CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption104


__ADS_3

Anita menggenggam tangan Jim yang sedang memeluknya.


"Sayang, bisakah kita melewatkan malam ini dengan bercerita?" tanya Anita.


"Hmmm? Cerita apa yang ingin kau dengar? Bukankah kisah hidup kita sudah seperti cerita novel yang kau buat?" tanya Jim.Anita tertawa kecil dan membalikkan badan menghadap suaminya.


"Kau masih berhutang banyak kepadaku, kau belum menceritakan kehidupanmu saat di Cambridge.Kau juga belum menceritakan bagaimana bertemu dengan Jack," Anita berjalan menuju Sofa dan duduk dengan kaki dilipat di sana.Jim yang bengong mendengar perkataan Anita terpaksa mengikutinya duduk di sofa.


"Aku ingin malam ini menjadi malam yang panjang untuk kita.Tanpa ada yang mengganggu.Berdandanlah yang cantik untukku, aku ingin kau pakai makeup mu sebelum tidur denganku?" Jim membelai dan mencium bibir Anita yang nyaris tak tersentuh lispstick.


"Berikan dulu ponselmu padaku? Kenapa kau curang? Kau masih menyembunyikan ponselku, sementara kau bebas saja memakai ponselmu," marah Anita.

__ADS_1


"Ini masalah pekerjaan Sayang, kau mau menghubungi siapa? Suami sekaligus Boss mu ada di sini.Kau bisa melapor langsung padaku, face to face, lip to lip."


"Aku mau lihat isi ponselmu, ada apa saja di dalam situ," Anita mengulurkan tangannya.


"Urusan pekerjaan saja Sayang,sudahlah. Kenapa kita tidak melakukan yang lembih bermanfaat,bermesraan,berciuman.Aku ingin segera punya Jimmy Junior.Kita buang saja ponselnya,okey?" bujuk Jimmy.


"Emm emm, kemarikan," kekeh Anita.Dengan berat hati Jimmy memberikan ponselnya kepada Anita.Dengan cekatan Anita membuka setiap inci ponsel suaminya.Anita tersenyum karena di situ hanya ada foto teman teman dan keluarganya.Tidak satu pun ada foto dirinya di ponsel itu. Anita mengetikkan nomornya sendiri, ternyata nomor ponsel miliknya tidak ada dalam kontak suaminya.Ada ratusan nama dan nomor kontak,hanya nomornya yang tidak ada.Anita mengembalikan ponsel itu pada pemiliknya.Jim merasa heran karena Anita tidak bereaksi apa apa.


"Mau ke mana?" tanyanya.


"Bosan di kamar,aku mau cari jajanan.Tak jauh dari hotel ini ada alun alun.Aku mau ke sana," jawab Anita.

__ADS_1


"Ayo aku antar, kau mau beli apa.Kita pesan di hotel ini saja ok? Makanannya enak enak lho Sayang," bujuk Jim.


"Pesanlah sesukamu,aku mau cari makanan yang murah dan rasanya tidak enak di luar," jawab Anita.Jim tahu pasti ada yang tidak beres dengan istrinya.Anita mengambil tas pakaian yang tadi dibawa suaminya dan mengambil makeup miliknya.Anita memulaskan sedikit lipstick dan bedak miliknya,mempertegas alis dan bulu matanya yang memang sudah indah dari sononya.


"Istriku kau sangat cantik,aku mencintaimu," Jim memcium pipi Anita yang sedang menyisir rambutnya.


"Aku pergi dulu,jangan mengikutiku.Pergi dengan siapa pun yang kau mau, atau melakukan apa pun yang kau suka." Anita beranjak ke pintu.Jim menarik tangan Anita hingga terjatuh dalam pelukannya.


"Apa yang membuatmu marah padaku? Apa karena ponsel itu.Aku punya banyak ponsel yang kugunakan secara bergantian dan nomor yang berbeda.Aku punya satu ponsel yang isinya hanya orang terdekatku.Saat ini aku butuh yang itu untuk mengontrol perusahaanku.Kalau karena itu kau marah akan kulempar ponsel itu ke laut sekarang," Jim bergegas mengambil ponselnya yang ada di sofa.Anita segera mengejar dan memeluknya.


"Tidak Jim, tidak.Aku tidak marah,jangan kau buang ponselmu." Jim mencium bibir Anita lalu memeluknya, mengusap air mata istrinya dan mencium kelopak matanya.

__ADS_1


"Katakan apa pun yang mengganjal di hatimu, tanyakan apa pun yang ingin kau tahu.Jangan meninggalkanku karena hal sekecil ini Anita." Jim membawa Anita duduk di sofa, Jim kembali mengusap pipi Anita yang basah oleh air matanya.


__ADS_2