
Jim membawa Anita ke tempat tidur king size yang ada di ruangan itu.Jim melihat ponselnya,masih Jam dua.
"Ayo tidur,masih jam dua.Nanti pagi pagi harus bangun.Nanti akan ada orang orang yang membantumu bersiap siap.Masih ada waktu untuk memejamkan mata," Jim merebahkan tubuhnya dam memejamkan matanya.
"Jim apa kau benar benar serius? Aku tidak bisa mempercayai ini." Jim menarik anita ke dalam pelukannya.
"Aku mengantuk,ayo tidur." Ia meletakkan guling diantara dirinya dan Anita.Akhirnya kedua anak manusia itu terlelap dengan memeluk guling yang sama.😥😪😴
Anita tersentak kaget mendengar suara ponsel Jim berbunyi sangat nyaring.Ada panggilan masuk dari Yuki.Anita menoleh ke arah pemilik ponsel yang masih terlelap. Anita menggoyangkan bahunya.
"Hemmm," hanya itu yang ke luar dari mulutnya.Anita tersenyum melihat Jim tidur seperti bayi.Timbul rasa usil dalam fikirannya. Anita mengecup singkat bibirnya, meletakkan jari telunjuknya dan menggeser lembut di bibir kekasihnya.Anita terkejut tiba tiba jim membuka mulut dan menggigit jarinya.
__ADS_1
"Auw,sakit," tériaknya.Jim terkekeh geli melihat Anita panik.
"Patah nggak ini," rungut Anita.Jim bangun dan memeluknya.
Ia melihat ponselnya,jam empat pagi.
"Ayo ke kamar, Yuki pasti bingung mencariku."
"Aku mau mandi dulu," Jim mengambil handuknya lalu melangkah ke kamar mandi. Sementara Anita melangkah kembali ke tempat tidur.
"Eit jangan tidur lagi,habis subuh ada yang datang ke sini membantu mempercantik dirimu.Ingat pagi ini kamu pengantinku." Jim masuk ke dalam kamar mandi sementara Anita masih termangu di tempat tidur. Jim ke luar dari kamar mandi,langsung ganti pakaian. Ia menghampiri Anita yang masih duduk diam menyandarkan diri di tempat tidur.
__ADS_1
"Mandilah,aku mau ke masjid tak jauh dari sini.Aku sudah menyuruh Yuki membawa mereka ke sini kalau mereka sudah datang." Jim mengambil ponselnya lalu mencium kening Anita.Pria itu menoleh sebentar dan tersenyum sebelum menutup pintu. Anita mencoba menelaah perkataan Jim barusan. Akhirnya Anita beranjak membersihkan diri dan melaksanakan sholat subuh di ruang ganti.Terdengar ketukan di pintu,Yuki segera masuk karena pintunya memang terbuka. Anita yang baru selesai sholat masih duduk menyandarkan diri,Yuki menghampirinya lalu duduk di depan Anita.
"Nona ada orang dari spa yang datang, mereka akan melakukan perawatan sebagai pengantin.Tolong bersiaplah, mereka akan melakukannya di kamar mandi.Semua sudah di siapkan,"kata Yuki.
"Ya,tolong suruh tunggu sebentar," Anita melepas mukenanya.Sementara Yuki pergi menemui beberapa orang dari spa untuk mempersiapkan semuanya. Setelah meletakkan mukenanya,Anita menemui mereka,ada tiga orang dari spa yang akan melakukan perawatan dan segala macamnya.
"Apa yang harus saya lakukan?" tanya Anita.
Ketiga orang itu menoleh ke arah Arah Anita, mereka tersenyum dan mengangguk.
"Tolong pakai kain ini Nona? biar memudah kan kami mengaplikasikan lulur," kata salah seorang diantara mereka.Anita menutup tirai dan melepaskan pakaiannya,kemudian memakai kain berwarna cream yang mereka berikan.Anita menuruti saja apa apa yang mereka instruksikan.Kamar mandi milik Jim memang sangat luas, dengan mudah saja disulap menjadi spa.
__ADS_1
Anita masih merasa tidak percaya kejadian yang tiba tiba ini.Ia merasa sedikit aneh ayahnya memaksa Jim untuk menikahinya secara agama terlebih dahulu, itu memang baik tapi mengherankan sebab dirinya tidak diajak bicara.Tahu tahu sudah ada keputusan semacam itu.