.Di tangannya menggenggam sesuatu yang membuat Jim membelalakan matanya.


"Anita,kenapa rambutmu itu tidak dikeringkan bisa masuk angin lho," kata Julian.


"Hair dryerku rusak,sudah lama tidak dipakai," jawab Anita.


"Sayang itu punyaku,sini kembalikan,"bisik Jim di dekat telinga Anita.Gadis itu tersenyum jahil,Jim tampak frustasi dibuatnya.


"Aku periksa dulu isinya,siapa tahu ada foto wanita lain di dompetmu.Ini dompet sudah jelek begini,tidak mampu beli ya," kata Anita. Jack dan Julian langsung melihat ke arah benda yang dipegang Anita.Sontak mereka tertawa.


"Aduuh ****** gue.Sayang please," rengek Jim.Anita mulai mengeluarkan isi dompet Jim satu per satu.


"KTP,kartu nama,tiga kartu debit,dua kartu kredit.uangmu banyak kenapa pakai kartu kredit sih?" tanya Anita.


"Biar keren aja," jawab Jim.


"Sim A,Sim B,Sim C.Ini fotoku waktu SMP, dapat dari mana?"tanya Anita lagi.


"Dari temen," jawab Jim asal.


"Uang tiga ratus ribu,loh ini KITAS Jack kenapa ada di dompetmu?" Jack langsung mengambil barang miliknya.

__ADS_1


"Kau ini ceroboh sekali Boss, aku bisa dibawa imigrasi lho," gerutu Jack.Jim menutupkan kedua telapak tangan ke mukanya.Aduh Anitaa,kenapa tidak sekalian saja kau periksa isi celanaku.Jim mengusak rambutnya frustasi.


__ADS_2