CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption96


__ADS_3

Anita memejamkan matanya karena masih sangat mengantuk.Beberapa saat kemudian ia pun terlelap.Rasa lelah melayani hasrat suaminya yang begitu besar membuatnya benar benar kolaps kehilangan banyak tenaga.


Ia kembali terbangun saat jam dinding menunjukkan pukul setengah sepuluh siang. Ia melongok ke jendela kamar dan menyingkapkan tirainya.Di pantai tampak Jim dan yang lainnya sedang asyik main bola. Keempat pria keren itu sedang bertelanjang dada dan asyik saling menjahili.Anita tersenyum melihat Julian bisa akrab kembali dengan Jim.Ia tahu Julian sangat terpukul walau pun ia tahu pada akhirnya Jim pasti akan menikahi dirinya.Anita merapikan rambutnya lalu turun ke dapur.Tampak bu Minah sedang mempersiapkan makan siang untuk mereka.


"Masak apa Bu?" tanya Anita.


"Tadi Tuan pesan untuk membuatkan sayur bening daun kelor,sama bakwan jagung Mbak," jawab bu Minah.


"Tabahkan sambal terasi,apa Bu Minah punya?" wanita itu tersenyum dan mengangguk.Anita membuka kulkas. Mengambil dua buah tahu, memotongnya, membumbui lalu menggorengnya.


"Mbak Nita suka tahu?" tanya bu Minah.


"Iya suka sekali, apa lagi tahu Poo dari Kediri. Ayah saya pasti belikan kalau lewat sana," jawab Anita.Bu minah tersenyum kecil.


"Tuan Jimmy sangat berbeda dengan dulu Mbak Nita.Dulu jarang sekali bicara dengan kami.Pun tidak pernah minta dibuatkan apa apa sama saya tiap ke sini.Tuan lebih sering di kamar, atau pergi sore baru kembali.Tuan makan pun hanya sekedarnya.Buat roti isi, roti panggang atau sekedar susu sereal." Bu minah kembali tertawa.

__ADS_1


"Sekarang dia lebih suka makan masakan Indonesia.Banyak sekali makannya.Kemarin makan kari ikan pari itu sampai nambah tiga kali." Bu Minah dan Anita sama sama tertawa.


"Dia sering makan satu piring denganku Bu Minah.Jadi kalau ingin makan bersamaku ya itu adanya." Anita kembali tertawa.


"Bu,tolong buatkan jus jeruk sama jus Tomat ya.Saat pulang mungkin mereka kehausan, saya mau ke atas dulu" kata Anita.Bu minah mengiyakan,Anita kembali ke kamar lalu duduk di sofa.Ia melihat ke luar jendela.


"Astaga, kenapa mereka nyemplung ke laut segala." Anita membuka cendela kaca lalu naik ke atasnya.Tampaknya Jim yang sedang berenang di laut melihatnya.Ia segera menepi dan melambaikan tangannya.Anita turun dari cendela dan menutupnya kembali.Dengan malas ia berbaring kembali di ranjang.Ia pejamkan matanya lagi dan terlelap.


Anita membuka matanya saat ada tangan dingin yang membelai pipinya.Tampak Jim duduk di samping kepalanya masih dengan jubah mandinya.


" Ya aku buru buru pulang takut istriku ngambek.Tadi melihatku langsung menutup cendela," jawab Jim.


"Ya aku tidak suka kamu nyemplung ke laut, kalau hanyut gimana," kata Anita.


"Tidak perlu khawatir lah, aku sering diving, sering surfing di laut.Aku dan mereka bertiga sudah biasa nyemplung laut, pasti tahu lah safety nya gimana," kata Jim meyakinkan.

__ADS_1


"Tetap saja." Anita mengambilkan baju ganti untuk suaminya.Ia tak akan membiarkan Jim berlama lama memakai jubah mandinya.Bisa bisa berujung minta tidur bersama atau mandi bersama meskipun Jim baru selesai mandi.


"Ayo cepat pakailah," katanya.


"Buru buru amat, aku mau rebahan sebentar," elak Jim.


"Kalau gitu aku turun."


"Iya iya aku pakai,tapi cium dulu."


"Cup."


"Kurang," mohon Jim.


"Cup! Cup ! Cup" Ciuman bertubi tubi mendarat di bibir, hidung dan pipi Jimmy. Ia tersenyum puas mendapatkan banyak ciuman dari istrinya.

__ADS_1


__ADS_2