CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption174


__ADS_3

Anita membalikkan tubuhnya dan menatap marah ke arah Jimmy.


“Di mana server CCTV di kamarmu itu?” tanyanya.


“Di kantornya Corvin lah,sama dengan yang lain,” jawab Jimmy.


“Jadi di situ juga tersimpan rekaman saat kita melakukan itu?Saat aku pakai baju tidur seperti ini? Di mana otakmu Jimmy?” Anita mendorong Jimmy dengan marah.


“Sayang, makanya dengarkan dulu.Ayo duduklah,” Jimmy memeluk Anita dan membawanya duduk di pangkuannya.


“Jauhkan tanganmu,najis,” Anita menepiskan tangan Jimmy.


“Apa? Ini sudah kucuci pakai sabun,pakai alkohol,pakai cairan hydro.Sudah tidak berbekas lagi,” protes Jimmy.


Ada sedikit senyum di bibir Anita,tentu saja membuat Jimmy bahagia bukan main.


“Anita,CCTV itu dipasang tadi sore.Kamu pikir aku tidak waras taruh CCTV di kamarku? Yang benar saja,” kata Jimmy.

__ADS_1


Anita tetap diam tidak merespon apa yang Jimmy katakan.


“Anita,bagaimana kau ingin aku minta maaf padamu. Semua terjadi begitu cepat dan di luar kendaliku.Oh Jack, lihatlah bagaimana aku saat kau tidak di sini,” Jimmy mengusak rambutnya dengan jengkel.


“Demi wanita itu kau membuang semua barangku,” gumam Anita.


“Kuberitahu,saat aku tahu Emily datang dengan monster itu.Yang pertama kali kuingat adalah dirimu.Secepatnya kuperintahkan Rony mengantar mereka dengan mobil dan aku pulang ke rumah dengan Heli.Aku sampai melupakan Lucas dan Fortis dan pulang menerbangkan sendiri heli itu.” Jimmy mengambil air mineral dalam teko dan meminumnya.


“Sampai di rumah aku memindahkan lemarimu dan barang barangmu yang lain ke dalam ruang rahasia.Aku pindahkan sendiri Anita, kepalaku sampe benjol kepentok pintu.” Jimmy meraih tangan Anita dan meletakkan di sisi kanan kepalanya.


Anita menoleh ke arah lain dan menyembunyikan tawanya.


“Ck,Istriku ayolah.Perempuan itu nekat ingin menikahiku walau Daddy dan aku menolaknya.Itu karena aku diam diam memiliki empat puluh persen saham Maximus. Dia menjebak Daddy dalam sebuah perjanjian kotor tapi target sebenarnya adalah diriku.Dia akan sangat mudah menghabisiku kalau mereka tahu tentang kita.Kalau mereka tahu aku tidak bisa kehilangan dirimu.” Jimmy menghela nafas panjang dan menghabiskan air dalam gelasnya.


“Apa yang kau pikirkan sampai harus menyingkirkan barang barangku?”


“Sayang,ada atau tidak ada aku di rumah, tempat yang paling dia incar adalah kamarku.Tempat tempat pribadiku.Mengerti?” kesal Jimmy.

__ADS_1


“Baiklah,sekarang di mana pakaianku? Aku tidak mau seperti wanita ****** berpakaian seperti ini.Kenapa kau mengganti piyamaku dengan baju tidur seperti ini?” tanya Anita.


“Bajumu basah karena kau sangat berkeringat.Jadi kuganti dengan yang lebih nyaman.Kau mau ganti baju mau ke mana? Kau tidak kuijinkan pergi ke mana pun.” Jimmy kembali menarik dan memeluk Anita.


“Jimmy! Aku akan mencari kamar lain. Aku masih sanggup bayar satu kamar hotel untuk beberapa hari,” kata Anita.


“Lantai bawah sudah penuh, kamar yang masih ada sudah kusewa semua.Di Hotel Summer sudah tidak ada lagi yang kosong,ada seorang pengawalku di setiap kamar he he,” Jimmy tertawa senang.


Anita mengumpat dalam hati, dengan kesal ia meminum beberapa gelas air mineral. Ia merebahkan diri dengan kesal di atas kasur.Jimmy tersenyum dan mendekati Anita.


“Jangan mendekat, atau kutendang itumu.”


“Heis,apa tidak kangen dua hari tidak ketemu?Ayolah Anita,aku janji hanya memelukmu,” rayu Jimmy.


“Nggak mau,kamu tidur di sofa.Besok aku masih harus bantu Li Zen,setelah itu aku tak akan datang ke sana lagi.”


“Baiklah aku tidur di sofa, jangan nyesel ya tidur gak ada yang ngelonin,” Jimmy merebahkan diri di sofa dengan kesal.Anita hanya tersenyum senang melihat suaminya bergumam kesal.

__ADS_1


Jimmy,walau pun aku sangat sakit dengan kata katamu waktu itu,aku tetap saja tidak bisa menolakmu,kata Anita dalam hati.Ia melihat jam di ponselnya,masih jam dua pagi. Anita merasa sangat haus dan minum beberapa gelas air mineral lalu kembali merebahkan diri.


__ADS_2