CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption65


__ADS_3

Jim melajukan mobilnya dengan kecepatan normal.Anita menatap wajah kekasihnya yang tampak tenang di belakang kemudi.Entah kenapa rasanya sudah lama sekali tidak menyentuh wajah tampan setengah mati itu.


"Ilernya netes tuh," Jim terkekeh kecil.Anita tersipu malu.Ia segera memalingkan matanya ke depan.


"Apa kita kembali ke kantor?" tanya Anita.


"Kita pulang," jawabnya singkat.


"Bayu menyukaimu," gumamnya.


"Aku tidak bisa melarang siapa pun menyukai diriku.Aku merasa dia itu bodoh saja menyukai wanita sepertiku.Merry lebih segalanya,ke mana matanya itu," jawab tanya Anita.Tiba tiba Jim menepikan mobilnya ke pinggir jalan.Anita menatap penuh tanya ke arahnya.


"Berarti aku juga bodoh," katanya.Anita terdiam.Jim menunduk dan menutup mukanya dengan telapak tangannya.


"Yah,kamu lebih bodoh darinya.Kamu adalah satu satunya pria bodoh yang sangat aku cintai.Jimmy adalah pria bodoh yang selalu kurindukan setiap saat,dimana aku ingin menghabiskan hidupku bersamanya," jawab Anita.Jim menarik tengkuk Anita hingga sangat dekat dengan wajahnya.Anita membuka mulutnya saat bibir mereka saling beradu.Mata Anita terpejam menikmati sentuhan tangan Jim yang sudah mendarat di dadanya dengan bebas.


"Ohh," Anita mengeluh nikmat saat mulut Jim sudah berpindah ke gunung kembar miliknya.


"J..Jim.Sudah lepaskan,"nafas Anita tak beraturan.Jim tersenyum puas.

__ADS_1


"Kau tak akan lepas dari pria bodoh ini.Dan aku akan menghajar pria bodoh lain yang mengejarmu." Jim kembali melajukan mobilnya lebih cepat menuju rumahnya.


Setelah memarkir mobilnya Jim langsung menemui Arman di dapur.Sementara Anita masuk ke ruang kerjanya untuk melanjutkan memeriksa file file yang diminta Arron lewat pesan WA nya. Ia segera menelpon rekan rekan kerjanya untuk mengirimkan file file pendukung untuk cross check.Tiba tiba ada panggilan masuk,ternyata Jim yang menelponnya.


"Halo, ada apa Sayang?" tanya Anita.


"Datanglah ke dapur." telpon terputus. Anita menutup file file dan mematikan laptopnya. Setengah berlari ia bergegas menuju ke dapur.Anita terbengong melihat di meja dapur sudah tersedia beberapa macam tepung dan satu ekor ikan tengiri segar yang lumayan besar ukurannya.Jim memasangkan apron di tubuh Anita dan dirinya sendiri.


"Mau masak?" tanya Anita.


"Tuan biar saya buatkan.Tuan dan Nona duduk saja," mohon Arman.


"Pempek Palembang?"


"Ya iya lah,apa lagi." Anita tersenyum melihat kekasihnya itu bertingkah seperti anak kecil.


"Arman,tolong rebuskan sepuluh telur ayam ya," kata Anita seraya mencuci tangannya.


"Ya Nona," jawab Arman.Anita segera mengambil pisau untuk menyayat daging tengiri dan menaruhnya dalam wadah.

__ADS_1


"Aku bantu apa nih?" tanya Jim.


"Ini saja,ambil daging ikannya.Ambil durinya, tidak banyak ko,habis itu dihancurin biar bisa campur sama tepungnya." Anita menberikan pisaunya pada kekasihnya itu.


"Dihancurin pakai apa?" tanya Jim lagi.


"Ya pakai sendok lah, masa pake buldozer," jawa Anita.Arman terkikik,Jim memukul kepalanya dengan serbet.Anita mengambil tepung kanji dan sedikit tepung terigu, menakarnya,memasukkan dalam suatu wadah dan memberinya bumbu.


"Arman,telurnya sudah tuh," kata Anita.


"Dikupas Nona?" tanyanya.


"Ya iya lah,masa dimakan sama kulitnya," jawab Anita.Jim terkikik sampai bahunya terguncang.


"Kokiku Arman,kutinggal sehari ke mana kepandaianmu," ledek Jim.Arman tersenyum malu.Anita membantu Jim mengambil daging ikan tengiri biar cepat selesai.Karena Jim terus saja sibuk meledek Arman.


"Jim kalau terus ngomong nggak selesai selesai," marah Anita.


"Pantesan Bayu memanggilmu Chili,apa kau juga sering memarahinya?" tanya Jim.Anita diam saja tidak mau menjawab.Jim menyikut tangan Anita.

__ADS_1


"Iyaaa, Pak Boss?" jawab Anita akhirnya.


__ADS_2