CRAZY FIRST LOVE

CRAZY FIRST LOVE
Caption19


__ADS_3

Jim mendorong tubuh Anita ke bathtub dan Byurr keduanya tercebur ke dalamnya. Air dalam bathtub itu muncrat ke mana mana. Anita melihat Jim sudah tidak memakai apapun, ia berusaha untuk ke luar dari tempat itu,tapi tangan Jim sudah menarik kuat bajunya. Jim melucuti baju Anita dengan paksa dan membuangnya jauh ke sudut ruangan. Anita sudah merasa lelah untuk melawan, akhirnya ia membiarkan Jim melakukan apa pun yang dia inginkan.Jim memeluk Anita dari belakang, ia sandarkan kepala Anita di dadanya yang bidang.Dengan lembut ia mengusapkan aroma therapy soap ke leher juga dada Anita dengan menggunakan foam mandi.Anita merasakan sedikit nyaman.


"Membungkuklah, aku akan menggosok punggungmu." Anita melakukan yang dikatakan Jim tanpa membantah, ia sedikit membungkuk dan Jim mengusap halus punggung Anita.


"Jangan menghukumku Jim," kata Anita lemah.Jim tersenyum dan membalikkan tubuh Anita menghadap dirinya.


"Angkat kakimu," Anita mengangkat kedua kakinya dan menumpukannya ke bibir bathtub.


"Tidak bukan begitu," Jim memegang salah satu pergelangan kaki Anita dan meletakkannya di sisi lain.Kini Anita sudah duduk dengan posisi yang menantang, kedua pahanya terbuka lebar.Jim menarik tubuh indah itu hingga menempel sempurna pada dirinya.


"Akan aku terima hukumanmu,lakukanlah sesuka hatimu," bisik Anita.

__ADS_1


"I love you Anita,jangan pernah meragukanku. Aku bisa menerima hal terburuk dalam hidupku, tapi aku tidak bisa menerima rasa tidak percayamu padaku." Jim menatap Anita dengan wajah sedih. Anita meraih wajahnya,


"I trust you my man," Jim memeluk Anita, tangan dan wajahnya mulai melembut.


Jim mulai lagi dari awal, diciuminya setiap inci tubuh Anita, gadis itu menggeliat saat jim menciumi bagian sensitif di tubuhnya. mulutnya mengeluh nikmat.Turun ke bawah sampai ke tempat yg diinginkannya.


"Ayo Anita, lakukanlah.Supaya kau nyaman dan tidak merasa sakit karena kaulah yang memegang kendali." Jim mengangkat tubuh Anita dan membantunya untuk melakukan penyatuan. Akhirnya kedua anak manusia itu kembali melakukannya, Jim kembali mendominasi saat akhir di ujung pelepasannya.


"Aku bahagia sekali Anita.Hari minggu kita temui orang tuamu." Jim segera ke luar dari bathtub dan mengguyur tubuhnya dengan shower.Setelah mengeringkan diri, ia beranjak ke ruang ganti.Setelah memakai piyamanya ia kembali ke kamar mandi.Dilihatnya Anita masih berendam sambil memejamkan matanya.Ia segera menghampiri kekasihnya itu.


"Anita," ia menggoyangkan bahu Anita.Gadis itu tidak merespon panggilannya.

__ADS_1


"Dasar,jangan tidur sambil berendam begini," Jim membuka tutup pembuangan air dan mengguyur tubuh Anita dengan shower yang ada disisi bathtub.Ia tahu Anita sangat kelelahan.Jim membalut tubuh Anita dengan handuk dan menggendongnya ke tempat tidur dan mengeringkan tubuhnya.Diambilnya baju tidur yang lebih longgar supaya Anita merasa nyaman.Jim mencium hidung dan matanya karena Anita tidak merespon apa apa dengan kesibukannya dari tadi.


"Mmh Jim,aku lelah dan mengantuk." Anita berusaha mencari guling tapi tidak segera ketemu karena Jim menyingkirkannya.


"Sini," Jim menggeser tubuh Anita ke dekatnya.


"Kenapa tenagamu jadi hilang seperti ini, apa perlu makan sesuatu?"


Anita menggeleng, ia masih terus memejamkan matanya.Jim mengecup keningnya kemudian menyelimuti tubuh Anita.Pria itu menatap wajah kekasihnya lekat lekat.


"Kalau saja aku lebih cepat menemukanmu." Jim merebahkan dirinya di samping Anita, rasa lelah dan kantuk membuatnya segera terlelap.

__ADS_1


__ADS_2