CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption26


__ADS_3

Jim menekan tubuh Anita dengan kuat hingga mencapai klimaksnya.


"I love you Anita."


Keduanya berbaring lemas hingga nafas mereka teratur kembali. Jim membuang pengaman dan membersihkannya.Ia segera menarik selimut ke dadanya.Anita berusaha menggapai baju tidurnya yang berserakan di lantai, tapi dibuang kembali oleh pria yang tidur di sampingnya.


"Aku ingin memelukmu tanpa ada penghalang Sayang," Jim menarik Anita ke dalam pelukannya.Anita memegang bawah perutnya.


"Jim, rasanya bengkak sekali.Kenapa kau melakukannya dengan full power begitu? Sekarang aku lelah sekali, besok pagi aku harus mengompresnya dengan air hangat."


Jim tertawa senang dan ikut memeriksa bagian bawah Anita, gadis itu menepis tangannya.


"Sayang,aku melihatmu sangat menikmatinya, semakin full power dirimu semakin menggemaskan," Jim terkekeh dan Anita mencubit pipinya.

__ADS_1


Anita membelai lembut wajah kekasihnya itu. Ia menggambar wajah Jim dengan jarinya, alisnya, hidungnya, matanya, bibirnya,dagunya semuanya tampak sempurna. Wajah yang dulu selalu dirindukannya saat berangkat ke sekolah.Tak jarang ia selalu mencari cari sosok Jim setiap kali kelas akan dimulai, kelas Jim tepat di depan kelasnya.Kakak kelas yang tampan,banyak gadis lain yang memang mengidolakannya dan Anita mungkin berada di urutan yang kesekian ratus.


"Apa kau baru menyadari ketampananku Anita?" Suara Jim menyadarkan Anita, rupanya kekasihnya itu memperhatikannya dari tadi.


"Dari dulu kau memang sempurna,tapi aku tidak pernah sedekat ini melihat wajahmu." Jim tertawa lalu mencium bibir Anita.


"Itu karena kau selalu menutup matamu saat kita berciuman.Sayang, melihatmu menikmati ciumanku menbuat gairahku meningkat seratus persen.Jadi berhati hatilah jangan membangunkan harimau yang sedang tidur, aku bisa memakanmu,full power," Jim tersenyum melihat Anita memajukan bibirnya.


"Apa kau tidak menyesal nanti memiliki istri yang serba pas pasan sepertiku? Otak pas pasan, body pas pasan, wajah juga gak cantik cantik amat. Dulu waktu ada tes IQ satu sekolah nilaimu tertinggi 156, aku hanya 132 terlalu lamban mengimbangi pemikiranmu."


"Ayo kita tidur,besok kalau terlambat bangun bisa bisa Julian mendobrak pintu kamar kita." Jim memejamkan matanya.


"Kamar kita?"

__ADS_1


"Sstt, diamlah." Jim mengeratkan pelukannya. Anita mencoba memejamkan matanya hingga terlelap dalam pelukan kekasihnya.☆☆☆


Pagi sekali Jim sudah rapi dan pergi ke dapur untuk membuat sesuatu.Sontak seisi dapur heboh majikannya tiba tiba mengacak acak dapur.


"Tuan biar saya buatkan kalau Tuan ingin sesuatu," Arman kepala koki langsung menghampiri majikannya.


"Jangan mengganggu," jawab Jim, Ia segera mengambil beberapa buah jeruk peras dan madu.Jim hampir menabrak Arman yang panik melihat Tuannya tidak mau di bantu.


"Jangan ikut mondar mandir, siapkan gelas dan air hangat." Jim masih sibuk memeras jeruk di alat pemerasnya.Yuki datang menghampiri Tuannya.


"Biar saya yang menyelesaikan Tuan," Yuki mencoba mengambil alih, tapi Jim menepis tangannya.


"Hei, kalian semua diam di tempat, jangan ada yang bergerak, awas ya.Aku cuma mau buat air jeruk,bukan mau membakar dapur. Dasar,mengganggu saja." Jim menuangkan air jeruk peras ke dalam dua gelas kemudian menambahkan air hangat dan madu ke dalamnya.

__ADS_1


"Arman buatkan dua sandwich yang enak, aku tunggu di meja makan, cepat!" Jim mengambil nampan dan membawa air jeruk itu ke meja makan.


__ADS_2